Capaian Baru 18,5%, Cek Kesehatan Gratis Diburu Target 46%
ASN di lingkungan Pemprov Riau mengikuti Cek Kesehatan Gratis. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News – Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyelenggarakan cek kesehatan gratis bagi seluruh PNS. Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan HUT ke-69 Provinsi Riau. Langkah ini sekaligus mengejar target nasional sebesar 46 persen.
Hingga triwulan I tahun 2026, capaian cek kesehatan gratis baru di angka 18,5 persen. Angka itu masih jauh dari sasaran yang ditetapkan pemerintah pusat. Perlu gerakan masif agar target bisa tercapai tepat waktu.
Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Cek kesehatan gratis berlangsung mulai 13 hingga 23 Juli mendatang. Saat ini lima Organisasi Perangkat Daerah sudah dilayani.
"Hari pertama pelaksanaan di Bappeda Riau," ujar Zulkifli, Rabu, 15 Juli 2026. Empat OPD lain menyusul pada hari kedua kegiatan. Di antaranya BRIDA, BPSDM, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kesehatan.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga masuk dalam gelombang awal. Selanjutnya jadwal bergulir ke seluruh OPD tersisa di lingkungan Pemprov. Total ada 29.821 pegawai yang menjadi sasaran utama.
Jumlah itu terdiri dari 12.286 pegawai laki-laki dan 17.535 perempuan. Nantinya pemerintah kabupaten dan kota se-Riau akan ikut bergerak serentak. Dukungan juga datang dari 88 perguruan tinggi di wilayah ini.
Perluasan sasaran ditujukan pada kelompok usia produktif. Langkah ini diambil demi optimalisasi program prioritas nasional. Deteksi dini penyakit menjadi kunci utama kesehatan masyarakat.
"Perguruan tinggi punya peran besar menyukseskan program ini," tambahnya. Civitas akademika menjadi mitra strategis penyebaran informasi kesehatan. Kesadaran masyarakat perlu dibangun bersama berbagai pihak.
Cek kesehatan gratis bukan sekadar syarat administrasi semata. Tujuannya mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang parah. Penanganan awal bisa menekan beban pengobatan di masa depan.
Pegawai negeri diharapkan menjadi teladan bagi kelompok masyarakat lain. Partisipasi aktif menjadi bukti kepedulian terhadap diri sendiri. Tubuh yang sehat menunjang kinerja pelayanan publik lebih baik.
Penyelenggaraan berjalan tertib dengan protokol kesehatan yang berlaku. Petugas medis memeriksa kondisi fisik dan mencatat riwayat kesehatan. Hasil pemeriksaan disampaikan langsung kepada peserta.
Bagi yang ditemukan ada indikasi penyakit, diberikan arahan lanjut. Rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat disiapkan jika diperlukan. Pencegahan lebih baik daripada mengobati di tahap lanjut.
Waktu pelaksanaan dibagi sesuai jadwal agar tidak berdesakan. Peserta diimbau membawa kartu identitas saat hadir. Kegiatan ini terbuka khusus bagi pegawai negeri sipil.
Pemerintah provinsi berharap capaian bisa melonjak signifikan bulan ini. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program. Masyarakat umum juga diharapkan antusias saat giliran tiba. R-02

