Trionda, Bola Piala Dunia 2026 Buatan Indonesia, Gunakan Teknologi Sensor Canggih
Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan dalam industri olahraga dunia melalui produksi bola resmi Piala Dunia 2026. Foto : Istimewa
MADIUN, SabangMerauke News - Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan dalam industri olahraga dunia melalui produksi bola resmi Piala Dunia 2026. Trionda, bola yang digunakan seluruh peserta turnamen, diproduksi PT Global Way Indonesia di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Kepercayaan Adidas mempertegas kualitas manufaktur nasional memenuhi standar tertinggi FIFA.
Meski Timnas Indonesia gagal tampil pada Piala Dunia 2026, kontribusi nasional tetap hadir melalui industri olahraga. Bola resmi Trionda diproduksi PT Global Way Indonesia yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Produk tersebut digunakan seluruh pertandingan selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.
Kepercayaan Adidas kepada pabrik Indonesia bukan pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia modern. Perusahaan tersebut sebelumnya juga menunjuk fasilitas sama memproduksi Al Rihla untuk Piala Dunia Qatar 2022. Rekam jejak tersebut memperkuat reputasi pekerja Indonesia dalam menghasilkan bola berstandar internasional.
Person In Charge PT Global Way Indonesia, Desy, membenarkan seluruh proses produksi Trionda telah selesai dilaksanakan. Produk tersebut kini digunakan selama pertandingan resmi Piala Dunia 2026 berlangsung. “Iya, betul PT GWI yang produksi. Sudah selesai produksinya karena sudah main bolanya,” ujar Desy, Jumat (3/7/2026).
Desy belum bersedia menjelaskan jumlah produksi maupun rincian distribusi Trionda menuju berbagai negara peserta. Seluruh informasi tersebut menjadi kewenangan manajemen sesuai kebijakan perusahaan. “Mohon maaf. Sesuai kebijakan perusahaan, seluruh informasi kepada media hanya dapat disampaikan General Manager,” katanya.
Adidas kembali menunjuk PT Global Way Indonesia setelah keberhasilan produksi Al Rihla empat tahun sebelumnya. Bola tersebut memperoleh pengakuan internasional selama Piala Dunia Qatar 2022 berlangsung. Keberhasilan itu memperkuat kepercayaan terhadap kualitas produksi pabrik Madiun.
Trionda hadir membawa pembaruan penting melalui penerapan teknologi digital pada pertandingan sepak bola modern. Nama Trionda menggabungkan kata “tri” sebagai simbol tiga tuan rumah serta “onda” berarti gelombang dalam bahasa Spanyol. Filosofi tersebut menggambarkan kolaborasi Kanada, Meksiko, serta Amerika Serikat menyelenggarakan Piala Dunia 2026.
Keunggulan utama Trionda terletak pada sensor elektronik berpresisi tinggi yang tertanam di bagian dalam bola. Sensor tersebut mampu membaca setiap pergerakan bola secara real-time sepanjang pertandingan berlangsung. Seluruh data langsung dikirim menuju sistem Video Assistant Referee guna mendukung pengambilan keputusan lebih akurat.
Teknologi tersebut membantu wasit menentukan berbagai situasi penting selama pertandingan berlangsung dengan tingkat presisi tinggi. Informasi dari sensor dipadukan bersama sistem analisis video untuk mempercepat proses pemeriksaan insiden. Pendekatan tersebut mendukung transparansi sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan tingkat dunia.
Kepercayaan Adidas kembali menjadi pengakuan terhadap kemampuan industri manufaktur Indonesia bersaing pada pasar internasional. Madiun kini tercatat sebagai salah satu daerah penghasil bola sepak berstandar FIFA untuk ajang paling bergengsi. Prestasi tersebut membuktikan kualitas tenaga kerja nasional mampu menghasilkan produk terbaik bagi panggung olahraga dunia.(R-03)

