Truk Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun, Jalur Padang-Solok Lumpuh Total
Kemacetan panjang di Sitinjau Lauik akibat kecelakaan beruntun, Rabu malam, 8 Juli 2026. (sumber: istimewa)
SUMBAR, SabangMerauke News – Malam di Sitinjau Lauik berubah menjadi lautan lampu rem. Arus kendaraan berhenti tanpa kepastian bergerak. Sebuah kecelakaan beruntun melumpuhkan jalur Padang-Solok selama berjam-jam, Rabu malam, 8 Juli 2026.
Peristiwa terjadi di Kelok Aia Bajanjang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Lima kendaraan dilaporkan terlibat dalam tabrakan tersebut.
Dugaan awal mengarah pada sebuah truk paket. Kendaraan itu diduga mengalami rem blong. Truk kemudian menghantam kendaraan lain di depannya.
Benturan keras membuat badan jalan tertutup kendaraan. Arus lalu lintas langsung tersendat dari dua arah. Ribuan pengendara terjebak dalam antrean panjang.
Kemacetan dari arah Solok menuju Padang mencapai kawasan Rumah Makan Mintuo. Dari arah sebaliknya, antrean juga mengular panjang. Kendaraan nyaris tidak bergerak hingga larut malam.
Pengendara bernama Abel menyaksikan langsung situasi tersebut. Ia mengatakan kemacetan berlangsung cukup lama. Kondisi jalan benar-benar lumpuh setelah kecelakaan.
"Saya melihat kendaraan berhenti total dari kedua arah," ujar Abel.
Menurutnya, titik kemacetan terparah berada di sekitar lokasi tabrakan. Pengendara memilih menunggu di dalam kendaraan. Sebagian lainnya turun untuk mencari informasi.
Laporan dari sopir travel juga menunjukkan kondisi serupa. Arus belum kembali normal hingga malam. Antrean kendaraan terus bertambah.
"Kondisinya masih macet ketika rekan kami melintas," kata Abel.
Informasi awal menyebut truk melaju dari arah Solok. Saat memasuki turunan panjang, rem diduga tidak berfungsi. Kendaraan kemudian kehilangan kendali.
Truk menghantam mobil travel dari arah berlawanan. Benturan berlanjut melibatkan kendaraan lainnya. Situasi berubah menjadi tabrakan beruntun.
Video kejadian cepat menyebar melalui media sosial. Rekaman memperlihatkan kendaraan saling bertumpuk. Banyak pengendara berhenti menyaksikan peristiwa tersebut.
Dalam video terlihat tiga unit truk berada di lokasi. Selain itu terdapat sebuah pikap Grandmax. Sebuah minibus Avanza juga mengalami kerusakan parah.
Bagian depan dan belakang minibus tampak ringsek. Pikap mengalami kerusakan cukup berat. Truk berhenti melintang di badan jalan.
Meski kerusakan kendaraan cukup serius, tidak ada korban jiwa. Salah seorang sopir travel mengalami luka ringan. Korban segera mendapatkan penanganan.
"Teman saya hanya mengalami luka ringan," ungkap Abel.
Informasi tersebut sedikit melegakan para pengguna jalan. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar. Kendaraan membutuhkan proses evakuasi.
Proses evakuasi menjadi tantangan tersendiri. Kelok Aia Bajanjang memiliki medan sempit. Ruang gerak alat berat juga terbatas.
Sitinjau Lauik memang dikenal sebagai jalur ekstrem. Turunan curam berpadu tikungan tajam. Jalur itu sering menjadi lokasi kecelakaan.
Banyak sopir mengurangi kecepatan saat melintas. Mereka memahami risiko lintasan tersebut. Kondisi kendaraan menjadi penentu keselamatan.
Peristiwa kali ini kembali menyoroti pentingnya pemeriksaan kendaraan. Sistem pengereman harus dipastikan berfungsi sempurna. Kesalahan kecil dapat berakibat fatal.
Pengemudi angkutan barang juga diingatkan lebih waspada. Jalur menurun membutuhkan teknik mengemudi khusus. Penggunaan gigi rendah menjadi keharusan.
Selain faktor kendaraan, kepadatan lalu lintas memperbesar risiko. Sedikit gangguan dapat memicu antrean panjang. Dampaknya langsung dirasakan ribuan pengguna jalan.
Hingga malam, kendaraan masih dievakuasi bertahap. Pengendara diminta bersabar melewati lokasi. Arus diprioritaskan secara bergantian.
Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu penyelidikan. Dugaan rem blong menjadi fokus utama. Keterangan saksi turut dikumpulkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengemudi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kondisi kendaraan wajib diperiksa sebelum perjalanan.
Kelok Sitinjau Lauik sekali lagi menunjukkan wajah aslinya. Jalur indah itu menyimpan risiko besar. Kewaspadaan tetap menjadi perlengkapan paling penting di setiap perjalanan. R-02

