SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Rp1 Miliar Ludes, Tiket Tak Terbit! Bos Travel Bongkar Nama Oknum di Balik Gagalnya Pesparawi Kepri

      Rp1 Miliar Ludes, Tiket Tak Terbit! Bos Travel Bongkar Nama Oknum di Balik Gagalnya Pesparawi Kepri

      29/06/2026  ❘  19:13 WIB
    • Drama Pesparawi Kepri Berujung Laporan Polisi, Dugaan Masalah Tiket Rp1 Miliar Mulai Diusut

      Drama Pesparawi Kepri Berujung Laporan Polisi, Dugaan Masalah Tiket Rp1 Miliar Mulai Diusut

      29/06/2026  ❘  18:59 WIB
    • Kabar Panas OTT KPK di Kuansing, Brimob Bersenjata Amankan Rumah Dinas Sekda Zulkarnain

      Kabar Panas OTT KPK di Kuansing, Brimob Bersenjata Amankan Rumah Dinas Sekda Zulkarnain

      29/06/2026  ❘  18:09 WIB
    • Bos Travel Buka Suara Soal Gagalnya PSW Pesparawi Kepri Terbang ke Manokwari, Sebut Oknum Staf DPRD

      Bos Travel Buka Suara Soal Gagalnya PSW Pesparawi Kepri Terbang ke Manokwari, Sebut Oknum Staf DPRD

      29/06/2026  ❘  18:07 WIB
  • Nasional
    • Bos Perusahaan Sawit Ditahan, Polisi Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Bernilai Besar

      Bos Perusahaan Sawit Ditahan, Polisi Bongkar Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Bernilai Besar

      29/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      29/06/2026  ❘  15:25 WIB
    • Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      29/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      29/06/2026  ❘  14:13 WIB
  • Ekonomi
    • IHSG Ditutup Turun 1,28 Persen ke Level 5.820, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama

      IHSG Ditutup Turun 1,28 Persen ke Level 5.820, Saham Big Caps Jadi Penekan Utama

      29/06/2026  ❘  18:36 WIB
    • Minyak Jinak, Rupiah Mengamuk! Pasar Keuangan Indonesia Bikin Dolar Kehilangan Tenaga

      Minyak Jinak, Rupiah Mengamuk! Pasar Keuangan Indonesia Bikin Dolar Kehilangan Tenaga

      29/06/2026  ❘  18:28 WIB
    • Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      29/06/2026  ❘  16:07 WIB
    • Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      29/06/2026  ❘  15:50 WIB
  • Politik
    • Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      29/06/2026  ❘  10:06 WIB
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
    • Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      26/06/2026  ❘  18:14 WIB
  • Hukrim
    • Kuansing Memanas! Bupati Dikabarkan Diperiksa KPK, Deretan Pejabat Ikut Menghilang dari Publik

      Kuansing Memanas! Bupati Dikabarkan Diperiksa KPK, Deretan Pejabat Ikut Menghilang dari Publik

      29/06/2026  ❘  18:12 WIB
    • Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      29/06/2026  ❘  14:39 WIB
    • Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      29/06/2026  ❘  08:45 WIB
    • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      28/06/2026  ❘  15:46 WIB
  • Umum
    • 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      29/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      29/06/2026  ❘  08:58 WIB
    • Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      29/06/2026  ❘  07:26 WIB
    • Viral Dokter Sebut Betis Adalah

      Viral Dokter Sebut Betis Adalah 'Jantung Kedua', Ini Penjelasan Medis yang Jarang Diketahui

      29/06/2026  ❘  07:24 WIB
  • Riau
    • Susun Rencana Kontingensi Terukur, Sesko TNI Terjunkan Pasis Dikreg 55 ke Riau

      Susun Rencana Kontingensi Terukur, Sesko TNI Terjunkan Pasis Dikreg 55 ke Riau

      29/06/2026  ❘  20:38 WIB
    • Perkuat Kesiapsiagaan Daerah, Pemprov Riau Bentuk 6 Satgas Lintas Sektor

      Perkuat Kesiapsiagaan Daerah, Pemprov Riau Bentuk 6 Satgas Lintas Sektor

      29/06/2026  ❘  20:35 WIB
    • Pemprov Riau Ajak Perguruan Tinggi Swasta Perkuat Mutu Pendidikan dan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

      Pemprov Riau Ajak Perguruan Tinggi Swasta Perkuat Mutu Pendidikan dan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

      29/06/2026  ❘  20:29 WIB
    • SF Hariyanto Buka Peta Ancaman Riau, Enam Satgas Langsung Bergerak dari Hutan Sampai Laut

      SF Hariyanto Buka Peta Ancaman Riau, Enam Satgas Langsung Bergerak dari Hutan Sampai Laut

      29/06/2026  ❘  19:57 WIB
  • Sport
    • Jajaran Pelatih Lengkap, PSPS Mulai Seleksi Pemain Pertengahan Juli

      Jajaran Pelatih Lengkap, PSPS Mulai Seleksi Pemain Pertengahan Juli

      29/06/2026  ❘  16:26 WIB
    • PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      29/06/2026  ❘  13:28 WIB
    • Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      29/06/2026  ❘  11:38 WIB
    • Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      29/06/2026  ❘  11:35 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      29/06/2026  ❘  08:53 WIB
    • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      28/06/2026  ❘  12:47 WIB
    • Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      27/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      27/06/2026  ❘  12:48 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Minyak Jinak, Rupiah Mengamuk! Pasar Keuangan Indonesia Bikin Dolar Kehilangan Tenaga

29/06/2026  ❘  18:28 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Minyak Jinak, Rupiah Mengamuk! Pasar Keuangan Indonesia Bikin Dolar Kehilangan Tenaga

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News - Nilai tukar rupiah menutup perdagangan pada Senin, 29 Juni 2026, dengan penguatan cukup tajam. Mata uang Garuda naik 71 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp17.851 per dolar Amerika Serikat, setelah sebelumnya berada di posisi Rp17.922 per dolar AS.

Penguatan tersebut terjadi di tengah bertahannya indeks dolar AS pada kisaran 101,25 sekaligus memperlihatkan perubahan arah sentimen pasar global yang mulai memberi ruang bagi mata uang negara berkembang. Pergerakan rupiah berlangsung seiring menguatnya mayoritas mata uang Asia.

Ringgit Malaysia memimpin penguatan kawasan dengan kenaikan sekitar 0,56 hingga 0,58 persen. Rupiah menyusul di posisi berikutnya, diikuti baht Thailand, peso Filipina, yuan China, yuan offshore, dolar Singapura, dolar Taiwan, serta rupee India.

Kondisi tersebut memperlihatkan tekanan terhadap dolar AS mulai mereda setelah pelaku pasar memperoleh sinyal positif dari perkembangan geopolitik Timur Tengah. Fokus investor bergeser dari kekhawatiran konflik menuju peluang stabilitas ekonomi global.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai perubahan sentimen muncul setelah laporan mengenai komunikasi lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran. 

"Rupiah dan mata uang regional maupun utama dunia umumnya menguat terhadap dolar AS setelah muncul laporan Amerika Serikat dan Iran memilih menahan diri untuk sementara serta pembicaraan masih berjalan sesuai rencana," ujar Lukman Leon, Senin, 29 Juni 2026.

Kondisi tersebut menjadi napas baru bagi pasar keuangan dunia. Sebelumnya, ketegangan sempat meningkat setelah Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di wilayah pesisir selatan. Iran kemudian melancarkan serangan balasan ke fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain memakai rudal serta drone.

Situasi berubah setelah laporan Axios menyebut kedua negara sepakat menghentikan permusuhan dan kembali membuka jalur diplomasi melalui pertemuan di Qatar pada Selasa, 30 Juni 2026. Agenda utama pembicaraan berkaitan dengan implementasi nota kesepahaman mengenai Selat Hormuz.

Meredanya risiko geopolitik ikut menenangkan pasar energi. Harga minyak mentah Brent bertahan di kisaran 72 dolar Amerika Serikat per barel. Stabilitas tersebut mengurangi kekhawatiran gangguan distribusi minyak dunia sekaligus mengurangi tekanan inflasi global.

Menurut Lukman Leong, stabilnya harga minyak memberi ruang bagi investor untuk kembali menempatkan dana pada aset negara berkembang. "Harga minyak relatif stabil sehingga kekhawatiran gangguan pasokan ikut berkurang," kata Lukman Leong.

Dari dalam negeri, penguatan rupiah juga memperoleh dorongan kuat dari pasar Surat Utang Negara (SUN). Investor terlihat kembali memburu obligasi pemerintah sehingga mendorong penurunan imbal hasil hampir di seluruh tenor.

 

Yield obligasi tenor lima tahun mengalami penurunan paling tajam sebesar 5,2 basis poin menjadi 7,08 persen. Obligasi tenor enam tahun turun menjadi 7,17 persen, tenor delapan tahun menjadi 7,22 persen, sedangkan tenor enam belas tahun turun menuju 7,30 persen.

Penurunan imbal hasil menjadi sinyal meningkatnya minat investor terhadap instrumen pendapatan tetap Indonesia. Kondisi tersebut sekaligus memperkuat permintaan rupiah di pasar valuta asing.

Selain obligasi, pelaku pasar juga mulai mengarahkan perhatian pada sejumlah indikator ekonomi penting yang akan diumumkan pada awal Juli. Salah satunya data inflasi Indonesia yang dijadwalkan rilis pada Rabu, 1 Juli 2026.

Survei Bloomberg terhadap 20 ekonom memperkirakan inflasi tahunan Indonesia mencapai 3,2 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi Mei sebesar 3,08 persen.

Perkiraan tersebut membuat pelaku pasar mulai menghitung arah kebijakan Bank Indonesia pada semester kedua tahun ini. Ekspektasi inflasi yang lebih stabil memberi keyakinan tekanan harga mulai terkendali dalam beberapa kuartal mendatang.

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai perhatian investor tidak hanya tertuju pada inflasi, melainkan juga neraca perdagangan Indonesia.  "Data inflasi dan neraca perdagangan akan menjadi acuan penting pasar untuk membaca kondisi ekonomi nasional sekaligus menentukan arah rupiah berikutnya," ujar Ibrahim.

Sentimen domestik lain ikut memperkuat optimisme investor. Program restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu faktor yang dipandang mampu meningkatkan efisiensi ekonomi nasional.

Pemerintah menargetkan penyederhanaan jumlah perusahaan pelat merah dari sekitar seribu entitas menjadi sekitar 250 perusahaan. Langkah tersebut diproyeksikan mengurangi beban fiskal sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan aset negara.

Keputusan pemerintah tidak memanfaatkan fasilitas pendanaan Dana Moneter Internasional (IMF) senilai 30 miliar dolar Amerika Serikat juga dipandang sebagai sinyal positif. Kebijakan tersebut memperlihatkan keyakinan terhadap fundamental ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, pemerintah menyiapkan penguatan likuiditas perbankan melalui penempatan kembali dana sekitar Rp281 triliun ke Himpunan Bank Milik Negara. Dana siaga hingga Rp100 triliun juga disiapkan untuk menjaga kapasitas penyaluran kredit apabila diperlukan.

Meski sentimen positif mendominasi perdagangan hari ini, tantangan eksternal belum sepenuhnya hilang. Bank sentral Amerika Serikat masih mempertahankan sikap ketat terhadap kebijakan suku bunga.

Sejumlah pejabat Federal Reserve kembali menyampaikan pandangan hawkish. Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, memperkirakan masih terdapat peluang kenaikan suku bunga selama 2026. Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee juga menilai inflasi inti Amerika Serikat masih berada di level tinggi.

Lukman Leong mengingatkan data ekonomi Amerika Serikat pada pekan ini akan menjadi penentu arah pasar berikutnya. "Investor masih menunggu data manufaktur serta Non-Farm Payrolls. Jika hasilnya tetap kuat, pernyataan hawkish Federal Reserve berpotensi berlanjut," ujar Lukman Leong.

Di pasar regional, penguatan mata uang berlangsung cukup merata. Yuan China naik sekitar 0,12 persen, peso Filipina menguat 0,22 persen, sedangkan ringgit Malaysia mencatat kenaikan lebih dari 0,5 persen.

Sebagian mata uang Asia masih bergerak melemah. Yen Jepang turun tipis sekitar 0,05 persen, won Korea Selatan terkoreksi sekitar 0,53 persen, sementara dolar Hong Kong bergerak negatif sekitar 0,01 persen.

Bank Indonesia juga mencatat penguatan melalui kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Nilai JISDOR berada di level Rp17.956 per dolar AS, lebih baik dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya sebesar Rp17.962 per dolar AS.

Pergerakan rupiah sepanjang Senin memperlihatkan perubahan sentimen global dapat memberi dampak langsung terhadap pasar domestik. Stabilnya harga minyak, meredanya konflik geopolitik, derasnya aliran dana menuju obligasi pemerintah, serta optimisme terhadap fundamental ekonomi Indonesia menjadi kombinasi yang mengangkat nilai tukar mata uang Garuda.

Meski demikian, arah rupiah sepanjang pekan masih bergantung pada hasil data inflasi Indonesia, laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat, perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran, serta kebijakan Federal Reserve. Seluruh faktor tersebut diperkirakan kembali menjadi penggerak utama pasar keuangan global dalam beberapa hari mendatang.  R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniNilai TukarKonflik AS IranBank IndonesiaThe FedEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • IHSG Sempat Melesat, Lalu Terseret Zona Merah, Investor Langsung Pasang Mata

    IHSG Sempat Melesat, Lalu Terseret Zona Merah, Investor Langsung Pasang Mata

    Ekonomi •
    29/06/2026 ❘ 09:14 WIB
  • Rupiah Masih Dibayangi Level Rp18.000, Pasar Tunggu Sinyal Besar Pekan Ini

    Rupiah Masih Dibayangi Level Rp18.000, Pasar Tunggu Sinyal Besar Pekan Ini

    Ekonomi •
    29/06/2026 ❘ 09:06 WIB
  • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

    Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

    Internasional •
    28/06/2026 ❘ 12:47 WIB
  • Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga Pangan Minggu Ini Bikin Kejutan

    Cabai Tak Lagi Pedas di Kantong, Harga Pangan Minggu Ini Bikin Kejutan

    Ekonomi •
    28/06/2026 ❘ 12:22 WIB
  • Bukan karena Ingin Kaya, Ini Alasan Terbaru Warga RI Rajin Menabung, Ternyata Takut Biaya Hidup Makin Mahal

    Bukan karena Ingin Kaya, Ini Alasan Terbaru Warga RI Rajin Menabung, Ternyata Takut Biaya Hidup Makin Mahal

    Umum •
    28/06/2026 ❘ 07:11 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
  • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    20/06/2026  ❘  15:43 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan