Mengaji Massal ASN Pemko Pekanbaru Pecahkan Rekor MURI pada Penutupan HUT Ke-242
Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat sejarah baru melalui kegiatan mengaji massal melibatkan 9.184 aparatur sipil negara. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - Pemerintah Kota Pekanbaru mencatat sejarah baru melalui kegiatan mengaji massal melibatkan 9.184 aparatur sipil negara. Kegiatan penutup Hari Ulang Tahun Pekanbaru ke-242 tersebut resmi memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia kategori ASN mengaji dengan peserta terbanyak. Ribuan peserta memenuhi pelataran Masjid Agung An Nur dalam suasana religius dan penuh kekhidmatan.
Kegiatan berlangsung Sabtu malam, 4 Juli 2026, sejak sore hari dengan kehadiran ribuan peserta. ASN, PPPK, tenaga non-ASN, serta masyarakat mulai memadati kawasan masjid sejak pukul 17.00 WIB. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib hingga malam hari.
Mayoritas peserta mengenakan pakaian serba putih serta membawa perlengkapan ibadah menuju lokasi kegiatan. Area laki-laki dan perempuan dipisahkan demi menjaga ketertiban selama pelaksanaan ibadah bersama. Panitia juga menyiapkan sistem absensi digital menggunakan pemindaian barcode sebelum peserta memasuki lokasi.
Acara diawali Salat Magrib berjamaah kemudian dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama. Setelah Salat Isya berjamaah, seluruh peserta serentak melantunkan Surah Al-Mulk dengan penuh kekhusyukan. Momen tersebut menjadi penilaian utama hingga akhirnya memperoleh pengakuan dari Museum Rekor Indonesia.
Rekor MURI diberikan untuk kategori aparatur sipil negara mengaji dengan jumlah peserta terbanyak. Capaian tersebut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru ke-242. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa mampu memperkuat budaya religius dalam lingkungan birokrasi.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho hadir bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar mendampingi seluruh rangkaian acara. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga turut memenuhi kawasan masjid. Kehadiran ribuan peserta menciptakan suasana khidmat sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Agung Nugroho menyebut peringatan hari jadi kota tidak sekadar menghadirkan kegiatan seremonial semata. Pemerintah memilih menghadirkan kegiatan religius sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Kini tibalah acara puncak hari jadi Kota Pekanbaru, tabligh akbar. Rangkaian acara hari jadi Pekanbaru tidak hanya kegiatan seremonial, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Agung, jabatan aparatur sipil negara merupakan amanah sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Nilai keagamaan dinilai mampu memperkuat integritas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pembacaan Surah Al-Mulk menjadi salah satu ikhtiar membangun karakter aparatur pemerintahan.
Agung mengajak seluruh ASN memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan dedikasi melayani masyarakat setiap hari. Pelayanan publik, menurutnya, harus mencerminkan nilai amanah dan tanggung jawab dalam setiap tugas pemerintahan. “Semua di dunia ini milik Allah, termasuk jabatan yang diemban para ASN. Mari tingkatkan pelayanan melalui ikhtiar membaca Surah Al-Mulk malam ini,” katanya.
Selain mengaji bersama, kegiatan ditutup dengan tabligh akbar menghadirkan Ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah utama. Ribuan jamaah bertahan mengikuti tausiyah hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. Momentum tersebut semakin memperkuat nuansa religius selama peringatan hari jadi kota.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengajak seluruh peserta memanjatkan doa demi masa depan daerah lebih baik. Harapan dipanjatkan agar masyarakat memperoleh keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari. Doa bersama menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Pekanbaru ke-242.
Agung berharap Pekanbaru senantiasa terlindungi dari berbagai ancaman bencana maupun cuaca ekstrem pada masa mendatang. Pemerintah juga berharap pembangunan daerah berjalan lancar dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat. “Mari bersama mendoakan masyarakat Kota Pekanbaru semakin sejahtera, dijauhkan dari cuaca ekstrem serta berbagai bencana,” tutup Agung.
Keberhasilan memecahkan rekor MURI menjadi pencapaian membanggakan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru pada tahun ini. Prestasi tersebut menunjukkan semangat kebersamaan aparatur pemerintah dalam kegiatan keagamaan berskala besar. Capaian nasional tersebut diharapkan menginspirasi daerah lain menghadirkan kegiatan religius berdampak positif bagi masyarakat.(R-04)

