Polisi Selidiki Kematian dr Willy Jaya Suento, Psikiater RSJ Tampan, di Hotel Favor Pekanbaru
dr. Willy Jaya Suento, Sp.KJ. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News – Kesunyian kamar hotel mendadak pecah setelah dr Willy Jaya Suento Sp KJ ditemukan meninggal dunia di dalam kamar Hotel Favor, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum.
Willy Jaya Suento merupakan dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater yang bertugas di RSJ Tampan Provinsi Riau. Almarhum ditemukan pada Rabu, 22 Juli 2026 siang. Penemuan berawal saat masa menginapnya telah berakhir.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 14.15 WIB. Personel Polsek Pekanbaru Kota bersama Tim Identifikasi segera menuju lokasi. Pemeriksaan awal langsung dilakukan di dalam kamar.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan duduk membungkuk di samping tempat tidur. Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk visum," kata AKP Anggi Rian Diansyah.
Penyelidikan sementara mengungkap dr Willy Jaya Suento melakukan check-in pada Senin malam, 20 Juli 2026. Keesokan harinya, almarhum memperpanjang masa menginap. Hingga waktu check-out, tidak ada respons dari dalam kamar.
Petugas hotel sempat mengetuk pintu beberapa kali. Pengaman ganda masih terpasang dari dalam kamar. Petugas engineering bersama keamanan akhirnya membuka akses dan menemukan dr Willy Jaya Suento telah meninggal dunia.
"Dugaan awal tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian masih menunggu hasil visum," ujar AKP Anggi Rian Diansyah.
Suasana duka kemudian menyelimuti Rumah Duka Yayasan Sosial Panca Bakti, Rumbai. Rekan sejawat, tenaga kesehatan, dan keluarga melepas kepergian dr Willy Jaya Suento dengan penuh haru. Pemerintah Provinsi Riau turut menyampaikan belasungkawa.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan Willy Jaya Suento dikenal sebagai dokter yang humanis dan berdedikasi tinggi. Menurutnya, almarhum selalu mengutamakan pelayanan kepada pasien. Pengabdian tersebut meninggalkan jejak mendalam bagi dunia kesehatan jiwa di Riau.
"Almarhum dikenal tenang, sabar, dan selalu memberi semangat kepada tim. Pengabdiannya akan selalu dikenang," kata Zulkifli.
Selama bertugas di RSJ Tampan, Willy Jaya Suento aktif menangani pasien gangguan jiwa serta mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan mental. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu anak. Polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematiannya. R-02

