SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      18/06/2026  ❘  11:36 WIB
    • Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      18/06/2026  ❘  08:49 WIB
    • Diduga Minta Jatah Uang Proyek, Kepala Kejaksaan Negeri Ini Diamankan Kejagung

      Diduga Minta Jatah Uang Proyek, Kepala Kejaksaan Negeri Ini Diamankan Kejagung

      18/06/2026  ❘  08:36 WIB
    • Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      17/06/2026  ❘  19:34 WIB
  • Nasional
    • Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi, ESDM Ungkap Strategi RI Jaga Pasokan Minyak Meski Timur Tengah Masih Bergejolak

      Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi, ESDM Ungkap Strategi RI Jaga Pasokan Minyak Meski Timur Tengah Masih Bergejolak

      18/06/2026  ❘  12:00 WIB
    • Harga Minyak Dunia Anjlok, BBM Non-Subsidi Berpeluang Turun

      Harga Minyak Dunia Anjlok, BBM Non-Subsidi Berpeluang Turun

      18/06/2026  ❘  07:51 WIB
    • Purbaya Temui Menkeu China, Indonesia Siapkan Langkah Besar Terbitkan Panda Bond

      Purbaya Temui Menkeu China, Indonesia Siapkan Langkah Besar Terbitkan Panda Bond

      18/06/2026  ❘  07:37 WIB
    • Dokumen Baru Masuk Saat Rapat, Anggaran Tambahan Kementerian HAM Tuai Kritik

      Dokumen Baru Masuk Saat Rapat, Anggaran Tambahan Kementerian HAM Tuai Kritik

      17/06/2026  ❘  20:12 WIB
  • Ekonomi
    • Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      18/06/2026  ❘  15:26 WIB
    • Dolar AS Tak Lagi Perkasa? Ini 4 Mata Uang Peserta Piala Dunia 2026 yang Nilainya Lebih Tinggi

      Dolar AS Tak Lagi Perkasa? Ini 4 Mata Uang Peserta Piala Dunia 2026 yang Nilainya Lebih Tinggi

      18/06/2026  ❘  11:34 WIB
    • Harga Emas Antam Tergelincir Rp30.000, Saat Emas Dunia Justru Melesat ke Atas

      Harga Emas Antam Tergelincir Rp30.000, Saat Emas Dunia Justru Melesat ke Atas

      18/06/2026  ❘  10:47 WIB
    • Baru Dibuka, IHSG Langsung Terjun Bebas! Pasar Menunggu Dua Keputusan Besar

      Baru Dibuka, IHSG Langsung Terjun Bebas! Pasar Menunggu Dua Keputusan Besar

      18/06/2026  ❘  09:42 WIB
  • Politik
    • Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      17/06/2026  ❘  11:45 WIB
    • PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      15/06/2026  ❘  21:06 WIB
    • Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      15/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
  • Hukrim
    • Perampokan Sadis di Pelalawan! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali, Sempat Kirim Foto Bersimbah Darah Sebelum Pelaku Ditangkap

      Perampokan Sadis di Pelalawan! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali, Sempat Kirim Foto Bersimbah Darah Sebelum Pelaku Ditangkap

      18/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Jejak Sabu dari Semunai Berakhir di Simpang Pipa Kandis, Tiga Pria Langsung Diciduk

      Jejak Sabu dari Semunai Berakhir di Simpang Pipa Kandis, Tiga Pria Langsung Diciduk

      18/06/2026  ❘  10:38 WIB
    • Gelang Emas Raib dalam Hitungan Detik, MG Diciduk Saat Bersembunyi di Penginapan

      Gelang Emas Raib dalam Hitungan Detik, MG Diciduk Saat Bersembunyi di Penginapan

      18/06/2026  ❘  10:02 WIB
    • Tak Ada Ampun! Polda Riau Ringkus 4 Pengedar Sabu di Panger, Pemasok Utama Kini Jadi Target

      Tak Ada Ampun! Polda Riau Ringkus 4 Pengedar Sabu di Panger, Pemasok Utama Kini Jadi Target

      18/06/2026  ❘  07:24 WIB
  • Umum
    • Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      17/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
  • Riau
    • Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026

      Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026

      18/06/2026  ❘  11:18 WIB
    • Dua Tahun Pemprov Riau Kena WDP, Jawaban SF Hariyanto Justru Bikin Banyak Orang Terdiam

      Dua Tahun Pemprov Riau Kena WDP, Jawaban SF Hariyanto Justru Bikin Banyak Orang Terdiam

      18/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • Pagi Cerah hingga Sore Berawan, Kejutan Hujan Menunggu di Dua Wilayah Riau

      Pagi Cerah hingga Sore Berawan, Kejutan Hujan Menunggu di Dua Wilayah Riau

      18/06/2026  ❘  09:14 WIB
    • Abrasi Kembali Menggila di Enok, Empat Rumah di Bibir Sungai Nyaris Amblas

      Abrasi Kembali Menggila di Enok, Empat Rumah di Bibir Sungai Nyaris Amblas

      18/06/2026  ❘  08:22 WIB
  • Sport
    • Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      18/06/2026  ❘  07:41 WIB
    • Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      18/06/2026  ❘  07:39 WIB
    • Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      18/06/2026  ❘  07:06 WIB
    • Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      17/06/2026  ❘  11:51 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      16/06/2026  ❘  10:18 WIB
    • PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      15/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Cuma Karena Sandal, Mimpi Kuliah Thomas Berakhir di Kamar Jenazah

10/06/2026  ❘  14:44 WIB • Nasional
Bagikan :
Cuma Karena Sandal, Mimpi Kuliah Thomas Berakhir di Kamar Jenazah

Rumah duka Thomas Julianus Kristianto (19) di Manukan Kulon, Tandes, Kota Surabaya. (sumber: kompas.com)

JAWA TIMUR, SabangMerauke News - Kasus kekerasan remaja kembali terjadi di Surabaya. Korbannya seorang pelajar kelas XII. Namanya Thomas Julius Kristianto. Usianya baru 19 tahun.

Thomas meninggal dunia setelah dikeroyok. Peristiwa itu terjadi pada Minggu dini hari. Korban sempat menjalani perawatan intensif. Nyawanya tak tertolong setelah lima hari koma.

Thomas akhinya menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Kamis, 4 Juni 2026. Cedera berat terjadi pada kepalanya. Kondisinya terus memburuk setelah operasi.

Keluarga menduga pemicunya sangat sepele. Perselisihan bermula dari masalah sandal. Persoalan tersebut sebenarnya sudah diselesaikan. Korban bahkan sudah mengganti sandal tersebut.

Kakak korban, Hana Novia Kristiani, mengaku terpukul. Keluarga mengira masalah sudah selesai. Tidak ada lagi konflik terbuka. Semua terlihat baik-baik saja. "Adik saya sudah mengganti sandalnya," kata Hana Novia Kristiani.

Menurut Hana, sandal pengganti sudah diberikan. Akan tetapi, diduga tidak sesuai keinginan pelaku. Perselisihan lama kembali muncul. Situasi kemudian memburuk.

Hana tidak menyangka konflik sederhana berubah tragis. Ia kehilangan adiknya untuk selamanya. Keluarga juga kehilangan harapan besar. Thomas dikenal memiliki banyak cita-cita. "Cuma karena sandal, nyawa adik saya hilang," ujar Hana.

Peristiwa bermula pada Minggu, 31 Mei 2026. Saat itu Thomas keluar dari rumah. Ia hendak membeli minuman ringan. Toko dekat rumah ternyata tutup.

Thomas berjalan menuju lokasi lain. Tujuannya mencari toko yang masih buka. Lokasinya berada dekat sekolahnya. Ia pergi seorang diri.

Di tengah perjalanan, situasi berubah. Empat remaja menghampirinya. Mereka diduga langsung melakukan pengeroyokan. Thomas tidak mampu melawan.

Menurut informasi keluarga, pengeroyokan terjadi mendadak. Korban mengalami banyak pukulan. Kondisinya mulai melemah. Kekerasan tidak berhenti di lokasi pertama.

Sekitar pukul 02.00 WIB, korban dibawa paksa. Lokasinya berpindah ke Jalan Tengger. Kawasan tersebut relatif sepi. Di sana kekerasan kembali terjadi.

Korban mengalami luka serius. Bagian kepala menjadi sasaran utama. Thomas akhirnya tidak sadarkan diri. Kondisinya semakin kritis.

Melihat korban tidak bergerak, pelaku panik. Mereka mencoba membawa Thomas. Tubuh korban dibonceng menggunakan motor. Perjalanan tidak berlangsung lama.

Di kawasan Jalan Manukan Tengah, korban terjatuh. Tubuhnya ambruk ke jalan. Kondisinya sudah tidak sadar. Para pelaku kemudian menghentikan perjalanan.

Korban lalu ditinggalkan di emperan toko. Lokasinya berada dekat toko sembako. Tidak ada keluarga di tempat itu. Thomas terbaring tanpa daya.

 

Tetangga korban, Nia Sanjaya, mengetahui cerita tersebut. Informasi didapat dari keluarga korban. Ia mengikuti perkembangan sejak awal. Kondisi Thomas membuat warga terpukul. "Korban sempat jatuh dari motor," kata Nia Sanjaya.

Salah satu pelaku lalu menghubungi teman korban. Informasi tersebut diteruskan ke keluarga. Mereka langsung bergerak ke lokasi. Waktu menjadi sangat penting.

Kakek korban, Margono, masih mengingat malam itu. Thomas sempat berpamitan keluar rumah. Tidak ada tanda mencurigakan. Semua terlihat biasa. "Pamit keluar sebentar," kata Margono.

Keluarga menemukan Thomas di klinik. Kondisinya sudah sangat lemah. Luka terlihat di bagian kepala. Korban sempat sadar sesaat.

Saat ditanya oleh tenaga medis, Thomas menjawab. Ia masih mengenali keluarganya. Akan tetapi, kondisinya terus menurun. Kesadaran korban perlahan menghilang.

Karena fasilitas terbatas, korban dirujuk. Ambulans membawanya ke RSUD Dr Soetomo. Rumah sakit tersebut memiliki fasilitas lengkap. Penanganan darurat langsung dilakukan.

Dokter menemukan cedera serius. Tempurung kepala korban retak. Pembengkakan terjadi pada otak. Kondisi tersebut sangat berbahaya.

Korban langsung menjalani operasi. Tim medis berusaha menyelamatkan nyawanya. Harapan keluarga masih ada. Semua menunggu keajaiban.

Hana mengatakan operasi berjalan sulit. Cedera yang dialami sangat berat. Kondisi korban terus memburuk. Lima hari kemudian ia meninggal. "Otaknya bengkak dan kondisinya parah," kata Hana.

Sebelum meninggal, keluarga membuat laporan polisi. Laporan masuk ke Polrestabes Surabaya. Proses hukum langsung berjalan. Polisi bergerak cepat.

Empat terduga pelaku berhasil diamankan. Penangkapan dilakukan dalam waktu singkat. Polisi masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terus berlangsung.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, membenarkan penangkapan tersebut. Empat orang sudah diamankan. Mereka menjalani pemeriksaan. Penyidik mengumpulkan keterangan tambahan. "Benar, empat orang sudah diamankan," kata Hadi Ismanto.

Ketua RT setempat, Wijayanto Raharjo, juga angkat bicara. Beberapa pelaku diketahui mengenal korban. Sebagian masih berstatus pelajar. Informasi itu memperdalam keprihatinan warga.

Di balik tragedi ini, tersimpan kisah lain. Thomas bukan remaja biasa. Ia dikenal berprestasi. Masa depannya terlihat cerah.

 

Sejak SMP, Thomas hidup tanpa orang tua. Ia diasuh kakek dan tantenya. Kondisi ekonomi tidak mudah. Akan tetapi, ia tetap berjuang.

Thomas baru lulus dari SMAN 11 Surabaya. Kelulusan diumumkan pada Mei 2026. Ia ingin melanjutkan kuliah. Program beasiswa sudah menanti.

Menurut Nia Sanjaya, Thomas sangat antusias. Ia menyiapkan berkas pendaftaran kuliah. Bahkan sudah mencetak pasfoto. Semua dilakukan demi masa depan. "Fotonya untuk kuliah. Akhirnya jadi foto duka," kata Nia.

Kabar kematian Thomas membuat sekolah terpukul. Waka Humas SMAN 11 Surabaya, Istiawati, mengaku terkejut. Korban dikenal baik dan tertib. Tidak pernah membuat masalah. "Anaknya baik dan tidak bermasalah," kata Istiawati.

Ironisnya, sekolah akan menggelar penyerahan ijazah. Acara dijadwalkan pada 11 Juni 2026. Banyak siswa bersiap merayakan kelulusan. Kursi Thomas akan kosong selamanya.

Kasus ini juga mendapat perhatian DPRD Surabaya. Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, mendatangi rumah duka. Ia meminta kasus diusut tuntas. Keadilan harus diberikan. "Negara harus hadir memberi keadilan," kata Anas Karno.

Anas menilai kejadian tersebut tidak boleh dianggap biasa. Korban memiliki masa depan panjang. Ia penerima beasiswa. Cita-citanya belum sempat terwujud.

Kini keluarga hanya menyisakan kenangan. Foto kuliah yang baru dicetak tersimpan rapi. Ijazah sekolah tinggal menunggu dibagikan. Akan tetapi, pemiliknya sudah tiada.

Sebuah sandal menjadi awal konflik. Sebuah nyawa menjadi akhirnya. Surabaya kembali diingatkan. Kekerasan remaja bisa menghancurkan masa depan dalam satu malam. R-02

Editor: Krisman
Tags :Pengeroyokan PelajarThomas Julius KristiantoSMAN 11 SurabayaKriminal SurabayaTragedi Sandal

BERITA TERKAIT :

Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan