SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
    • Viral Aksi Emak-emak Pekanbaru Nekat Datangi Gelper Diduga Tempat Perjudian di Jalan Riau, Netizen Colek Kapolri dan Wali Kota

      Viral Aksi Emak-emak Pekanbaru Nekat Datangi Gelper Diduga Tempat Perjudian di Jalan Riau, Netizen Colek Kapolri dan Wali Kota

      12/06/2026  ❘  16:39 WIB
    • Hinca Mengamuk di Sidang Pertalite, Minta Negara Minta Maaf ke Terdakwa

      Hinca Mengamuk di Sidang Pertalite, Minta Negara Minta Maaf ke Terdakwa

      12/06/2026  ❘  08:49 WIB
    • Setahun Kabur, Perampas HP di Kampar Akhirnya Tersandung Jejak Sendiri

      Setahun Kabur, Perampas HP di Kampar Akhirnya Tersandung Jejak Sendiri

      12/06/2026  ❘  08:05 WIB
  • Nasional
    • Heboh! Dua Pria Pembawa Molotov Diciduk Jelang Aksi Mahasiswa, Polisi Bongkar Dugaan Penyusup

      Heboh! Dua Pria Pembawa Molotov Diciduk Jelang Aksi Mahasiswa, Polisi Bongkar Dugaan Penyusup

      12/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • Bank Dunia Bongkar Fakta Subsidi BBM, Setengah Dana Justru Dinikmati Kelompok Kaya

      Bank Dunia Bongkar Fakta Subsidi BBM, Setengah Dana Justru Dinikmati Kelompok Kaya

      12/06/2026  ❘  17:05 WIB
    • Piala Bupati Rokan Hilir Rayon II Segera Bergulir, Diikuti Klub dari 11 Kecamatan

      Piala Bupati Rokan Hilir Rayon II Segera Bergulir, Diikuti Klub dari 11 Kecamatan

      12/06/2026  ❘  16:54 WIB
    • Bos Buruh Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden Minta 4 Pekerjaan Ini yang Bisa Outsourcing, Tapi Kenyataannya...

      Bos Buruh Kini Jadi Penasihat Khusus Presiden Minta 4 Pekerjaan Ini yang Bisa Outsourcing, Tapi Kenyataannya...

      12/06/2026  ❘  11:38 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
    • IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      12/06/2026  ❘  18:14 WIB
    • Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

      Gadai Emas Di BRK Syariah Jadi Pilihan Tepat Masyarakat dari Jerat Rentenir

      12/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini  12 Juni Melonjak Rp20 Ribu per Gram, Investor Serbu Logam Mulia

      Harga Emas Antam Hari Ini  12 Juni Melonjak Rp20 Ribu per Gram, Investor Serbu Logam Mulia

      12/06/2026  ❘  12:55 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      12/06/2026  ❘  23:51 WIB
    • Belum 24 Jam, Polisi Tangkap Suami Korban dalam Kasus Kematian Wanita Hamil di Dumai

      Belum 24 Jam, Polisi Tangkap Suami Korban dalam Kasus Kematian Wanita Hamil di Dumai

      12/06/2026  ❘  20:48 WIB
    • Kejagung Tetapkan Bos Motor Listrik Jadi Tersangka Korupsi MBG, Jumlah Tersangka Kini Lima Orang

      Kejagung Tetapkan Bos Motor Listrik Jadi Tersangka Korupsi MBG, Jumlah Tersangka Kini Lima Orang

      12/06/2026  ❘  19:23 WIB
    • Begal dan Curanmor Rontok Dalam Semalam, Polda Riau Ringkus Tujuh Pelaku

      Begal dan Curanmor Rontok Dalam Semalam, Polda Riau Ringkus Tujuh Pelaku

      12/06/2026  ❘  19:16 WIB
  • Umum
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
    • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      09/06/2026  ❘  15:04 WIB
  • Riau
    • 76 Ribu Akun Aktif, 8.221 Peserta sudah Menggunakan Pilihan Kedua

      76 Ribu Akun Aktif, 8.221 Peserta sudah Menggunakan Pilihan Kedua

      12/06/2026  ❘  23:26 WIB
    • Kronologi Tragis Santi, IRT di Siak yang Diseret Predator Sungai Saat Senja

      Kronologi Tragis Santi, IRT di Siak yang Diseret Predator Sungai Saat Senja

      12/06/2026  ❘  19:12 WIB
    • Wako Agung Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba di Pekanbaru, 250 Kasus Terungkap dan Ribuan Ekstasi Disita

      Wako Agung Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba di Pekanbaru, 250 Kasus Terungkap dan Ribuan Ekstasi Disita

      12/06/2026  ❘  19:04 WIB
    • Wanita Diterkam Buaya di Sungai Metas, Senja Penuh Duka di Kampung Penyengat

      Wanita Diterkam Buaya di Sungai Metas, Senja Penuh Duka di Kampung Penyengat

      12/06/2026  ❘  18:59 WIB
  • Sport
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
    • Kanada Nyaris Tersungkur di Rumah Sendiri, Larin Datang Saat Stadion Membeku

      Kanada Nyaris Tersungkur di Rumah Sendiri, Larin Datang Saat Stadion Membeku

      13/06/2026  ❘  07:10 WIB
    • BMO Field Siap Meledak, Bosnia Datang Membawa Misi Merusak Pesta Kanada

      BMO Field Siap Meledak, Bosnia Datang Membawa Misi Merusak Pesta Kanada

      12/06/2026  ❘  14:24 WIB
    • Pochettino Mendadak Diam, Paraguay Bikin Amerika Serikat Gelisah Jelang Kick-Off

      Pochettino Mendadak Diam, Paraguay Bikin Amerika Serikat Gelisah Jelang Kick-Off

      12/06/2026  ❘  14:09 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
    • Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      11/06/2026  ❘  11:29 WIB
    • Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      11/06/2026  ❘  08:42 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Jawaban Menohok SF Hariyanto

Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

03/06/2026  ❘  15:16 WIB • Politik
Bagikan :
Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

Ilustrasi dan infografis debat Abdul Wahid dan SF Harianto di PN Pekanbaru. Foto: SM News/Created by AI

RIAU, SabangMerauke News - Sidang dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru menjadi arena pembongkaran hubungan politik yang gelap. Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang duduk sebagai saksi berdebat panjang dengan Abdul Wahid. Kisah lama keduanya pun terkuak di persidangan. 

Suasana panas sudah terasa sejak awal persidangan berlangsung. Abdul Wahid yang duduk sebagai terdakwa mendapat kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada saksi. Saksi tersebut bukan sosok sembarangan. Di kursi saksi duduk SF Hariyanto yang menjabat Plt Gubernur Riau. Dulunya, SF Hariyanto adalah Wakil Gubernur Riau yang mendampingi Abdul Wahid.

Awalnya suasana terlihat tenang dan terkendali. Abdul Wahid membuka percakapan dengan nada santai. Ia mengaku senang akhirnya bertemu langsung dengan SF Hariyanto. Pertemuan itu terjadi setelah berbagai peristiwa besar mengguncang dunia politik Riau.

"Saya senang melihat Pak SF di sini. Sebelumnya belum pernah ketemu saat OTT," kata Abdul Wahid di hadapan majelis hakim.

Kalimat pembuka itu terdengar ringan. Namun, suasana berubah perlahan setelah pembahasan masuk ke masa Pilgub Riau. Abdul Wahid mulai mengungkit cerita lama saat keduanya membangun kekuatan politik bersama.

Pertanyaan yang muncul tampak sederhana. Namun, maknanya terasa cukup dalam. "Apakah saya meminta jadi gubernur?" tanya Abdul Wahid.

Pertanyaan tersebut sempat menarik perhatian majelis hakim. Hakim mempertanyakan keterkaitan pertanyaan itu dengan perkara utama. Meski demikian, saksi tetap diminta memberikan jawaban. Dari titik itu, cerita politik lama mulai terbuka satu demi satu.

SF Hariyanto menjelaskan bahwa dirinya sempat enggan maju dalam kontestasi politik. Saat itu masih ada pertimbangan etika birokrasi yang menurutnya penting dijaga. Mantan Gubernur Riau, Syamsuar, masih memiliki peluang maju kembali. Situasi tersebut membuat SF Hariyanto memilih menahan langkah.

"Saya disuruh maju berhadapan dengan kandidat dan Pak Syamsuar ingin maju. Pak Syamsuar atasan saya dan secara etika tidak bagus melawan atasan saya," ujar SF Hariyanto.

Menurut SF Hariyanto, situasi berubah ketika Syamsuar tidak lagi maju dalam kontestasi tersebut. Saat itulah nama Abdul Wahid mulai didorong untuk menjadi calon gubernur. Cerita itu menjadi salah satu potongan penting dalam hubungan politik keduanya.

Hubungan yang dulu tampak solid kini justru dipertanyakan di ruang sidang. "Di tengah perjalanan, Pak Syamsuar tidak maju jadi gubernur. Saya minta Abdul Wahid yang maju," kata SF Hariyanto.

Skema politik kemudian terbentuk. Abdul Wahid maju sebagai calon gubernur. SF Hariyanto berada di posisi calon wakil gubernur. Kesepakatan itu menjadi awal perjalanan politik yang sempat menarik perhatian masyarakat Riau. "Bapak maju dan saya wakil," ujar SF.

 

Namun, cerita tidak berhenti di masa kampanye. Persidangan kemudian bergerak menuju hubungan keduanya setelah memenangkan kontestasi politik. Pada bagian inilah suasana mulai berubah lebih tegang. Nada percakapan terasa semakin tajam.

Abdul Wahid menyinggung sikap SF Hariyanto setelah pelantikan. Ia mengungkap sejumlah kenangan yang menurutnya masih membekas hingga sekarang. Salah satunya terkait pertemuan yang sempat direncanakan pada bulan Ramadan. Momen itu kembali diangkat ke ruang sidang. "Saya masih ingat, Bapak ingin bertemu dengan saya setelah pelantikan," ujar Abdul Wahid.

Menurut Abdul Wahid, komunikasi saat itu berlangsung melalui telepon. Ada keinginan untuk bertemu secara langsung untuk membahas berbagai persoalan. Namun, rencana tersebut tidak berjalan mulus. Dari sinilah publik mulai melihat adanya jarak yang tumbuh di antara keduanya.

Persidangan semakin menarik ketika pembahasan bergeser ke dugaan rekaman pemeriksaan KPK. Abdul Wahid mengaku terkejut karena rekaman pemeriksaannya disebut pernah diperlihatkan kepada sejumlah orang. Tuduhan itu langsung membuat ruang sidang hening sesaat. Semua mata tertuju kepada saksi.

"Dia menunjukkan rekaman saya diperiksa KPK. Saya kaget, kok pemeriksaan KPK bisa ada," kata Abdul Wahid.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian paling menyita perhatian. Sebab isu itu menyentuh wilayah yang cukup sensitif. Abdul Wahid juga menyebut adanya ucapan tertentu yang menurutnya pernah disampaikan SF Hariyanto. Ucapan itu berkaitan dengan pengaruh dan jaringan kekuasaan.

Namun, SF Hariyanto langsung membantah tudingan tersebut. Jawabannya singkat tetapi tegas. Tidak ada ruang untuk penafsiran lain. "Tidak benar saya ucapkan itu," jawab SF Hariyanto.

Abdul Wahid kemudian kembali menyerang dengan pertanyaan lain. Kali ini terkait ucapan yang disebut pernah terlontar dalam pertemuan tertentu. Pertanyaan datang tanpa jeda panjang. Situasi persidangan semakin terasa seperti duel argumentasi.

"Ketua jangan macam-macam dengan saya, saya otaknya kotor. Pernah bilang itu?" tanya Abdul Wahid. "Tidak pernah," jawab SF singkat.

Bantahan demi bantahan membuat suasana semakin panas. Kedua tokoh tersebut terlihat mempertahankan versinya masing-masing. Tidak ada yang mau mundur. Setiap pertanyaan langsung disambut dengan jawaban tegas.

Puncak ketegangan muncul ketika Abdul Wahid menyinggung persoalan permintaan maaf. Ia bahkan menanyakan soal cium tangan yang menurutnya pernah terjadi. Pertanyaan itu langsung memancing reaksi spontan dari SF Hariyanto.

"Berapa kali bapak minta maaf ke saya dan cium tangan saya?" tanya Abdul Wahid. "Siapa bapak kiranya?" jawab SF Hariyanto tegas.

Kalimat itu membuat suasana ruang sidang semakin panas. Beberapa pengunjung sidang tampak memperhatikan jalannya dialog dengan serius. Tidak sedikit yang menganggap bagian tersebut sebagai momen paling dramatis sepanjang persidangan hari itu.

 

Abdul Wahid lalu mengungkit pertemuan yang pernah difasilitasi Kapolda Riau. Pertemuan itu disebut bertujuan memperbaiki hubungan keduanya. Foto pertemuan tersebut sempat beredar luas. Namun, kembali muncul perbedaan versi dalam penjelasan masing-masing.

"Saya tidak ada cium tangan bapak. Siapa bapak rupanya?" tegas SF Hariyanto.

Setelah itu pembahasan bergeser ke persoalan pemerintahan. Abdul Wahid membantah anggapan yang menyebut dirinya tidak pernah memberi tugas kepada wakil gubernur. Ia menyebut ada sejumlah saksi yang mengetahui fakta tersebut. Pernyataan itu kembali memunculkan perdebatan.

Namun, SF Hariyanto tetap pada pendiriannya. Ia mengaku merasa tidak banyak dilibatkan dalam pengambilan keputusan pemerintahan. Pengakuan tersebut menjadi petunjuk penting mengenai retaknya hubungan politik mereka.

"Disposisi surat tidak pernah. Diajak rapat eselon empat tidak pernah," kata SF Hariyanto.

Bagian ini menarik perhatian banyak pengamat politik. Sebab pernyataan tersebut menggambarkan adanya persoalan komunikasi di lingkaran pemerintahan. Konflik yang selama ini hanya terdengar sebagai rumor kini muncul langsung dalam persidangan terbuka.

Abdul Wahid juga menyinggung isu penunjukan Sekretaris Daerah Riau. Nama ulama Abdul Somad ikut disebut dalam percakapan tersebut. Pertanyaan itu kembali diarahkan kepada SF Hariyanto. Namun jawaban yang muncul tetap berupa bantahan. 

"Saya tidak pernah. Saya ke sana karena tokoh agama, tolong perbaiki hubungan kami," tegas SF Hariyanto.

Menjelang akhir dialog, suasana sedikit mereda. Namun, ketegangan masih terasa di ruang sidang. Abdul Wahid mencoba mencari jawaban atas penyebab renggangnya hubungan mereka. Pertanyaan itu kembali dilemparkan kepada saksi.

"Mengapa bapak marah, merasa saya tidak melibatkan bapak?" tanya Abdul Wahid. "Bapak saja yang jawab diri sendiri," sindir SF Hariyanto.

Jawaban singkat tersebut seolah menutup rangkaian dialog panjang keduanya. Tidak ada penjelasan tambahan. Tidak ada kalimat yang diperpanjang. Namun, maknanya cukup mengundang banyak tafsir.

Sidang hari itu akhirnya meninggalkan kesan kuat bagi publik. Perkara korupsi yang menjadi pokok utama tetap berjalan. Namun, perhatian masyarakat juga tertuju pada hubungan politik dua tokoh penting Riau. Hubungan yang dulu dibangun dalam satu perahu kini tampak terbelah di ruang pengadilan.

Persidangan juga memperlihatkan bagaimana konflik politik tidak selalu berakhir setelah pemilu selesai. Ada cerita panjang yang kadang tersimpan di balik layar kekuasaan. Ketika ruang sidang menjadi tempat pertemuan kembali, cerita lama itu bisa muncul tanpa diduga.

Rabu, 3 Juni 2026, menjadi hari ketika publik melihat sisi lain dari perjalanan politik Riau. Bukan melalui panggung kampanye. Bukan melalui konferensi pers. Melainkan dari saling tanya dan saling bantah di ruang pengadilan yang penuh sorotan. R-02

Editor: Krisman
Sumber: riauonline.co.id
Tags :Korupsi PUPR RiauAbdul WahidSF HariyantoUstad Abdul SomadPolitik Riau

BERITA TERKAIT :

  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Hukrim •
    03/06/2026 ❘ 10:05 WIB
  • Nama Plt Gubri Masuk Daftar Saksi, Persidangan Abdul Wahid Bersiap Ungkap Babak Baru Kasus Korupsi

    Nama Plt Gubri Masuk Daftar Saksi, Persidangan Abdul Wahid Bersiap Ungkap Babak Baru Kasus Korupsi

    Hukrim •
    03/06/2026 ❘ 08:15 WIB
  • SF Hariyanto Peringatkan Seluruh Pegawai Pemprov Riau Masuk Kerja Hari Ini

    SF Hariyanto Peringatkan Seluruh Pegawai Pemprov Riau Masuk Kerja Hari Ini

    Riau •
    02/06/2026 ❘ 08:20 WIB
  • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

    Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

    Politik •
    01/06/2026 ❘ 14:14 WIB
  • Skandal Bisnis Seragam Siswa, Kadis Pendidikan Riau Kena Semprit Inspektorat: Pengadaan Tak Wajib, Jangan Arahkan Vendor Tertentu!

    Skandal Bisnis Seragam Siswa, Kadis Pendidikan Riau Kena Semprit Inspektorat: Pengadaan Tak Wajib, Jangan Arahkan Vendor Tertentu!

    Riau •
    31/05/2026 ❘ 20:14 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan