PAD Pekanbaru Tembus Rp1,3 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Sentuh 8 Persen
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Kinerja ekonomi Kota Pekanbaru terus menguat sepanjang 2025 dengan lonjakan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi tinggi. Peningkatan tersebut memperkuat posisi Pekanbaru sebagai pusat perdagangan, jasa, serta penggerak ekonomi Provinsi Riau. Capaian itu menjadi sinyal positif di tengah tantangan ekonomi nasional yang masih berlangsung.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengungkapkan pendapatan daerah meningkat signifikan sepanjang tahun 2025. Pendapatan Asli Daerah naik dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun selama periode tersebut. Total pendapatan asli daerah juga bertambah dari sekitar Rp900 miliar menjadi Rp1,3 triliun.
Markarius menilai peningkatan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi daerah semakin berkembang dalam berbagai sektor strategis. “Peningkatan ini menunjukkan kondisi ekonomi Pekanbaru terus tumbuh meskipun tantangan nasional masih terjadi,” katanya. Optimisme tersebut diperkuat peningkatan investasi, perdagangan, serta aktivitas usaha masyarakat sepanjang tahun berjalan.
Kenaikan pendapatan daerah menjadi indikator penting keberhasilan pengelolaan ekonomi sekaligus peningkatan aktivitas bisnis lokal. Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat pelayanan publik demi menjaga kepercayaan pelaku usaha serta masyarakat. Langkah tersebut diharapkan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi tetap stabil hingga tahun berikutnya.
Data Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru mencapai sekitar delapan persen saat ini. Sebelumnya, laju pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 7,9 persen selama periode sebelumnya. Kenaikan tersebut memperlihatkan ekonomi daerah terus bergerak menuju pertumbuhan lebih kuat dan berkelanjutan.
Markarius menyebut capaian tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi pada berbagai sektor produktif daerah. “Aktivitas ekonomi Pekanbaru terus meningkat dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya. Perdagangan, jasa, serta pemerintahan tetap menjadi sektor dominan mendorong pertumbuhan ekonomi kota.
Peran strategis Pekanbaru dinilai memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sepanjang tahun 2025. Posisi sebagai pusat perdagangan dan jasa membuat perputaran ekonomi berlangsung lebih dinamis setiap waktu. Dampak pertumbuhan tersebut turut dirasakan berbagai daerah penyangga di sekitar ibu kota provinsi.
Pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau kini berada di atas empat persen berdasarkan perkembangan ekonomi terbaru sepanjang tahun. Markarius menilai perkembangan Pekanbaru memberi pengaruh besar terhadap pencapaian pertumbuhan ekonomi tingkat provinsi tersebut. Hubungan ekonomi antardaerah semakin kuat melalui aktivitas perdagangan, distribusi, serta investasi berkelanjutan.
Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen menjaga iklim investasi tetap kondusif demi menarik lebih banyak pelaku usaha. Berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik terus dipercepat mendukung kebutuhan dunia usaha. Langkah tersebut diharapkan memperluas lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Markarius menegaskan pembangunan ekonomi berkelanjutan menjadi prioritas utama pemerintah daerah menghadapi tantangan ekonomi mendatang. “Jika Pekanbaru semakin maju dan berkembang, pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau ikut terdongkrak,” tegasnya. Pemerintah optimistis kolaborasi pembangunan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap kuat pada tahun-tahun berikutnya.(R-04)

