Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau
Sukanto Tanoto. Foto: Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News – Tahta orang terkaya di Indonesia resmi berganti. Pendiri Royal Golden Eagle (RGE), Sukanto Tanoto mencuat dengan jumlah kekayaan yang sangat fantastis. Sukanto Tanoto, kini menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Tanah Air.
Nilai kekayaannya bukan hanya menggeser posisi konglomerat Prajogo Pangestu, tetapi juga mencerminkan besarnya skala bisnis Sukanto Tanoto.
Bloomberg Billionaires mencatat nilai kekayaan Sukanto Tanoto mencapai US$24,3 miliar atau sekitar Rp 435,02 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD Provinsi Riau tahun 2026 yang berada di kisaran Rp 8,3 triliun, maka harta Sukanto Tanoto setara sekitar 52 kali APBD Riau.
Berikut daftar enam orang terkaya Indonesia versi Bloomberg Billionaires Index per 30 Juni 2026:
1. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto sekaligus Pendiri Royal Golden Eagle (RGE) memiliki kekayaan mencapai US$24,3 miliar atau sekitar Rp435,02 triliun berdasarkan Bloomberg Billionaires Index per 30 Juni 2026.
Data Bloomberg menunjukkan, sepanjang 2026 kekayaan Sukanto Tanoto justru meningkat 12 persen atau sekitar US$2,6 miliar setara Rp46,54 triliun. Kenaikan itu menjadikannya sebagai satu-satunya konglomerat papan atas Indonesia yang mampu mencatat pertumbuhan kekayaan signifikan ketika sebagian besar taipan lain justru mengalami penurunan nilai aset.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Sukanto Tanoto ke peringkat ke-106 orang terkaya dunia.
Sumber kekayaan Sukanto Tanoto berasal dari kelompok usaha Royal Golden Eagle (RGE) yang memiliki bisnis terpadu di sektor pulp dan kertas, kelapa sawit, energi, serat viskosa, hingga pengembangan sumber daya berkelanjutan. Jaringan bisnis RGE tersebar di berbagai negara, termasuk Singapura, China, Inggris, Jerman, dan Indonesia.
2. Prajogo Pangestu
Sementara itu, perubahan terbesar terjadi pada Prajogo Pangestu. Pendiri Grup Barito Pacific itu harus rela turun ke posisi kedua orang terkaya Indonesia setelah nilai kekayaannya merosot tajam sepanjang tahun ini.
Bloomberg mencatat, kekayaan Prajogo Pangestu menyusut hingga US$29,6 miliar atau sekitar Rp529,9 triliun. Penurunan tersebut mencapai 64,2 persen secara year-to-date, sehingga total hartanya kini tersisa US$16,5 miliar atau sekitar Rp295,38 triliun.
Akibat penyusutan tersebut, Prajogo juga turun ke peringkat ke-176 orang terkaya dunia, padahal sebelumnya sempat berada di jajaran elite miliarder global.
3. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong pemilik PT Bayan Resources Tbk. Total kekayaannya tercatat mencapai US$16,1 miliar atau sekitar Rp288,22 triliun. Meski demikian, nilai kekayaannya juga mengalami penurunan sebesar 26,6 persen atau sekitar US$5,8 miliar setara Rp103,83 triliun sepanjang 2026.
4. Budi Hartono
Salah satu pemilik Grup Djarum sekaligus pemegang saham terbesar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Bloomberg mencatat kekayaan Budi Hartono kini sebesar US$13 miliar atau sekitar Rp232,72 triliun.
Nilai tersebut turun 32,3 persen dibanding awal tahun setelah hartanya berkurang sekitar US$6,2 miliar atau setara Rp110,99 triliun. Meski demikian, Budi Hartono masih berada di posisi ke-254 orang terkaya dunia.
5. Anthoni Salim
Pemilik Grup Salim dan Indofood tersebut memiliki total kekayaan sekitar US$11,7 miliar atau Rp209,45 triliun.
Namun, sepanjang 2026 kekayaannya juga terkoreksi cukup dalam. Bloomberg mencatat nilai asetnya turun 26,5 persen atau sekitar US$4,2 miliar, setara Rp75,18 triliun, sehingga menempatkannya di posisi ke-299 miliarder dunia.
6. Dato Sri Tahir
Dato Sri Tahir, pendiri Grup Mayapada. Total kekayaannya mencapai US$9,3 miliar atau sekitar Rp166,49 triliun.
Bisnis Tahir tersebar di berbagai sektor, mulai dari perbankan melalui Bank Mayapada, layanan kesehatan lewat jaringan Mayapada Hospital, properti, media, hingga pertambangan batu bara.
Bloomberg mencatat kekayaan Tahir juga mengalami penyusutan sekitar US$4,4 miliar atau Rp78,77 triliun sepanjang 2026, sehingga turun 32,1 persen dibanding awal tahun. Meski demikian, ia masih berada di peringkat ke-414 orang terkaya dunia.
Perubahan daftar orang terkaya Indonesia tahun ini memperlihatkan dinamika besar di kalangan konglomerat nasional. Di tengah pelemahan nilai kekayaan sejumlah taipan akibat fluktuasi pasar, Sukanto Tanoto justru berhasil mencatatkan pertumbuhan aset dan merebut posisi puncak sebagai orang terkaya di Indonesia. Dengan kekayaan mencapai Rp435,02 triliun atau setara 52 kali APBD Provinsi Riau, dominasi pendiri RGE tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam daftar miliarder Indonesia edisi pertengahan 2026. (R-05)

