Prabowo Ungkap Alasan Tak Pernah Ganggu Pemerintahan Meski Empat Kali Kalah Pilpres
Presiden Prabowo Subianto kembali mengenang empat kekalahan dalam pemilihan presiden. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Presiden Prabowo Subianto kembali mengenang empat kekalahan dalam pemilihan presiden. Pengalaman tersebut dijadikan contoh menghormati demokrasi. Pesan itu disampaikan saat Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta.
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elite memperkuat kerja sama menghadapi berbagai persoalan nasional bersama. Menurutnya, perselisihan elite menghambat kemajuan bangsa. “Kuncinya adalah elite yang tidak bisa kerja sama,” kata Prabowo.
Prabowo mengaku sudah lima kali meminta mandat rakyat melalui pemilihan presiden secara demokratis. Empat kesempatan berakhir dengan kekalahan. “Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan peserta sarasehan memenuhi ruangan acara. Prabowo mengaku merasa terkejut menerima respons tersebut. “Biasanya kalau saya bilang empat kali kalah, audiens ketawa,” ucapnya.
Prabowo menilai demokrasi menjadi konsekuensi pilihan bangsa menempatkan kedaulatan rakyat sebagai dasar negara. Hasil pemilu wajib dihormati seluruh peserta. Sikap dewasa menjaga stabilitas nasional setelah pemungutan suara selesai.
Prabowo mengingatkan ketidakpuasan hasil pemilu jangan berubah menjadi konflik berkepanjangan. Bangsa memerlukan persatuan demi mempercepat kesejahteraan masyarakat. “Yang kalah ribut, kapan menuju kesejahteraan rakyat,” tegas Prabowo.(R-04)

