Purbaya Siapkan Tim Daerah Awasi SPPG, Tempat Bermasalah Terancam Ditutup
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkuat pengawasan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi nasional. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkuat pengawasan anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi nasional. Langkah tersebut mendukung akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan mulai berjalan pekan depan melalui jaringan Kementerian Keuangan daerah.
Purbaya menjelaskan pengawasan dilakukan setelah menerima permintaan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang. Tim daerah memantau seluruh SPPG secara berkala. “Orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG secara berkala,” kata Purbaya.
Pengawasan memanfaatkan jaringan KPKNL dan KPPN di seluruh kabupaten serta kota Indonesia. Tim khusus segera dibentuk memantau pelaksanaan anggaran. “Saya punya alat dan saya bisa kontrol anggarannya,” ujarnya.
Purbaya menegaskan sistem pengawasan dibuat lebih transparan serta terstruktur demi mencegah penyimpangan anggaran program. Pengawasan tidak hanya dilakukan Badan Gizi Nasional. “Yang awasi bukan BGN sendiri, tetapi di tempat saya juga,” tegasnya.
Evaluasi pelaksanaan pengawasan dijadwalkan berlangsung setiap dua bulan melalui laporan lapangan dan rekomendasi perbaikan. Hasil evaluasi disampaikan langsung kepada Badan Gizi Nasional. Temuan serius berpotensi berujung penutupan SPPG.
Purbaya memastikan rekomendasi penutupan dipertimbangkan jika pelanggaran terbukti terjadi dalam pelaksanaan program. Keputusan diambil melalui pembahasan bersama Badan Gizi Nasional. “Kalau rekomendasi tutup, ya tutup,” ujar Purbaya.(R-04)

