Piala Dunia 2026
Gagal Penalti, Mbappe Balas Tuntas! Prancis Kunci Tiket Semifinal Piala Dunia
Ekspresi Kylian Mbappe usai membobol gawang Maroko di perempat final Piala Dunia 2026, Jumat dinihari, 10 Juli 2026. (sumber: AP Photo/Steven Senne)
AMERIKA SERIKAT, SabangMerauke News – Prancis memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Maroko 2-0. Les Bleus mengakhiri perlawanan Singa Atlas melalui penampilan gemilang Kylian Mbappe. Kemenangan itu mengantar Prancis menjadi tim pertama di empat besar turnamen.
Laga di Boston Stadium berjalan keras sejak menit awal, Jumat dinihar, 10 Juli 2026. Prancis langsung mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola. Maroko memilih bertahan sambil menunggu peluang serangan balik.
Kesempatan emas hadir pada menit ke-25 pertandingan. Mbappe dijatuhkan Noussair Mazraoui di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik penalti.
Momentum besar itu justru berubah menjadi drama. Tendangan Mbappe dibaca sempurna Yassine Bounou. Kiper Maroko menepis bola dengan tenang dan menjaga skor tetap imbang.
Kegagalan itu sempat memancing keraguan terhadap sang kapten serangan. Namun Prancis tidak kehilangan ritme permainan. Les Bleus terus menekan pertahanan Maroko hingga turun minum.
Lucas Digne hampir memecahkan kebuntuan menjelang jeda. Sepakan kerasnya hanya membentur mistar gawang. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Maroko mulai berani keluar menyerang. Namun ruang kosong justru dimanfaatkan Prancis secara efektif.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-60 pertandingan. Mbappe menggiring bola dari sisi kiri pertahanan lawan. Ia kemudian melepaskan tembakan melengkung menuju pojok gawang.
Bounou kali ini hanya terpaku menyaksikan bola bersarang. Gol itu menjadi jawaban sempurna atas kegagalan penaltinya. Stadion Boston pun bergemuruh menyambut keunggulan Prancis.
Enam menit berselang, Mbappe kembali menjadi aktor utama. Ia mengirim umpan matang kepada Ousmane Dembélé. Penyerang Paris itu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Bounou.
Gol kedua membuat Prancis bermain lebih nyaman. Maroko dipaksa mengejar ketertinggalan dengan risiko besar. Ruang terbuka mulai bermunculan di lini belakang mereka.
Achraf Hakimi beberapa kali mencoba membangun serangan cepat. Azzedine Ounahi juga berupaya menghidupkan lini tengah. Namun pertahanan Prancis tetap disiplin sepanjang pertandingan.
Mike Maignan tampil tenang mengawal gawang Les Bleus. Setiap ancaman berhasil dipatahkan dengan baik. Maroko kesulitan menciptakan peluang bersih.
Mbappe sempat mengalami benturan keras pada babak kedua. Tim medis masuk memberikan perawatan cukup lama. Penyerang Real Madrid itu akhirnya ditarik keluar sebagai langkah pencegahan.
Meski keluar lapangan lebih awal, pengaruh Mbappe tetap terasa. Satu gol dan satu assist mengubah arah pertandingan. FIFA kemudian menetapkannya sebagai pemain terbaik laga.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Prancis sepanjang laga. Les Bleus melepaskan 22 tembakan sepanjang pertandingan. Maroko hanya mampu membalas lima percobaan.
Sebanyak sembilan tembakan Prancis mengarah tepat ke gawang. Maroko hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran. Efektivitas menjadi pembeda terbesar kedua tim.
Pelatih Didier Deschamps juga patut mendapat kredit. Pergantian pemain menjaga intensitas permainan tetap tinggi. Prancis mampu mengontrol tempo hingga peluit panjang berbunyi.
Di kubu Maroko, perjalanan luar biasa akhirnya berhenti. Singa Atlas kembali menunjukkan semangat juang tinggi. Namun kualitas penyelesaian akhir belum cukup mengimbangi Prancis.
Kylian Mbappe membuktikan pemain besar tidak larut dalam kegagalan. Ia bangkit hanya beberapa puluh menit setelah penalti gagal. Penampilan itu mengangkat moral seluruh tim Prancis.
"Tim ini selalu percaya kepada kemampuannya sendiri," kata Didier Deschamps. "Respons pemain setelah jeda sangat menentukan hasil pertandingan."
Yassine Bounou juga mengakui kualitas lawan yang dihadapi. "Kami berjuang hingga akhir pertandingan," ujarnya. "Prancis menghukum setiap kesalahan kecil kami."
Mbappe tidak hanya mencetak gol penting. Pergerakannya terus memecah konsentrasi pertahanan Maroko. Ruang yang tercipta dimanfaatkan rekan-rekannya secara maksimal.
Kemenangan ini membawa Prancis semakin dekat menuju trofi dunia. Les Bleus kini menunggu pemenang laga Spanyol melawan Belgia. Semifinal diprediksi berlangsung jauh lebih sengit.
Jika menghadapi Spanyol, duel penguasaan bola akan tersaji. Bila bertemu Belgia, kekuatan transisi cepat menjadi tantangan berbeda. Kedua kemungkinan itu menuntut Prancis tampil lebih tajam.
Performa Mbappe menjadi modal terbesar Les Bleus. Dembélé juga memperlihatkan ketajaman yang terus meningkat. Kombinasi keduanya membuat lini depan Prancis semakin menakutkan.
Maroko memang tersingkir dari turnamen. Namun perjuangan mereka tetap meninggalkan kesan mendalam. Singa Atlas kembali membuktikan mampu bersaing melawan kekuatan dunia.
Sementara itu, Prancis melanjutkan langkah dengan penuh keyakinan. Jalan menuju final kini semakin terbuka lebar. Les Bleus tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Piala Dunia 2026
Mesir Gugat FIFA Usai Drama Lawan Argentina, Kontroversi VAR Memanas
-
Piala Dunia 2026
Gregor Kobel Antar Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia

