Investasi Asing Melonjak, Pasar Saham Makin Percaya Diri
Ilustrasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. (sumber: istimewa)
JAKARTA, SabangMerauke News – Indeks Harga Saham Gabungan membuka perdagangan Jumat dengan langkah positif. Pukul 09.01 WIB, indeks naik 4,63 poin atau 0,08 persen ke angka 6.112. Pergerakan ini melanjutkan pemulihan tajam yang terjadi sejak awal bulan.
Data lima menit pertama mencatat volume dua miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp798 miliar dalam 169.504 kali perdagangan. Sebanyak 189 saham menguat, 239 melemah, dan 247 saham diam tak bergerak.
Sebelumnya, IHSG sempat merosot tajam hingga tujuh persen bulan lalu. Namun sepanjang Juli, indeks berhasil membalik arah naik delapan persen. Pemangkasan rencana program makan bergizi gratis menjadi pemicu awal kebangkitan.
Menteri Keuangan berjanji meningkatkan efisiensi belanja negara. S&P Ratings ikut mempertahankan peringkat utang BBB dengan prospek stabil. Risiko penurunan status pasar oleh MSCI juga dinilai sangat kecil kemungkinannya.
BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan kali ini ditopang saham besar. Bank Mandiri, BRI, Amman Mineral, dan Astra menjadi lokomotif utama. Lonjakan investasi asing langsung turut memberi dukungan fundamental yang kokoh.
Nilai investasi kuartal kedua tembus Rp511,8 triliun atau naik 7,1 persen. Penanaman modal asing melonjak 27,4 persen menjadi rekor Rp257,7 triliun. Angka ini mencerminkan kepercayaan investor asing terhadap ekonomi nasional.
"Secara teknikal, IHSG masih punya ruang lanjut naik," tulis riset BRI Danareksa. "Dukungan terdekat ada di kisaran 6.050 hingga 6.000 poin." Hambatan selanjutnya diprediksi berada di angka 6.130 sampai 6.150.
Kiwoom Sekuritas menegaskan reli ini bukan sekadar kenaikan palsu. Liza Camelia Suryanata menyatakan saham besar mulai bergerak serentak. Bank besar dan emiten komoditas mulai menarik indeks ke atas secara nyata.
"Kenaikan ini sudah didukung aset bernilai tinggi," ujar Liza. "Valuasi yang menarik menjadi daya tarik tersendiri bagi investor." Ia mengingatkan aliran dana asing harus konsisten agar kenaikan berkelanjutan.
Phintraco Sekuritas melihat indeks masih berpeluang menguji level lebih tinggi. Hambatan berikutnya berada di kisaran 6.125 hingga 6.175 poin. Indikator grafik masih menunjukkan tren positif yang melebar.
Data ekonomi AS masih menunjukkan ketahanan konsumen yang kuat. Klaim pengangguran turun dan penjualan ritel tumbuh sesuai harapan. Kondisi ini tak mengubah arah kebijakan bank sentral AS namun menenangkan pasar.
CGS International Sekuritas memproyeksikan rentang pergerakan lebih lebar. Dukungan berada di 6.024 hingga 5.949 poin dan hambatan di 6.180 sampai 6.254. Penurunan Wall Street dini hari menjadi beban sementara yang perlu dicermati.
Panin Sekuritas melihat peluang menguat masih terbuka lebar. Harga minyak yang mulai turun dan rupiah yang stabil menjadi penopang. Masuknya dana asing kembali menjadi tanda positif bagi arah pasar.
Sepanjang pemulihan bulan ini, sejumlah saham mencatat lonjakan luar biasa. Barito Pacific naik 32,05 persen dan Darma Henwa melesat 30,21 persen. Amman Mineral dan Medco Energi masing-masing naik 24,84 dan 21,46 persen.
Saham lapis kedua dan ketiga mencatat kenaikan yang jauh lebih ekstrem. Asia Sejahtera Mina melonjak 150 persen dan Prodia naik 141,98 persen. Koka Indonesia, Estika Tata Tiara, dan Saptausaha Gemilang juga naik di atas 80 persen.
Pasar tetap memantau ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kebijakan suku bunga The Fed masih menjadi variabel besar yang mengawasi pergerakan. Investor disarankan tetap selektif menyikapi lonjakan harga yang tidak wajar. R-02

