Cuaca Riau Hari Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Petir di Lima Daerah, 18 Hotspot Masih Terpantau
Ilustrasi
RIAU, SabangMerauke News - Cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (2/7/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan pada pagi hingga siang hari. Memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Deby C, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari.
"Pada pagi hingga siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun pada sore hingga malam hari, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir," ujarnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir. Sementara pada dini hari, kondisi cuaca diprakirakan didominasi udara kabur hingga berawan.
Suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 22 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 50 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.
"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau umumnya berada pada kategori rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Meski demikian, masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama nelayan dan operator transportasi perairan, diminta mewaspadai potensi gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah perairan Rokan Hilir serta perairan Dumai-Bengkalis," jelasnya.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga melaporkan hasil pemantauan titik panas (hotspot) hingga pukul 23.00 WIB. Secara keseluruhan terdapat 98 hotspot di Pulau Sumatera, dengan rincian Aceh tiga titik, Jambi satu titik, Kepulauan Bangka Belitung 28 titik, Bengkulu tiga titik, Sumatera Selatan 38 titik, Lampung empat titik, dan Provinsi Riau sebanyak 18 titik.
Di Riau, sebaran hotspot meliputi Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak sembilan titik, Kabupaten Pelalawan tiga titik, Kabupaten Siak dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kota Pekanbaru.
"Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, terdapat 18 titik panas di Provinsi Riau. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah yang masih terpantau memiliki hotspot," kata Deby.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca serta tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca maupun ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah yang masih terdeteksi memiliki titik panas. (R-05)

