SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Duit 25 Miliar Roboh Diterjang Banjir, Tiga Tikus Proyek Jembatan Sikabu Resmi Masuk Sel!

      Duit 25 Miliar Roboh Diterjang Banjir, Tiga Tikus Proyek Jembatan Sikabu Resmi Masuk Sel!

      24/06/2026  ❘  11:39 WIB
    • Terpeleset di Parit Saat Hujan Deras, Tubuh Bocah Ini Terdampar Di Pelabuhan Setelah Tiga Hari!

      Terpeleset di Parit Saat Hujan Deras, Tubuh Bocah Ini Terdampar Di Pelabuhan Setelah Tiga Hari!

      24/06/2026  ❘  10:46 WIB
    • Jeritan Pilu Desy di Medan: Suami Saya Dipiting Mantan Tentara Sampai Mati!

      Jeritan Pilu Desy di Medan: Suami Saya Dipiting Mantan Tentara Sampai Mati!

      24/06/2026  ❘  08:33 WIB
    • Tiket Sudah Di Tangan, Dua CPMI Malah Gagal Menyeberang ke Malaysia!

      Tiket Sudah Di Tangan, Dua CPMI Malah Gagal Menyeberang ke Malaysia!

      23/06/2026  ❘  17:56 WIB
  • Nasional
    • Kecurangan SNBT Makin Canggih, Mikrofon Tanam di Telinga Terungkap saat Seleksi

      Kecurangan SNBT Makin Canggih, Mikrofon Tanam di Telinga Terungkap saat Seleksi

      24/06/2026  ❘  15:35 WIB
    • Luhut Buka Suara soal MBG, Sebut Program Prabowo Akan Jauh Lebih Baik

      Luhut Buka Suara soal MBG, Sebut Program Prabowo Akan Jauh Lebih Baik

      24/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian dan TNI Turun ke Sawah

      Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian dan TNI Turun ke Sawah

      24/06/2026  ❘  14:29 WIB
    • Prabowo Bongkar Dugaan Aktor Demo Berbayar, Klaim Sudah Kantongi Nama-Namanya

      Prabowo Bongkar Dugaan Aktor Demo Berbayar, Klaim Sudah Kantongi Nama-Namanya

      24/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Tersungkur! Dolar AS Dekati Rp18.000 Pasca Putusan MSCI

      Rupiah Tersungkur! Dolar AS Dekati Rp18.000 Pasca Putusan MSCI

      24/06/2026  ❘  10:37 WIB
    • MSCI Putuskan Nasib Indonesia, IHSG Langsung Bergerak Liar

      MSCI Putuskan Nasib Indonesia, IHSG Langsung Bergerak Liar

      24/06/2026  ❘  10:27 WIB
    • Harga Minyak Tersungkur! Pasar Dunia Cemas, Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Jadi Sorotan

      Harga Minyak Tersungkur! Pasar Dunia Cemas, Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Jadi Sorotan

      24/06/2026  ❘  09:32 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026 Turun! Cek Daftar Lengkap Sebelum Terlambat Membeli

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026 Turun! Cek Daftar Lengkap Sebelum Terlambat Membeli

      24/06/2026  ❘  09:20 WIB
  • Politik
    • Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      22/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      20/06/2026  ❘  12:05 WIB
    • Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      19/06/2026  ❘  08:08 WIB
    • Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      19/06/2026  ❘  01:00 WIB
  • Hukrim
    • Kasus Dugaan Curanmor yang Viral di Bagan Sinembah Berakhir Damai, Polisi Sebut Bukti Belum Cukup

      Kasus Dugaan Curanmor yang Viral di Bagan Sinembah Berakhir Damai, Polisi Sebut Bukti Belum Cukup

      24/06/2026  ❘  13:19 WIB
    • Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Pekanbaru Tengah Malam, Pelaku Kabur Usai Beraksi, Polisi Bergerak Cepat!

      Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Pekanbaru Tengah Malam, Pelaku Kabur Usai Beraksi, Polisi Bergerak Cepat!

      24/06/2026  ❘  12:43 WIB
    • Pengakuan Mengejutkan Taufik Usai Ditangkap, Alkohol Disebut Pemicu Penganiayaan Kekasih

      Pengakuan Mengejutkan Taufik Usai Ditangkap, Alkohol Disebut Pemicu Penganiayaan Kekasih

      24/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Kajari Sergai dan Kasi Pidsus Diamankan Kejagung, Dugaan Konflik Kepentingan Terungkap

      Kajari Sergai dan Kasi Pidsus Diamankan Kejagung, Dugaan Konflik Kepentingan Terungkap

      23/06/2026  ❘  23:25 WIB
  • Umum
    • Batas Aman Makan Mie Instan agar Tak Kena Sakit Ginjal, Ahli: Jangan Lebih dari Ini!

      Batas Aman Makan Mie Instan agar Tak Kena Sakit Ginjal, Ahli: Jangan Lebih dari Ini!

      24/06/2026  ❘  09:24 WIB
    • Survei Dunia 2026: Israel Jadi Negara Paling Dibenci, AS Ikut Terpuruk hingga Masuk Lima Besar!

      Survei Dunia 2026: Israel Jadi Negara Paling Dibenci, AS Ikut Terpuruk hingga Masuk Lima Besar!

      23/06/2026  ❘  20:36 WIB
    • Parenting VOC Bikin Anak Lebih Mandiri? Ini Fakta Mengejutkan yang Diungkap Para Ahli

      Parenting VOC Bikin Anak Lebih Mandiri? Ini Fakta Mengejutkan yang Diungkap Para Ahli

      23/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      23/06/2026  ❘  08:02 WIB
  • Riau
    • Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing

      Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing

      24/06/2026  ❘  13:36 WIB
    • Gebrakan Pemkot Pekanbaru: Siswa Tak Lolos SMP Negeri Langsung Sekolah Swasta Gratis!

      Gebrakan Pemkot Pekanbaru: Siswa Tak Lolos SMP Negeri Langsung Sekolah Swasta Gratis!

      24/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Kinerja Pengelolaan Aset Diapresiasi, Pemkab Kepulauan Meranti Sabet Penghargaan Seroja Awards 2026 dari KPKNL Dumai

      Kinerja Pengelolaan Aset Diapresiasi, Pemkab Kepulauan Meranti Sabet Penghargaan Seroja Awards 2026 dari KPKNL Dumai

      24/06/2026  ❘  12:36 WIB
    • Terpeleset Saat Main Bareng Saudara, Tubuh Bocah Nurfazira Ketemu Terapung Dekat Dermaga Dumai!

      Terpeleset Saat Main Bareng Saudara, Tubuh Bocah Nurfazira Ketemu Terapung Dekat Dermaga Dumai!

      24/06/2026  ❘  11:48 WIB
  • Sport
    • Kroasia Menang Tipis, Gol Ante Budimir Bikin Panama Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      Kroasia Menang Tipis, Gol Ante Budimir Bikin Panama Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      24/06/2026  ❘  11:47 WIB
    • Ronaldo Pecah Kebuntuan 10 Laga, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026 

      Ronaldo Pecah Kebuntuan 10 Laga, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026 

      24/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Inggris Gagal Menang Lagi, Ghana Paksa The Three Lions Kehilangan Poin Penting

      Inggris Gagal Menang Lagi, Ghana Paksa The Three Lions Kehilangan Poin Penting

      24/06/2026  ❘  11:43 WIB
    • Garuda Gagal Tampil di Asian Games 2026, PSSI Akhirnya Angkat Bicara

      Garuda Gagal Tampil di Asian Games 2026, PSSI Akhirnya Angkat Bicara

      23/06/2026  ❘  23:23 WIB
  • Opini
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
  • Internasional
    • Trump Masih Mengancam Iran Meski Kesepakatan Swiss Tercapai, Teheran Langsung Beri Peringatan Keras!

      Trump Masih Mengancam Iran Meski Kesepakatan Swiss Tercapai, Teheran Langsung Beri Peringatan Keras!

      23/06/2026  ❘  21:17 WIB
    • Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      22/06/2026  ❘  17:16 WIB
    • Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      22/06/2026  ❘  13:41 WIB
    • Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      22/06/2026  ❘  12:50 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Riau Jadi Sorotan, Ratusan PKS Diduga Mainkan Harga TBS Petani

24/06/2026  ❘  12:11 WIB • Nasional
Bagikan :
Riau Jadi Sorotan, Ratusan PKS Diduga Mainkan Harga TBS Petani

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak. (sumber: detikNews.com)

JAKARTA, SabangMerauke News - Angin perubahan mulai berembus di sektor sawit nasional. Setelah berbulan-bulan petani swadaya mengeluhkan rendahnya harga Tandan Buah Segar (TBS), aparat kini turun langsung mengawasi praktik pembelian di lapangan.

Riau menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus. Provinsi ini merupakan sentra sawit terbesar di Indonesia dengan ribuan petani yang menggantungkan hidup dari hasil panen TBS setiap hari.

Dalam beberapa pekan terakhir, Satgas Pangan Polri bersama Satgas Pangan Daerah melakukan pemantauan intensif terhadap pembelian TBS dari pekebun swadaya non-mitra. Langkah itu dilakukan untuk memastikan harga yang diterima petani kembali berjalan sesuai mekanisme pasar.

Pengawasan tersebut berlangsung sejak 9 hingga 22 Juni 2026. Kegiatan mencakup 16 provinsi sentra sawit yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, mengatakan langkah itu merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan petani berada dalam posisi lemah ketika berhadapan dengan industri yang memiliki kekuatan modal besar.

"Keseimbangan hubungan antara pabrik dan petani harus dijaga agar rantai usaha sawit tetap sehat dan berkelanjutan," kata Ade Safri.

Wilayah pengawasan meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung hingga berbagai provinsi di Kalimantan dan Sulawesi.

Di daerah-daerah tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap pola pembelian TBS oleh pabrik kelapa sawit. Fokus utama diarahkan kepada pembelian TBS milik pekebun swadaya yang tidak memiliki hubungan kemitraan resmi dengan perusahaan.

Kelompok petani ini selama ini dianggap paling rentan. Mereka sering tidak memiliki posisi tawar yang kuat ketika menjual hasil panen kepada pabrik.

Karena itu, harga yang diterima kerap berbeda jauh dibanding harga yang berlaku pada petani plasma atau petani mitra. Situasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

Hasil awal pengawasan menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Jumlah PKS yang terindikasi membeli TBS dengan harga tidak wajar mulai mengalami penurunan.

Pada awal pengawasan, tercatat sekitar 280 pabrik terindikasi melakukan pembelian yang dianggap tidak transparan atau tidak sesuai kondisi pasar. Namun setelah berbagai langkah pengawasan dilakukan, jumlah tersebut turun menjadi 194 perusahaan.

Penurunan itu dinilai sebagai sinyal bahwa pengawasan mulai memberikan dampak nyata. Banyak perusahaan mulai menyesuaikan pola pembelian mereka agar lebih sesuai dengan kondisi pasar.

"Kami melihat adanya respons dari pelaku usaha setelah proses pengawasan berjalan secara intensif," ujar Ade Safri.

 

Meski demikian, pekerjaan belum selesai. Satgas Pangan masih menemukan sejumlah pabrik yang diduga belum menerapkan mekanisme pembelian secara adil.

Karena itu, penyelidikan terus diperluas. Tim di lapangan masih mengumpulkan berbagai data dan keterangan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Untuk mempercepat proses tersebut, Bareskrim Polri membentuk lima tim khusus. Tim ini bertugas melakukan klarifikasi terhadap pabrik-pabrik yang masuk dalam daftar pengawasan.

Sejauh ini, sebanyak 14 PKS telah menjalani proses klarifikasi langsung oleh tim pusat. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai aspek transaksi pembelian TBS.

Sementara itu, Satgas Pangan Daerah yang dibentuk di 16 provinsi juga bergerak serentak. Mereka telah melakukan klarifikasi terhadap 159 pabrik kelapa sawit.

Langkah tersebut tidak hanya berfokus pada harga pembelian. Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya praktik lain yang merugikan petani.

Beberapa di antaranya menyangkut persoalan timbangan, penentuan kualitas buah, perhitungan rendemen, hingga dokumen transaksi. Semua aspek itu berpotensi memengaruhi nilai jual TBS yang diterima petani.

Jika ditemukan unsur pidana, aparat membuka peluang untuk melakukan penindakan hukum. Proses itu akan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

"Kami ingin memastikan seluruh proses perdagangan berjalan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Ade Safri.

Selain melakukan pengawasan, Satgas Pangan juga menggandeng dinas perkebunan di berbagai daerah. Tujuannya untuk memperkuat kemitraan antara pabrik dan pekebun swadaya.

Kemitraan dianggap menjadi salah satu solusi jangka panjang. Dengan hubungan yang lebih jelas dan terikat aturan, petani memiliki kepastian dalam menjual hasil panen mereka.

Skema tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024. Regulasi itu mendorong terciptanya sistem perdagangan sawit yang lebih transparan dan berkeadilan.

Di sisi lain, Satgas Pangan juga bekerja sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kerja sama ini bertujuan menelusuri kemungkinan adanya praktik persaingan usaha tidak sehat.

KPPU akan melihat apakah terdapat pola tertentu yang menyebabkan harga TBS petani tetap rendah meski kondisi pasar sebenarnya memungkinkan harga lebih tinggi.

Kolaborasi ini menjadi penting karena persoalan harga sawit tidak hanya berkaitan dengan aspek pidana. Ada juga kemungkinan masalah muncul akibat struktur pasar yang tidak sehat.

 

Bagi petani di Riau, perkembangan ini membawa harapan baru. Dalam beberapa waktu terakhir, banyak pekebun mengeluhkan selisih harga yang cukup jauh antara satu pabrik dan pabrik lainnya.

Tidak sedikit petani yang merasa kesulitan memahami alasan pemotongan harga yang dilakukan perusahaan. Situasi tersebut sering menimbulkan ketidakpuasan di lapangan.

Kini, dengan hadirnya pengawasan langsung dari Satgas Pangan, posisi petani mulai mendapat perhatian lebih besar. Pemerintah berharap keseimbangan antara kepentingan industri dan kesejahteraan petani dapat tercapai.

Ade Safri menegaskan bahwa harga TBS non-mitra harus mengikuti mekanisme pasar yang sehat. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan posisi dominan untuk menekan harga secara sepihak.

Satgas Pangan juga membuka ruang pengaduan bagi petani yang merasa dirugikan. Pekebun dapat menyampaikan laporan melalui Posko Satgas Pangan Polri agar segera ditindaklanjuti.

Ke depan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah ingin memastikan harga TBS tetap stabil dan memberikan manfaat yang adil bagi jutaan petani sawit di Indonesia.

Bagi Riau, hasil pengawasan ini menjadi momentum penting. Sebab di balik hamparan kebun sawit yang luas, terdapat ribuan keluarga yang menggantungkan masa depan mereka pada harga TBS yang layak. R-02 

Editor: Krisman
Tags :Sawit RiauSatgas panganHarga TBSPetani sawitPKS nakalEkonomi Riau

BERITA TERKAIT :

  • Harga Sawit Swadaya Riau Menanjak, TBS Umur 9 Tahun Naik Sedikit

    Harga Sawit Swadaya Riau Menanjak, TBS Umur 9 Tahun Naik Sedikit

    Ekonomi •
    23/06/2026 ❘ 17:39 WIB
  • Harga Sawit Mitra Plasma Riau Terpleset, TBS Umur 9 Tahun Turun Sedikit

    Harga Sawit Mitra Plasma Riau Terpleset, TBS Umur 9 Tahun Turun Sedikit

    Ekonomi •
    23/06/2026 ❘ 17:26 WIB
  • Disnakbun Rohul Temukan 10 PKS Tak Konsisten Kirim Laporan Harga TBS

    Disnakbun Rohul Temukan 10 PKS Tak Konsisten Kirim Laporan Harga TBS

    Riau •
    20/06/2026 ❘ 08:27 WIB
  • Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

    Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

    Nasional •
    18/06/2026 ❘ 17:14 WIB
  • Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

    Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

    Ekonomi •
    17/06/2026 ❘ 15:03 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan