Ini Penyebab Bandara SSK II Pekanbaru Mulai Selasa 28 Juli 2026 Buka Sampai Pukul 3 Sore
Ilustrasi
RIAU, SabangMerauke News – Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru mulai Selasa, 28 Juli 2026, memberlakukan perubahan jam operasional sementara. Bandara yang biasanya melayani penerbangan hingga malam hari kini hanya beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 15.00 WIB pada hari-hari tertentu.
Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung pelaksanaan pengujian kekuatan tanah landasan (runway) sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan dan kualitas pelayanan penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru.
General Manager Bandara Internasional SSK II Pekanbaru, Achmad, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan para pengguna jasa bandara atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian jadwal operasional tersebut.
Menurutnya, perubahan jam operasional dilakukan karena adanya pekerjaan tes PIT (Pile Integrity Test) dan Field CBR (California Bearing Ratio) yang bertujuan menguji kondisi serta daya dukung tanah di area landasan.
"Tes PIT dan Field CBR dilakukan untuk menguji kekuatan tanah sebagai bagian dari peningkatan aspek keamanan dan pelayanan bandara. Seluruh pelaksanaan pekerjaan ini telah dikoordinasikan dengan seluruh stakeholder, termasuk maskapai penerbangan," ujar Achmad, Senin.
Ia menjelaskan, perubahan jam operasional berlaku mulai 28 Juli hingga 11 Agustus 2026. Namun, tidak dilakukan setiap hari.
Bandara hanya beroperasi hingga pukul 15.00 WIB pada tanggal 28 Juli, 30 Juli, 6 Agustus, dan 11 Agustus 2026. Di luar tanggal tersebut, operasional bandara tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Achmad menegaskan, kebijakan ini hanya bersifat sementara. Setelah seluruh rangkaian pengujian selesai, jam operasional Bandara SSK II Pekanbaru akan kembali normal, yakni pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Ia juga memastikan seluruh maskapai telah menerima pemberitahuan sejak beberapa bulan lalu sehingga penyesuaian jadwal penerbangan dapat dilakukan lebih awal.
"Kami telah menginformasikan kepada seluruh maskapai beberapa bulan sebelumnya sehingga penumpang yang terdampak sudah mendapatkan pemberitahuan lebih awal," katanya.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk kembali memastikan jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat kepada maskapai masing-masing agar tidak mengalami kendala selama masa penyesuaian operasional berlangsung.
Sebagai informasi, tes PIT (Pile Integrity Test) merupakan metode pemeriksaan melalui lubang uji atau galian untuk mengetahui kondisi lapisan tanah secara langsung. Sementara Field CBR (California Bearing Ratio) merupakan pengujian teknik sipil yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan daya dukung tanah di lokasi proyek.
Hasil pengujian tersebut akan menjadi dasar dalam memastikan kondisi landasan pacu tetap memenuhi standar keselamatan penerbangan, sehingga operasional Bandara SSK II Pekanbaru dapat berlangsung lebih aman dan optimal bagi seluruh pengguna jasa. (R-03)

