SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dari Rumah Nenek ke Kamar Jenazah, Kisah Pilu Pelajar Tewas  Kena Peluru Nyasar

      Dari Rumah Nenek ke Kamar Jenazah, Kisah Pilu Pelajar Tewas Kena Peluru Nyasar

      23/07/2026  ❘  07:51 WIB
    • Bupati Kepulauan Meranti Temui BPJN Riau, Usulkan Jalan Nasional hingga Jembatan Penghubung Pulau Sumatera

      Bupati Kepulauan Meranti Temui BPJN Riau, Usulkan Jalan Nasional hingga Jembatan Penghubung Pulau Sumatera

      22/07/2026  ❘  20:01 WIB
    • Komitmen Pemkab Kepulauan Meranti untuk ASN: TPP ke-13 Cair Akhir Juli, Pembayaran TPP Dikebut hingga September

      Komitmen Pemkab Kepulauan Meranti untuk ASN: TPP ke-13 Cair Akhir Juli, Pembayaran TPP Dikebut hingga September

      22/07/2026  ❘  19:59 WIB
    • Sepiring Tumpeng di Hari Bhakti Adhyaksa : Saat Polres dan Kejari Kepulauan Meranti Merawat Sinergi Penegakan Hukum 

      Sepiring Tumpeng di Hari Bhakti Adhyaksa : Saat Polres dan Kejari Kepulauan Meranti Merawat Sinergi Penegakan Hukum 

      22/07/2026  ❘  19:56 WIB
  • Nasional
    • Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU Baru, Temuan Emas 74 Kg di Rumah Febrie Masuk Babak Baru

      Kejagung Terbitkan Sprindik TPPU Baru, Temuan Emas 74 Kg di Rumah Febrie Masuk Babak Baru

      23/07/2026  ❘  09:09 WIB
    • Jaksa Agung Mutasi 29 Pejabat Elit Termasuk di Lingkaran Jampidsus, Ini Daftar Lengkapnya

      Jaksa Agung Mutasi 29 Pejabat Elit Termasuk di Lingkaran Jampidsus, Ini Daftar Lengkapnya

      23/07/2026  ❘  07:42 WIB
    • Prabowo Bentuk Kampus Baru Universitas Republik Indonesia Dipimpin Jenderal Bintang 4, Tiru Konsep Sekolah Elit di Perancis

      Prabowo Bentuk Kampus Baru Universitas Republik Indonesia Dipimpin Jenderal Bintang 4, Tiru Konsep Sekolah Elit di Perancis

      22/07/2026  ❘  18:08 WIB
    • Prabowo Beri Peringatan Keras Perwira TNI-Polri, Korupsi dan Narkoba Tak Diampuni

      Prabowo Beri Peringatan Keras Perwira TNI-Polri, Korupsi dan Narkoba Tak Diampuni

      22/07/2026  ❘  14:05 WIB
  • Ekonomi
    • BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Berjuang Hadapi Tekanan Minyak Dunia dunia

      BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Berjuang Hadapi Tekanan Minyak Dunia dunia

      23/07/2026  ❘  09:39 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Tetap Rp 2,635 Juta per Gram, Saatnya Beli?

      Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Tetap Rp 2,635 Juta per Gram, Saatnya Beli?

      23/07/2026  ❘  09:31 WIB
    • Sektor Teknologi Ngebut, IHSG Berpeluang Tembus 6.400 Lagi

      Sektor Teknologi Ngebut, IHSG Berpeluang Tembus 6.400 Lagi

      23/07/2026  ❘  09:27 WIB
    • BRK Syariah Pangkalan Kerinci Gencarkan Promosi Gadai Emas, Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      BRK Syariah Pangkalan Kerinci Gencarkan Promosi Gadai Emas, Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      22/07/2026  ❘  17:59 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Kasat Narkoba Belum Sepekan Menjabat, 6 Orang Diduga Jaringan Pengedar di Inhu Ditangkap

      Kasat Narkoba Belum Sepekan Menjabat, 6 Orang Diduga Jaringan Pengedar di Inhu Ditangkap

      23/07/2026  ❘  09:11 WIB
    • Polisi Bakar Lima Rakit PETI, Penambang Kabur Tinggalkan Mesin di Sungai Kuning

      Polisi Bakar Lima Rakit PETI, Penambang Kabur Tinggalkan Mesin di Sungai Kuning

      23/07/2026  ❘  07:42 WIB
    • Penggerebekan Senyap di Bangkinang, Dua Paket Sabu Antar Pelaku ke Penjara

      Penggerebekan Senyap di Bangkinang, Dua Paket Sabu Antar Pelaku ke Penjara

      23/07/2026  ❘  07:21 WIB
    • Pelaku Kabur Tinggalkan Rakit, Polisi Langsung Musnahkan Tambang Emas Ilegal

      Pelaku Kabur Tinggalkan Rakit, Polisi Langsung Musnahkan Tambang Emas Ilegal

      23/07/2026  ❘  07:11 WIB
  • Umum
    • Jangan Salah Lagi! Studi Ungkap Pembalut Bekas Tak Perlu Dicuci Sebelum Dibuang

      Jangan Salah Lagi! Studi Ungkap Pembalut Bekas Tak Perlu Dicuci Sebelum Dibuang

      23/07/2026  ❘  08:45 WIB
    • Susah Tidur Malam? Coba Ngobrol Hal Ini Sama Pasangan Sebelum Lampu Mati

      Susah Tidur Malam? Coba Ngobrol Hal Ini Sama Pasangan Sebelum Lampu Mati

      23/07/2026  ❘  08:20 WIB
    • Jangan Nekat Masukkan 5 Makanan Ini ke Freezer

      Jangan Nekat Masukkan 5 Makanan Ini ke Freezer

      22/07/2026  ❘  07:51 WIB
    • 2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      21/07/2026  ❘  16:16 WIB
  • Riau
    • Akses ke Pelabuhan Sungai Duku Makin Lancar, Pemko Pekanbaru Mulai Overlay Jalan Tanjung Batu

      Akses ke Pelabuhan Sungai Duku Makin Lancar, Pemko Pekanbaru Mulai Overlay Jalan Tanjung Batu

      23/07/2026  ❘  09:38 WIB
    • BMKG Keluarkan Peringatan! Hujan Deras dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini

      BMKG Keluarkan Peringatan! Hujan Deras dan Petir Ancam Sejumlah Wilayah Riau Hari Ini

      23/07/2026  ❘  08:24 WIB
    • Jangan Abaikan Petugas Sensus, Pemprov Riau Sebut Satu Data Bisa Ubah Kebijakan

      Jangan Abaikan Petugas Sensus, Pemprov Riau Sebut Satu Data Bisa Ubah Kebijakan

      23/07/2026  ❘  07:32 WIB
    • Bupati Siak Bisikkan Harapan Rp20 Miliar ke DPR RI Demi Restorasi Istana

      Bupati Siak Bisikkan Harapan Rp20 Miliar ke DPR RI Demi Restorasi Istana

      22/07/2026  ❘  21:31 WIB
  • Sport
    • Harga Pasar Lamine Yamal Meroket Tembus Rp 4,4 Triliun

      Harga Pasar Lamine Yamal Meroket Tembus Rp 4,4 Triliun

      23/07/2026  ❘  08:34 WIB
    • Herdman Temukan Formula Baru, Timnas Indonesia Makin Siap Terkam Kamboja

      Herdman Temukan Formula Baru, Timnas Indonesia Makin Siap Terkam Kamboja

      23/07/2026  ❘  06:49 WIB
    • Atlet NPCI Riau Ikuti Seleknas, Bidik Skuad Indonesia di Piala Dunia Sepak Bola CP 2026

      Atlet NPCI Riau Ikuti Seleknas, Bidik Skuad Indonesia di Piala Dunia Sepak Bola CP 2026

      22/07/2026  ❘  20:33 WIB
    • Mourinho Susun Revolusi Madrid, Arda Guler Naik Kelas Saat Ferran Torres Masuk Radar

      Mourinho Susun Revolusi Madrid, Arda Guler Naik Kelas Saat Ferran Torres Masuk Radar

      22/07/2026  ❘  06:53 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Harga Minyak Dunia Naik Tajam Dipicu Eskalasi Konflik Amerika Serikat dan Iran

      Harga Minyak Dunia Naik Tajam Dipicu Eskalasi Konflik Amerika Serikat dan Iran

      23/07/2026  ❘  09:24 WIB
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Anies Serang Basis PDI Perjuangan Saat Ramadan, Kejar Dominasi Ganjar dan Prabowo

08/04/2023  ❘  20:52 WIB • Politik
Bagikan :
Anies Serang Basis PDI Perjuangan Saat Ramadan, Kejar Dominasi Ganjar dan Prabowo

Anies Baswedan. Foto: Net

SABANGMERAUKE NEWS, Jateng - Anies Baswedan membidik ladang suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Misi menancapkan pengaruh yang dalam di dua provinsi dengan jumlah pemilih sangat besar itu mulai dijalankan jelang Pilpres 2024.

Anies masih lemah di dua provinsi tersebut. Jika merujuk hasil survei sejumlah lembaga, pengaruh Anies tidak ada apa-apanya dibanding Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Misi lalu dijalankan. Anies menggelar safari politik selama tiga hari pada 17-19 Maret 2023 di Jawa Timur.

Kehadirannya di Masjid Al Akbar, Surabaya disambut antusias. Begitu banyak warga setempat yang ingin melihat langsung seorang Anies Baswedan.

"Surabaya, kota di mana keluarga kami berasal. Kakek kami dari sini, tumbuh di kawasan Ampel," kata Anies usai melakukan Salat Jumat di Masjid Al Akbar Surabaya.

Menurut Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali, pamor Anies bisa turut terdongkrak jika menggandeng cawapres yang berasal dari Jawa Timur. Dia menyebut Jusuf Kalla pun mengusulkan hal serupa.

"Sehingga kalau mas Anies ingin menang harus pikirkan orang dari wilayah itu. Artinya pak JK juga berikan kriteria," kata Ali, 28 Maret lalu.

Ali menyebut pamor Anies belum maksimal di Jateng dan Jatim meski sudah lebih dari 6 bulan dideklarasikan NasDem sebagai calon presiden. Ia mengatakan kondisi ini berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan NasDem.

Senada, Ketua DPP Nasdem Willy Aditya menyebut Anies memang masih lemah di Jateng dan Jatim. Apalagi Jawa tengah yang notabene kandang banteng atau ladang suara milik PDIP.

Oleh karena itu, Willy mengatakan NasDem mempersiapkan misi khusus untuk mendongkrak popularitas serta elektabilitas Anies di Jawa Tengah.

"Kita belum sentuh sama sekali Jateng. Jatim kemarin baru datang dua hari lalu silaturahmi ke Madura yang lain belum. Jadi kita belum hard selling atau proses yang intensif ke Jatim dan Jateng," kata Willy saat ditemui di Hotel Akmani, Jakarta 30 Maret lalu.

 

Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menegaskan PDIP enggan terbawa arus soal pergerakan Anies di Jateng. Ia mengatakan PDIP tetap bekerja sesuai jadwal kampanye yang ditetapkan oleh KPU.

"Jadi kami tak terbawa arus, dengan mempercepat atau memperlambat. Pokoknya kami bekerja sesuai jadwal yang ada," kata Hendrawan saat dihubungi.

Hendrawan mengatakan pelbagai kegiatan dan konsolidasi PDIP di tengah masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Ia pun tak ingin merasa terburu-buru lantaran kandidat lain sudah memulai bergerak jelang Pemilu 2024.

"Kami tak mau seperti istilahnya orang Jawa diopyak-opyak, seperti harus ada apa gitu. Kita sudah punya jadwal bersama. Tujuan kita kan PDIP  di 2024," kata dia.

Jaringan Relawan NU

Jika Jawa Tengah sering disebut sebagai kandang banteng, maka Jawa Timur adalah sarang Nahdlatul Ulama. Sudirman Said mengatakan ada langkah yang sudah ditempuh di Jawa Timur.

Jaringan relawan diberdayakan. Ia mengklaim relawan pendukung Anies sudah bergerak dan mulai tumbuh di kawasan Jatim dan Jateng. Bahkan, tim Anies sudah berkomunikasi dengan para relawan untuk memaksimalkan dukungan di dua kawasan itu.

"Relawan tumbuh di mana-mana dari berbagai kalangan. Pak Anies dan timnya berinteraksi dengan berbagai kalangan saling menjaga dan mendorong elektabilitas tadi," kata Sudirman ketika di temui di kampus Paramadina, Jakarta, Senin (3/4/2023).

Khusus di Jatim, Sudirman tak menampik Anies kerap berkomunikasi dengan tokoh ulama dan pesantren di kawasan tersebut. Tujuannya, untuk membidik dukungan kalangan Nahdliyin terhadap Anies.

Ketika menggelar safari di Jatim, Anies sempat menggelar pertemuan dengan sejumlah habib, ulama, dan tokoh se-Madura di Pesantren At-Taroqqi, Sampang hingga berziarah ke makam pencetus nama Nahdlatul Ulama (NU) KH Mas Alwi, di Tambakrejo, Surabaya.

 

Anies juga sempat mengumpulkan ribuan relawan dan partai koalisinya di forum Simfoni Kebangsaan, di Dyandra Convention Center, Surabaya.

"Sejak dulu beliau punya hubungan-hubungan baik dengan tokoh-tokoh ulama dan tokoh pesantren. Itu dimanfaatkan untuk dongkrak [elektabilitas] itu," kata Sudirman.

Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam mengamini Jawa Timur sebagai basis massa NU dan Jawa Tengah dipenuhi pemilih PDIP.

Menurutnya, dukungan terhadap Anies di Jatim dan Jateng memang belum maksimal. Anies, kata dia, masih kental dengan identitasnya sebagai seorang cendekiawan yang elitis. Identitas ini, lanjut Trunojoyo, membuat Anies sulit menjangkau basis nahdliyin di Jatim.

"Lagi-lagi soal proximity, soal kedekatan. Harus diakui Anies selama ini kan basisnya yang ada di benak pemilih Jatim kan masih kental sebagai cendekia, akademisi," kata Surokim kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/4).

Manuver Anies mendekati tokoh-tokoh agama di Jawa Tengah dan Jawa Timur menurut Trunojoyo sudah tepat.

Warga NU, kata dia, memiliki hubungan erat antara santri dan kiai. Pola hubungan antara santri dan kiai pun menjunjung prinsip sami'na wa atho'na atau santri taat kepada kiai.

Namun ia berkata pendekatan terhadap tokoh-tokoh agama saja tak cukup untuk merangkul suara di kantong NU dan PDIP. Tugas lain yang perlu diperhatikan adalah mengubah citra Anies yang elitis.

"Menggeser mas Anies yang dikenal elitis, harus digeser lebih merakyat itu jadi tantangan ketika masuk pemilih di kawasan itu, termasuk warga Nahdliyin tadi," kata dia.

 

Sejumlah elemen relawan mengaku telah bergerak memperkenalkan Anies di Jatim dan Jateng. Ketua Konferedasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) Muhammad Ramli Rahim tak menampik pihaknya telah bergerak di 11 provinsi usai Anies dideklarasikan sebagai bakal capres.

Ia mengaku Jatim dan Jateng masuk menjadi provinsi prioritas untuk digarap lantaran memiliki jumlah pemilih terbanyak.

"Jatim dan Jateng prioritas. Dan alhamdulillah relawan kita di dua provinsi itu sudah sangat baik," kata Ramli.

Ramli mengatakan relawan fokus pada pendekatan personal dari orang ke orang atau 'door to door' untuk memperkenalkan Anies. Dari situ, kemudian dibentuk lagi simpul-simpul relawan berjenjang hingga ke pelosok.

"Sehingga mereka jangkau bisa pelosok desa," kata dia.

Khusus di Jatim dan Jateng, Ramli mengatakan relawan banyak yang terjun ke lapangan. Upayanya dengan mendekati pimpinan pesantren dan tokoh agama. Pasalnya, dua kawasan itu masih basis warga NU.

"Di Jatim lebih ke pesantren. Jateng juga ada tapi tak seperti di Jatim. Mereka masuk ke pesantren-pesantren, mendekati santri, kiai, pimpinan pesantren dan lainnya," kata dia.

Ketika turun lapangan, Ramli mengatakan relawan memperkenalkan sosok dan rekam jejak Anies. Relawan juga mempromosikan pelbagai program Anies kepada warga.

Ramli mengatakan relawan kerap hadir ketika Anies berkunjung ke daerah untuk meramaikan. Dengan cara itu, ia percaya dukungan bagi Anies perlahan mengalami kenaikan.

"Kalau bukan pak Ganjar lawannya, belum tentu kami kalah [di Jateng]. Jadi pemilihan wakil [Anies] menurut kami sangat strategis dan menentukan prosesnya," kata dia.

Relawan Nahdliyin

Sejumlah kader dan aktivis Nahdlatul Ulama atau NU yang tergabung dalam Pergerakan Aktivis Nahdliyin Nusantara atau PeranNU for Anies Presiden juga bergerilya memperkenalkan Anies Baswedan kepada warga Nahdliyin di Jateng dan Jatim.

Ketua PeranNU sekaligus mantan Ketua PBNU Andi Jamaro Dulung mengatakan pihaknya telah memiliki daftar tokoh kunci atau key person NU agar bisa bertemu dengan Anies di Jatim dan Jateng.

Ia menyinggung putra almarhum KH Maimoen Zubair, Ahmad Wafi Maimun atau Gus Wafi mendukung Anies sebagai capres. Belakangan, Gus Wafi sempat mengumpulkan puluhan kiai Jawa Tengah dan Jawa Timur menggelar Halaqah Kebangsaan di pondok pesantrennya di Sragen Jawa Tengah 25 Februari lalu.

Halaqah itu kemudian melahirkan Risalah Sragen yang berisi lima poin dukungan untuk Anies.

"Bisa kita lihat putranya kiai Maimoen. Kemudian mantan Bupati Rembang, kalau kita ke Jatim banyak tokoh-tokoh, banyak sahabat saya ketika saya jadi ketua PBNU bagus lah. Ketika ada tawaran dari saya, terbuka untuk di respons," kata Andi.

Andi memiliki rencana untuk menggelar 'roadshow' keliling Pulau Jawa untuk mengenalkan Anies ke tokoh-tokoh NU usai Lebaran. Kegiatan itu nantinya akan menyambangi tokoh-tokoh NU di tiap titiknya untuk mensosialisasikan Anies.

Ia berencana akan mendekati para ulama dan menjabarkan pelbagai prestasi dan kiprah Anies selama memimpin Jakarta, terutama kontribusinya bagi NU.

"Dan ya warga NU ini kan patronase nya ulama. Dan ulama itu akan kita dekati, 'ini loh sosoknya Anies'. Dan kita orang Jakarta yang tahu persis bagaimana mas Anies kepada NU luar biasa," kata dia.

Merespons pergerakan Anies, Ketua PBNU Ahmad Fahrurrozi menegaskan pihaknya telah menyatakan sikap tak mendukung capres manapun di Pilpres 2024.

"NU tidak boleh terlibat dukung mendukung partai atau capres manapun. NU konsisten dalam khitah pendiriannya sebagai ormas keagamaan saja," kata pria yang akrab disapa Gus Fahrur itu kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/4).

 

Meski demikian, Gus Fahrur menilai semua kandidat capres mempunyai kesempatan, peluang dan hak yang sama untuk mencari dukungan di basis massa NU, salah satunya di Jatim.

Ia juga tak melarang warga NU membentuk organisasi relawan pendukung capres. Namun Gus Fahrur mengingatkan warga NU yang membentuk relawan capres bertindak secara pribadi dan tak boleh membawa-bawa nama NU.

"Asalkan atas nama pribadi dan tidak membawa atribut organisasi NU, tidak dilakukan di kantor NU atau fasilitas resmi milik organisasi NU," kata dia. (*)

Editor: P. Parlindungan
Sumber: cnnindonesia.com
Tags :PilPres2024Anies BaswedanPemilu 2024Sabang Merauke News

BERITA TERKAIT :

  • Bawaslu dan KPU Pekanbaru Berseteru Keras, Ini Penyebabnya

    Bawaslu dan KPU Pekanbaru Berseteru Keras, Ini Penyebabnya

    Nasional •
    07/04/2023 ❘ 14:55 WIB
  • 6 BUMN Sekarat Ini Akhirnya Dibubarkan Jokowi, Ada yang Pernah Jadi Kebanggaan Indonesia

    6 BUMN Sekarat Ini Akhirnya Dibubarkan Jokowi, Ada yang Pernah Jadi Kebanggaan Indonesia

    Nasional •
    07/04/2023 ❘ 14:48 WIB
  • Ini Sanksi yang Dijatuhkan FIFA ke Indonesia Usai Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    Ini Sanksi yang Dijatuhkan FIFA ke Indonesia Usai Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

    Sport •
    07/04/2023 ❘ 12:49 WIB
  • Perang Jilid 2 Perebutan Partai Demokrat: Moeldoko dan SBY Sama-sama Dituding Jenderal Begal

    Perang Jilid 2 Perebutan Partai Demokrat: Moeldoko dan SBY Sama-sama Dituding Jenderal Begal

    Politik •
    07/04/2023 ❘ 11:42 WIB
  • Ingin Anak Jadi Jenderal, Inilah Syarat dan Link Pendaftaran Akpol 2023

    Ingin Anak Jadi Jenderal, Inilah Syarat dan Link Pendaftaran Akpol 2023

    Umum •
    06/04/2023 ❘ 14:47 WIB
HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    13/07/2026  ❘  09:49 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan