Kejurnaswil Kempo Sumatera 2026 di Sawahlunto Dibuka Gubernur Sumbar, 426 Atlet dari 29 Daerah Berkompetisi
Sebanyak 426 atlet kempo (kenshi) terbaik dari 29 kabupaten/kota di seluruh penjuru Sumatera, resmi memulai perjuangan mereka dalam Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera 2026 di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026). Foto: SM News
SUMBAR, SabangMerauke News - Atmosfer kompetisi olahraga bela diri Shorinji Kempo di Pulau Sumatera memanas. Sebanyak 426 atlet kempo (kenshi) terbaik dari 29 kabupaten/kota di seluruh penjuru Sumatera, resmi memulai perjuangan mereka dalam Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo se-Sumatera 2026 di Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026).
Kejurnaswil ini tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi kekuatan fisik dan teknik, tetapi juga menjadi barometer penting dalam memetakan kekuatan olahraga kempo di wilayah Sumatera.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka event prestisius Shorinji Kempo ini. Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Sumbar, khususnya Kota Sawahlunto, sebagai tuan rumah. Ia menekankan, ajang ini merupakan momentum emas untuk membangkitkan gairah olahraga di Sumatera, secara khusus sport tourism di Sumatera Barat.
Hadir dalam pembukaan Kejurnaswil Sumatera, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji dan Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra serta Ketua Pengprov Perkemi Sumbar, Bagas Panyusunan Nasution.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, berharap event Kejurnaswil Shorinji Kempo Sumatera 2026 dapat memperkuat citra Sawahlunto sebagai kota warisan budaya dunia.
"Dengan senang hati kami menyambut baik kedatangan seluruh kontingen di Sawahlunto. Semoga kompetisi ini berjalan dengan lancar dan sukses," kata Riyanda.
Ketua Umum Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB Perkemi), Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkemi Sumbar. Ia menilai pantia lokal sangat cekatan dalam mengeksekusi dan menindaklanjuti cetak biru program kerja PB Perkemi periode 2026-2030.
"Ini adalah ide brilian dari pengurus di Sumbar yang mampu menerjemahkan arahan PB Perkemi secara konkret. Kami memang menginginkan lebih banyak kejuaraan di tingkat daerah yang bertaraf nasional. Langkah ini terbukti efektif dalam membawa nama baik daerah ke kancah yang lebih tinggi," ujar Agus Setiadji.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa Kejurnaswil ini memegang peranan krusial sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan bibit-bibit kenshi berbakat dari daerah. Ajang ini sekaligus menjadi tempat mengasah jam terbang dan mental bertanding para atlet sebelum melangkah ke level yang lebih kompetitif, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Melalui kompetisi berkala seperti inilah, kualitas teknik dan fisik para kenshi luar Jawa diharapkan mampu bersaing sengit di tingkat nasional hingga internasional.
Ketua Pengprov Perkemi Sumbar, Bagas Panyusunan Nasution, menegaskan bahwa status tuan rumah ini tidak akan disia-siakan. Bagi kenshi Sumatera Barat, Kejurnaswil se-Sumatera ini adalah ujian nyata sekaligus ajang latih tanding (try-out) yang sangat mahal harganya.
"Kami ingin melihat sejauh mana hasil pembinaan atlet di Sumbar selama ini. Bertanding melawan kenshi-kenshi terbaik dari 29 kabupaten/kota se-Sumatera akan memberikan tekanan sekaligus pelajaran berharga bagi atlet kami. Target kami jelas, selain sukses sebagai penyelenggara, kami juga membidik sukses prestasi," tegas Bagas.
Kini, karpet pertandingan telah digelar. Selama beberapa hari ke depan, Kota Sawahlunto akan saksi dari tetesan keringat, sportivitas, dan lahirnya juara-juara baru Shorinji Kempo tanah air. Persaingan ketat demi gengsi daerah dipastikan bakal tersaji di setiap nomor yang dipertandingkan.
Sementara itu, Ketua Perkemi Kota Pekanbaru, Arief Frans Darmana menegaskan, Perkemi Kota Pekanbaru ikut ambil bagian dalam Kejurnaswil Sumatera dengan mengirim 14 atlet. Para kenshi mengikuti sebanyak 16 nomor lomba.
"Bagi Perkemi Pekanbaru, event Kejurnaswil Sumatera 2026 merupakan uji tanding dan uji mental para kenshi yang dibina oleh dojo-dojo di Pekanbaru. Kita tidak memasang target muluk-muluk. Namun, event ini menjadi instrumen bagi kenshi kita untuk membentuk mental juara," tegas Arif. (R-03)

