Antre Solar Berujung Duel, Empat Pria Bergulat di SPBU Rohil
Ilustrasi perkelahian warga di SPBU. Foto: SM News/Created by AI
RIAU, SabangMerauke News – Rekaman perkelahian empat pria di SPBU KM 3 Balam, Rokan Hilir, menyebar cepat di media sosial. Peristiwa berlangsung Kamis lalu dan kini menjadi sorotan publik luas. Keributan itu terjadi saat area tersebut ramai pengendara yang sedang mengisi bahan bakar.
Dalam video terlihat keempat orang saling adu fisik tanpa kendali. Warga dan pengemudi lain hanya bisa menjadi penonton di pinggir lokasi. Belum ada keterangan pasti soal pemicu, namun dugaan mengarah pada antrean solar.
Keluhan serupa sebenarnya sudah sering terdengar dari masyarakat. Banyak warga merasa sistem distribusi solar belum berjalan tepat sasaran. Warga terpaksa menunggu berjam-jam hanya untuk mendapatkan jatah harian.
Unggahan video itu dibanjiri ribuan komentar bernada kecewa. Sebagian besar menuntut pihak berwenang mencari solusi permanen. Masalah ini tak boleh terus dibiarkan memicu ketegangan di lapangan.
"Pemerintah bertanggung jawab! Tiap hari antrean solar begini terus," tulis akun @idon_gumanti. Keluhan ini mewakili perasaan banyak warga yang kerap mengalami hal serupa. Ketersediaan energi dasar seharusnya tak jadi sumber pertikaian.
Akun lain turut menyuarakan harapan akan perbaikan segera. "Kasihan masyarakat, hampir setiap hari muncul kabar seperti ini. Semoga segera dievaluasi," tulis @ajengpuspiita. Warga berharap distribusi BBM lebih teratur dan adil bagi semua pihak.
Hingga saat ini, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi belum memberi pernyataan resmi. Begitu pula Kasat Reskrim Polres Rohil AKP Kristofel masih belum memberikan keterangan. Pihak kepolisian dipastikan sedang menelusuri kronologi kejadian lengkap.
Kasubbid Penmas Polda Riau AKBP Rudi Samosir mengonfirmasi akan menindaklanjuti. "Nanti kami cek dan konfirmasi dulu ke Polres Rohil," ujarnya Minggu malam. Pihak berwenang berjanji memeriksa fakta di lapangan secara teliti.
Insiden ini menjadi bukti nyata ketidaktepatan distribusi energi bisa berbahaya. Ketidakpastian pasokan membuat warga kehilangan kesabaran dalam antrean. Perbaikan sistem mutlak diperlukan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. R-02

