Agung Nugroho Siapkan HP Gratis untuk RT dan RW, Semua Laporan Warga Masuk Lewat Aplikasi
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Pemerintah Kota Pekanbaru menyiapkan langkah baru mempercepat penanganan persoalan lingkungan melalui sistem pelaporan digital terintegrasi. Seluruh ketua RT dan RW direncanakan menerima telepon seluler khusus pendukung aplikasi pelaporan. Program tersebut diproyeksikan mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai keluhan masyarakat.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan program tersebut sedang memasuki tahap penganggaran tahun depan. Pembagian telepon seluler dilakukan setelah pelantikan ketua RT dan RW selesai. Aplikasi pelaporan dipastikan rampung sebelum perangkat dibagikan kepada seluruh penerima.
Agung menegaskan perangkat tersebut bukan sekadar fasilitas komunikasi biasa bagi seluruh ketua RT dan RW. Telepon seluler menjadi sarana pelaporan cepat berbagai persoalan lingkungan kepada pemerintah daerah. Sistem digital diharapkan memangkas waktu penyampaian laporan dari tingkat lingkungan menuju pemerintah.
“Kami sedang menganggarkan untuk tahun depan. Setelah pelantikan ketua RT dan RW, kami memberikan handphone. Namun, sebelum itu aplikasinya harus siap terlebih dahulu,” kata Agung Nugroho.
Melalui aplikasi tersebut, ketua RT dan RW dapat melaporkan kerusakan jalan secara cepat kepada pemerintah. Laporan drainase bermasalah juga masuk melalui sistem digital terintegrasi menuju instansi terkait. Kerusakan fasilitas umum termasuk gapura lingkungan turut menjadi prioritas pelaporan harian.
Agung menilai laporan lingkungan menjadi dasar penyusunan prioritas pembangunan setiap wilayah secara lebih terukur. Pemerintah dapat menentukan pekerjaan mendesak berdasarkan kondisi lapangan terkini setiap hari. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran pembangunan daerah.
“Laporan warga melalui RT dan RW menjadi dasar percepatan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur Kota Pekanbaru,” ujar Agung.
Selain memperkuat sistem pelaporan, Agung meminta seluruh pejabat tidak terpaku bekerja dari ruang kantor setiap hari. Seluruh kepala organisasi perangkat daerah diminta rutin melihat kondisi masyarakat secara langsung. Pengawasan lapangan dinilai menghasilkan kebijakan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan warga.
Agung mendorong pejabat eselon II sesekali menggunakan sepeda motor saat meninjau berbagai wilayah kota. Cara tersebut membantu pejabat merasakan langsung kondisi jalan maupun lingkungan masyarakat sehari-hari. Temuan lapangan dapat segera ditindaklanjuti tanpa menunggu laporan administratif berjenjang.
“Saya suka turun ke lapangan. Seluruh pejabat, termasuk eselon II, sesekali menggunakan sepeda motor berkeliling kota. Dengan begitu dapat merasakan langsung kondisi jalan serta mengetahui kerusakan,” ucapnya.
Menurut Agung, kedekatan aparatur pemerintah bersama masyarakat menjadi modal penting meningkatkan kualitas pelayanan publik berkelanjutan. Kunjungan lapangan memudahkan pejabat menemukan persoalan lain memerlukan penanganan cepat dari pemerintah daerah. Lokasi berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban juga dapat segera dipetakan untuk penanganan lanjutan.
Agung mengingatkan seluruh aparatur sipil negara menjaga kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kinerja setiap waktu. Pelayanan publik harus menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh warga Kota Pekanbaru tanpa pengecualian. Amanah sebagai pelayan masyarakat wajib diwujudkan melalui kerja profesional, responsif, serta berorientasi pada kepentingan publik.
“Saya mengingatkan seluruh pejabat menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan kinerja terbaik serta meningkatkan kualitas pelayanan. Amanah aparatur sipil negara diwujudkan melalui kerja nyata,” pungkas Agung.(R-04)

