Kursi Unri Mendadak Kosong! 314 Mahasiswa Baru Batal Daftar Ulang, Ada Apa?
Ilustrasi gedung rektorat Universitas Riau. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News - Sebanyak 314 calon mahasiswa Universitas Riau yang lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru tidak melakukan registrasi ulang hingga batas waktu yang ditetapkan. Kondisi tersebut terjadi di tengah fenomena nasional saat 60 ribu calon mahasiswa yang lulus dari berbagai PTN tidak mendaftar ulang.
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Riau, Mexsasai Indra, mengatakan, secara keseluruhan, Universitas Riau menerima 3.397 peserta yang dinyatakan lulus seleksi. Hingga penutupan registrasi, hanya 3.082 calon mahasiswa menyelesaikan proses daftar ulang.
Karena itu, jumlah mahasiswa yang batal melakukan registrasi mencapai ratusan orang dan tersebar di berbagai fakultas. "Ada 314 calon mahasiswa yang tidak mendaftar ulang," ujar Mexsasai Indra, Senin, 29 Juni 2026.
Fenomena tersebut tidak hanya terjadi pada satu program studi. Hampir seluruh fakultas mengalami kondisi serupa dengan jumlah yang berbeda-beda.
Program Studi Usaha Perjalanan Wisata di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjadi penyumbang terbanyak mahasiswa yang tidak melakukan registrasi ulang. Sebanyak 17 calon mahasiswa tidak melanjutkan proses administrasi hingga tenggat waktu berakhir.
Posisi berikutnya ditempati Program Studi Akuntansi D3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan 16 calon mahasiswa yang batal registrasi. Di Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan, tercatat 15 calon mahasiswa juga tidak melakukan daftar ulang.
Sementara Program Studi Perpajakan D3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis kehilangan 13 calon mahasiswa, disusul Teknik Sipil D3 Fakultas Teknik dengan 12 calon mahasiswa.
Beberapa program studi lain juga mengalami kondisi serupa. Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Pemanfaatan Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan, serta Teknik Kimia D3 Fakultas Teknik masing-masing mencatat 10 calon mahasiswa yang tidak melanjutkan registrasi.
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik juga kehilangan sembilan calon mahasiswa. Perbedaan angka tersebut membuat kampus memiliki ratusan kursi kosong menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Mexsasai Indra menjelaskan bahwa seluruh kuota yang tidak terisi langsung dialihkan menuju jalur seleksi mandiri agar kapasitas penerimaan mahasiswa tetap optimal. "Kuota tersebut langsung digeser ke jalur mandiri," kata Mexsasai Indra.
Kebijakan tersebut menjadi langkah cepat agar seluruh daya tampung Universitas Riau tetap dapat dimanfaatkan calon mahasiswa lain yang masih menunggu kesempatan masuk perguruan tinggi.
Fenomena mahasiswa batal registrasi sebenarnya bukan hal baru. Hampir setiap tahun, perguruan tinggi negeri menghadapi kondisi serupa setelah hasil seleksi diumumkan.
Sebagian calon mahasiswa memilih perguruan tinggi lain yang lebih sesuai dengan pilihan utama. Ada juga yang memperoleh kesempatan melalui jalur seleksi berbeda, termasuk perguruan tinggi kedinasan, perguruan tinggi luar negeri, maupun universitas swasta dengan program beasiswa.
Faktor ekonomi juga sering menjadi penyebab sebagian peserta mengurungkan niat melanjutkan registrasi meski telah dinyatakan lulus.
Di tingkat nasional, jumlah mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang mencapai sekitar 60 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan masih banyak kursi perguruan tinggi negeri yang akhirnya harus diisi melalui jalur penerimaan berikutnya.
Bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos pada seleksi nasional, kondisi ini membuka peluang baru melalui seleksi mandiri.
Universitas Riau menjadi salah satu kampus yang langsung menyesuaikan kuota penerimaan. Pengalihan kursi kosong menuju jalur mandiri diharapkan mampu menjaga jumlah mahasiswa baru sesuai kapasitas akademik yang telah direncanakan.
Di sisi lain, data tersebut juga menjadi gambaran perubahan pola pilihan calon mahasiswa Indonesia. Kesempatan masuk perguruan tinggi negeri tidak lagi selalu berakhir dengan registrasi ulang. Banyak peserta memilih jalur pendidikan lain setelah mempertimbangkan lokasi kampus, program studi, biaya kuliah, hingga peluang karier pada masa depan.
Bagi Universitas Riau, proses penerimaan mahasiswa baru belum berakhir. Jalur mandiri kini menjadi tahap penentu untuk mengisi ratusan kursi yang masih kosong sebelum perkuliahan dimulai pada tahun akademik 2026. R-02

