KKI 2026 Digelar di Bengkalis, Ajang Teknologi Kapal Nasional Siap Dongkrak Ekonomi Daerah
Politeknik Negeri Bengkalis resmi menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Foto : Istimewa
RIAU, SabangMerauke News - Politeknik Negeri Bengkalis resmi menjadi tuan rumah Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2026. Ajang nasional tersebut mempertemukan mahasiswa terbaik mengembangkan inovasi teknologi maritim. Ribuan peserta diperkirakan memadati Bengkalis selama pelaksanaan kompetisi bergengsi tersebut.
Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, menyampaikan penyelenggaraan KKI 2026 memiliki misi memperkuat inovasi teknologi maritim nasional. Penjelasan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto di Pekanbaru. Ajang nasional ini menjadi ruang lahirnya talenta muda bidang rekayasa kapal.
“Tujuan kompetisi ini mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman,” ujar Johny Custer. Kompetisi juga mengasah kemampuan rekayasa, kolaborasi, serta penyelesaian persoalan teknologi maritim secara nyata. Mahasiswa ditantang menghasilkan karya inovatif sesuai kebutuhan pembangunan sektor kemaritiman Indonesia.
Johny menegaskan KKI 2026 memperkuat penguasaan teknologi maritim demi mendukung kemandirian bangsa menghadapi tantangan global. Semangat kompetisi sehat antarkampus terus didorong melalui penyelenggaraan ajang bergengsi tersebut. “Kompetisi sehat antarkampus melahirkan inovasi terbaik untuk kemajuan maritim Indonesia,” tegasnya.
Kontes Kapal Indonesia tidak sekadar menjadi perlombaan antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi nasional. Ajang tersebut mempertemukan gagasan kreatif menuju inovasi maritim berdaya saing internasional. “Kompetisi ini mempertemukan talenta maritim terbaik mewujudkan inovasi berdaya saing global,” kata Johny.
KKI 2026 menghadirkan dua kategori utama dengan sejumlah cabang kompetisi teknologi kapal modern. Kategori pertama melombakan Desain Inovasi Kapal Coast Guard beserta inovasi konstruksi dan sistem permesinan. Peserta dituntut menghasilkan rancangan kapal patroli modern sesuai kebutuhan nasional.
Kategori kedua melombakan pembuatan serta unjuk performa prototipe kapal berbasis teknologi mutakhir. Cabang tersebut meliputi Autonomous Surface Vessel, Electric Remote Control, Fuel Engine Remote Control, serta Remotely Operated Vehicle. Seluruh perlombaan menguji kemampuan peserta merancang hingga mengimplementasikan teknologi maritim.
Johny optimistis penyelenggaraan KKI 2026 memperkenalkan Riau sebagai pusat pengembangan maritim Indonesia. Posisi strategis Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga mendukung tema kapal patroli nasional. “Masyarakat semakin mengenal Riau sebagai pusat maritim melalui penyelenggaraan kompetisi nasional ini,” ungkapnya.
Penyelenggaraan KKI 2026 juga diprediksi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Bengkalis. Kehadiran ribuan peserta menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro. “Kegiatan tersebut menghadirkan perputaran ekonomi daerah melalui kedatangan ribuan peserta ke Bengkalis,” pungkas Johny. (R-04)

