PLN Jaga Keandalan Listrik Pulau Bintan Melalui Pemeliharaan Strategis Gardu Induk Sribintan
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bintan melaksanakan pemeliharaan rutin dua tahunan Kubikel 20 kV serta Re-Sertifikasi Laik Operasi (Re-SLO) pada Bus Bar Voltage Transformer (BBVT), Kopel Bay, dan Bay Trafo Daya 1 di Gardu Induk (GI) Sribintan 150 kV, Rabu (15/7/2026). Foto: Istimewa
KEPULAUAN RIAU, SabangMerauke News – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bintan melaksanakan pemeliharaan rutin dua tahunan Kubikel 20 kV serta Re-Sertifikasi Laik Operasi (Re-SLO) pada Bus Bar Voltage Transformer (BBVT), Kopel Bay, dan Bay Trafo Daya 1 di Gardu Induk (GI) Sribintan 150 kV, Rabu (15/7). Kegiatan ini merupakan langkah strategis PLN untuk menjaga keandalan sistem transmisi dan memastikan pasokan listrik bagi masyarakat Pulau Bintan dan sekitarnya tetap andal, aman, dan berkelanjutan.
Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra K., mengatakan bahwa pemeliharaan berkala merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kualitas aset ketenagalistrikan sekaligus meningkatkan keandalan sistem transmisi.
"Kegiatan pemeliharaan di GI Sribintan merupakan bagian dari komitmen PLN UPT Pekanbaru untuk terus menjaga mutu dan keandalan sistem transmisi di seluruh wilayah kerja kami. Kami mengapresiasi dedikasi tim ULTG Bintan yang senantiasa mengedepankan aspek keselamatan kerja dalam setiap pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara berkala, kami memastikan sistem kelistrikan tetap beroperasi secara optimal demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Andri.
Pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari preventive maintenance yang dilaksanakan secara berkala setiap dua tahun untuk memastikan seluruh peralatan utama gardu induk beroperasi sesuai standar keandalan. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pemeriksaan visual, pembersihan komponen, pengukuran tahanan isolasi, pengujian fungsi sistem proteksi, hingga verifikasi ulang kelayakan operasi pada BBVT, Kopel Bay, dan Bay Trafo Daya 1.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Manager ULTG Bintan, Rikson Batubara, dengan mengedepankan penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sebelum pekerjaan dimulai, seluruh personel mengikuti safety briefing dan menerapkan prosedur kerja sesuai Standard Operating Procedure (SOP) untuk memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung aman dan tanpa insiden.
Rikson Batubara menegaskan bahwa pemeliharaan rutin menjadi langkah penting dalam menjaga performa peralatan gardu induk agar tetap optimal.
"Pemeliharaan rutin dua tahunan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga performa peralatan di GI Sribintan. Dengan kondisi Kubikel 20 kV, BBVT, Kopel Bay, dan Bay Trafo Daya 1 yang tetap optimal, kami dapat memastikan pasokan listrik kepada masyarakat Pulau Bintan tetap andal, aman, dan berkesinambungan," ujar Rikson.
Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi merupakan fondasi utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik yang mendukung aktivitas masyarakat maupun pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera.
"Keandalan sistem transmisi merupakan prioritas utama PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang berkualitas. Melalui pemeliharaan yang dilaksanakan secara konsisten dan terencana, kami memastikan setiap aset kelistrikan berada pada kondisi optimal sehingga mampu mendukung kebutuhan listrik masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," kata Elvanto.
Melalui pelaksanaan pemeliharaan berkala ini, PLN terus memperkuat keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya. (R-05)

