Prabowo: Pangkat Adalah Amanah Rakyat Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengabdian menjadi kewajiban utama seluruh perwira remaja TNI-Polri setelah pelantikan resmi. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pengabdian menjadi kewajiban utama seluruh perwira remaja TNI-Polri setelah pelantikan resmi. Amanat tersebut disampaikan saat memimpin upacara Prasetya Perwira di halaman Istana Merdeka, Jakarta. Sebanyak 1.177 perwira remaja resmi mengawali tugas mengabdi kepada bangsa Indonesia.
Prabowo mengingatkan sumpah perwira mengandung tanggung jawab besar menjaga bangsa hingga mempertaruhkan kehidupan demi negara. Presiden meminta seluruh lulusan memegang teguh nilai pengabdian sepanjang menjalankan tugas kenegaraan. “Saudara telah bersumpah untuk, bila perlu, memberi jiwa dan raga untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” tegas Prabowo.
Presiden menilai pangkat pertama memiliki makna jauh melampaui simbol kehormatan maupun prestasi akademik selama pendidikan. Pangkat mencerminkan kepercayaan penuh rakyat kepada setiap perwira muda penerima amanah negara. “Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia, pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia, pangkat adalah harapan rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan seluruh perwira memasuki babak kehidupan baru setelah resmi menerima pangkat pertama tersebut. Sejak pelantikan berlangsung, kepentingan bangsa ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun keluarga. “Mulai hari ini, Saudara bukan lagi milik diri sendiri,” kata Prabowo.
Presiden melanjutkan pengabdian setiap perwira kini sepenuhnya dipersembahkan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Nilai pengorbanan menjadi landasan utama setiap keputusan selama menjalankan penugasan pada masa mendatang. “Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara,” ucap Prabowo.
Prabowo juga mengingatkan generasi muda TNI-Polri memikul tanggung jawab besar meneruskan perjuangan para pendiri bangsa Indonesia. Tugas mempertahankan kedaulatan memerlukan integritas, disiplin, serta loyalitas tanpa kompromi terhadap kepentingan nasional. Presiden berharap seluruh lulusan menjaga kehormatan institusi sepanjang karier pengabdian.
Upacara Prasetya Perwira tahun 2026 melantik 1.177 perwira remaja dari empat akademi pendidikan kedinasan nasional. Jumlah tersebut mencakup 512 lulusan Akademi Militer, 229 lulusan Akademi Angkatan Laut, serta 154 lulusan Akademi Angkatan Udara. Sebanyak 282 lulusan Akademi Kepolisian melengkapi formasi perwira remaja TNI-Polri tahun ini.
Dalam kesempatan sama, Presiden menyematkan tanda pangkat kepada penerima penghargaan Adhi Makayasa dari setiap akademi. Penghargaan diberikan kepada lulusan terbaik berdasarkan prestasi akademik, kepemimpinan, serta kepribadian selama pendidikan. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan negara terhadap capaian para perwira muda terbaik.
Empat penerima Adhi Makayasa berasal dari Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, serta Akademi Kepolisian. Calvin Tidar Sakti mewakili Akademi Militer sebagai lulusan terbaik angkatan tahun 2026. M. Rizqi Wira Utama, Yehezkiel Bonaventura Y, serta Harindra Arshando T melengkapi daftar penerima penghargaan bergengsi tersebut.
Pesan Presiden menegaskan perwira muda memulai karier dengan tanggung jawab besar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pangkat pertama menjadi simbol kepercayaan rakyat sekaligus amanah mempertahankan kepentingan nasional sepanjang masa dinas. Amanat tersebut diharapkan menjadi pedoman seluruh perwira menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan nasional.(R-04)

