SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      21/07/2026  ❘  10:31 WIB
    • Tim SAR Temukan Jasad Perempuan, Dua Korban Lagi Masih Dicari

      Tim SAR Temukan Jasad Perempuan, Dua Korban Lagi Masih Dicari

      21/07/2026  ❘  10:28 WIB
    • Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      21/07/2026  ❘  09:04 WIB
    • Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      21/07/2026  ❘  07:29 WIB
  • Nasional
    • Walau Sudah Minta Maaf, PWI  Tetap Polisikan Hotman Paris

      Walau Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Polisikan Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  06:46 WIB
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
  • Ekonomi
    • Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      21/07/2026  ❘  10:10 WIB
    • Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      21/07/2026  ❘  09:31 WIB
    • Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      21/07/2026  ❘  09:18 WIB
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
    • Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      21/07/2026  ❘  06:59 WIB
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Diskop Data 1.287 Koperasi di Pekanbaru, 316 Proses Pembubaran

      Diskop Data 1.287 Koperasi di Pekanbaru, 316 Proses Pembubaran

      21/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Pendinginan Karhutla Terus Berlanjut di Tengah Krisis Air

      Pendinginan Karhutla Terus Berlanjut di Tengah Krisis Air

      21/07/2026  ❘  11:42 WIB
    • Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

      Pemprov Riau Gandeng Perusahaan Perbaiki Jalan Mahato–Simpang Manggala

      21/07/2026  ❘  11:35 WIB
    • BMKG: Hampir Seluruh Riau akan Diguyur Hujan Hari Ini!

      BMKG: Hampir Seluruh Riau akan Diguyur Hujan Hari Ini!

      21/07/2026  ❘  09:53 WIB
  • Sport
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Puluhan Tahun Perusahaan Sawit di Riau Beroperasi Ilegal Garap Kawasan Hutan: Ke Mana Selama Ini Aparat dan Pejabat Kita?

Raya Desmawanto 02/07/2022  ❘  10:06 WIB • Opini
Bagikan :
Puluhan Tahun Perusahaan Sawit di Riau Beroperasi Ilegal Garap Kawasan Hutan: Ke Mana Selama Ini Aparat dan Pejabat Kita?

Ilustrasi perkebunan sawit di dalam kawasan hutan. Foto: Net

SABANGMERAUKE NEWS - Penyitaan 37 ribu hektar lahan kebun sawit dan dua pabrik kelapa sawit PT Duta Palma Grup di Indragiri Hulu oleh Kejaksaan Agung 22 Juni lalu, mendadak jadi pembicaraan publik. Sebagian kaget, namun ada juga yang merasa hal itu biasa-biasa saja.

Kaget lantaran baru kali ini aparat hukum 'berani' melakukan tindakan keras terukur terhadap korporasi perkebunan sawit yang banyak 'minyaknya'.

BERITA TERKAIT:  Jaksa Agung: Kebun Sawit PT Duta Palma Grup Tak Ada Izin, Sebulan Raup Cuan Rp 600 Miliar

Bagi yang menilai tindakan penyitaan itu biasa-biasa saja, mungkin sudah paham kalau aksi perambahan hutan oleh korporasi kebun sawit adalah cerita lama. Justru, kelompok yang kedua ini kaget mengapa peristiwa pidana selama puluhan tahun lamanya, baru dilakukan penindakan saat ini.

Kita patut mengapresiasi langkah tegas Kejagung yang melakukan penyidikan terhadap PT Duta Palma Grup, perusahaan yang selama ini memang punya reputasi negatif.

BERITA TERKAIT:  Terkuak! Sejumlah Pejabat Pemkab Inhu Pernah Diperiksa Jampidsus Terkait Kebun Sawit PT Duta Palma Grup yang Disita Kejagung

Delapan tahun lalu, korporasi sawit ini terlibat dalam dugaan korupsi suap alih fungsi kawasan hutan pada kebun sawit yang digarapnya bertahun-tahun lamanya. Ceritanya, perusahaan memanfaatkan momentum perubahan kawasan hutan di Riau dan menitipkan lahannya untuk 'diputihkan' lewat usulan Gubernur Riau saat itu dijabat Annas Maamun.

Belakangan terendus kalau perusahaan memberikan segepok uang kepada orang dekat Annas yakni Gulat Medali Emas Manurung untuk lobi perubahan kawasan hutan tersebut. Manajer Legal PT Duta Palma, Suheri Terta telah divonis bersalah Mahkamah Agung dalam kasus tersebut, sebelumnya oleh Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru divonis bebas.

Sang pemilik korporasi Duta Palma yang terafiliasi dengan Darmex Agro, Surya Darmadi sudah berstatus tersangka. Namun, keberadaannya kini tak diketahui hingga ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Di tengah status buron Surya Darmadi, Kejagung 'mengacak-acak' PT Duta Palma Grup di Indragiri Hulu. Jaksa Agung, ST Burhanuddin menegaskan, meski berstatus buron, namun hasil produksi kebun sawit dan pabrik kelapa sawit tetap dikirim ke Surya. Perusahaan dikelola oleh manajemen profesional.

Jaksa Agung menyebut angka uang yang cukup mengagetkan dari hasil kebun sawit dan pabrik PT Duta Palma. Yakni menghasilkan Rp 600 miliar per bulan.

Jajaran Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung tengah menyidik dugaan tindak pidana pencucian uang dalam kasus ini. Kemarin, Jumat (1/7/2022), mantan Bupati Inhu dua periode, Yopi Arianto diperiksa oleh penyidik Jampidsus di Gedung Bundar, Jakarta.

ST Burhanuddin menyebut perusahaan Duta Palma Grup telah menyerobot hutan negara. Kegiatan perkebunan kelapa sawit tidak mengantongi izin semestinya. Sejauh ini, perwakilan PT Duta Palma tidak pernah melakukan klarifikasi atas persoalan hukum yang melilit perusahaan.

Reputasi PT Duta Palma Grup juga tak baik-baik amat jika berhadapan dengan masyarakat. Sejumlah konflik pecah antara perusahaan ini dengan rakyat. Tak jarang, masyarakat menjadi pesakitan hukum dijerat aparat. Misalnya, kasus kepala desa di Kuansing yang dipenjara karena konflik mempertahankan tanah masyarakat beberapa tahun silam.

BERITA TERKAIT:  Inilah 8 Perusahaan Seluas 75 Ribu Hektar Dikelola PT Surya Dumai Grup Diduga Tanpa Izin Pelepasan Kawasan Hutan

Di tengah proses penyidikan PT Duta Palma, data terbaru dirilis oleh lembaga Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) dan Lembaga Pencegah Perusak Hutan Indonesia (LPPHI). Kedua NGO ini menduga 8 perusahaan kelapa sawit milik PT Surya Dumai Grup (First Resource) diduga tidak mengantongi izin pelepasan kawasan hutan.

Diduga kuat perusahaan sejak lama telah menanam sawit di kawasan hutan tanpa izin pelepasan hutan dengan total luasan mencapai 75.378 hektar. Selain itu, sebagian lahan tersebut juga diduga tidak mengantongi hak guna usaha (HGU) dengan total luas 47.479 hektar. Hingga kini manajemen First Resource belum memberikan klarifikasi soal tudingan serius ini.

 

Untuk dugaan kasus First Resource ini, semestinya aparat penegak hukum pun harus menyentuhnya. Apalagi, data yang dibeberkan CERI dan LPPHI cukup gamblang. Agar tidak terjadi tebang pilih dalam proses penegakan hukum. Apalagi, negara berpotensi kehilangan triliunan rupiah, jika benar puluhan ribu hektar kawasan hutan yang disulap jadi kebun sawit tak mengantongi izin alias ilegal.

Kasus Lama

Aksi perambahan hutan untuk kegiatan perkebunan kelapa sawit di Riau bukan cerita baru. Ini adalah fakta lama yang tak kunjung diproses hukum secara tegas dan tuntas.

Perampokan kawasan hutan oleh kalangan korporasi telah membuat segelintir orang menjadi konglomerat. Aset mereka melimpah bahkan mengalir hingga ke luar negeri. Pada sisi lain, nasib pekerja perusahaan miris. Mereka umumnya adalah buruh pekerja murah yang rentan tanpa perlindungan.

Publik mempertanyakan mengapa peristiwa pidana ini tak ditelisik secara awal. Kegiatan pembukaan kebun sawit secara ilegal, sesungguhnya bukan perkara sulit.

Anak tamatan SMK yang biasa menggunakan alat Global Positioning System (GPS) dapat dengan mudah mengetahui soal keberadaan sah tidaknya usaha perkebunan. Tracking posisi koordinat secara sederhana lalu disandingkan dengan peta kawasan hutan, secara gamblang bisa menunjukkan ilegal tidaknya kebun sawit atau usaha lainnya.

Tapi mengapa aparat dan pejabat serta otoritas terkait terkesan tak mampu menindaknya. Publik mencurigai kalau kegiatan ilegal ini sudah terlalu lama dibiarkan terjadi. Dugaan motif tutup mata pun merebak. Ada yang menyebut pembiaran itu identik dengan peliharaan junto sapi perahan.

Publik meragukan keseriusan negara melalui aparat dan pejabatnya untuk menindak 'partai besar' korporasi perambah hutan. Beda, ketika pelakunya rakyat jelata yang berusaha 2-5 hektar, aparat tampak sigap dan cekatan.

Fakta-fakta terpapar jelas dan gamblang dilihat mata. Tengoklah hancurnya kawasan hutan di Riau, termasuk hutan konservasi dan hutan lindung. 

Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, TN Bukit Tigapuluh, Suaka Margasatwa (SM) Balairaja dan SM Kerumutan. Keempat kawasan konservasi itu hancur luluh lantak oleh aksi kanibalisasi kawasan hutan untuk perkebunan kelapa sawit. Kejadian sudah berlangsung lama, tetapi terkesan dibiarkan dan negara tak berdaya.

 

Wajar saja, ketika Kejagung RI mengusut dugaan korupsi PT Duta Palma Grup, publik kembali bertanya: ke mana selama ini aparat dan pejabat kita? Atau dengan kata lain, di mana posisi negara? (*)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :PT Duta Palma GrupKejaksaan AgungFirst ResourceSabangMeraukeNews.com

BERITA TERKAIT :

  • Heboh SK Pengangkatan Guru PPPK Kuansing Tak Kunjung Dibagikan: Siapa yang Bohong dan Sikap Pemkab yang Terkesan Tertutup

    Heboh SK Pengangkatan Guru PPPK Kuansing Tak Kunjung Dibagikan: Siapa yang Bohong dan Sikap Pemkab yang Terkesan Tertutup

    Umum •
    02/07/2022 ❘ 08:34 WIB
  • Bupati Wardan Dikritik Keras Tak Becus Jalankan Proyek, Ini Responnya

    Bupati Wardan Dikritik Keras Tak Becus Jalankan Proyek, Ini Responnya

    Nasional •
    02/07/2022 ❘ 08:13 WIB
  • Demi Pembebasan Irian, Bung Karno Enggan Berobat Sakit Ginjal

    Demi Pembebasan Irian, Bung Karno Enggan Berobat Sakit Ginjal

    Nasional •
    02/07/2022 ❘ 08:06 WIB
  • Tak Tahu Malu! 60 Persen Orang Kaya Indonesia Konsumsi 80 Persen BBM Subsidi

    Tak Tahu Malu! 60 Persen Orang Kaya Indonesia Konsumsi 80 Persen BBM Subsidi

    Ekonomi •
    02/07/2022 ❘ 07:39 WIB
  • Mantan TKW Hongkong Raup Rp 200 Miliar dari Investasi Bodong, Korbannya Ribuan Orang Sampai ke Papua

    Mantan TKW Hongkong Raup Rp 200 Miliar dari Investasi Bodong, Korbannya Ribuan Orang Sampai ke Papua

    Hukrim •
    02/07/2022 ❘ 00:43 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan