SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Duit 25 Miliar Roboh Diterjang Banjir, Tiga Tikus Proyek Jembatan Sikabu Resmi Masuk Sel!

      Duit 25 Miliar Roboh Diterjang Banjir, Tiga Tikus Proyek Jembatan Sikabu Resmi Masuk Sel!

      24/06/2026  ❘  11:39 WIB
    • Terpeleset di Parit Saat Hujan Deras, Tubuh Bocah Ini Terdampar Di Pelabuhan Setelah Tiga Hari!

      Terpeleset di Parit Saat Hujan Deras, Tubuh Bocah Ini Terdampar Di Pelabuhan Setelah Tiga Hari!

      24/06/2026  ❘  10:46 WIB
    • Jeritan Pilu Desy di Medan: Suami Saya Dipiting Mantan Tentara Sampai Mati!

      Jeritan Pilu Desy di Medan: Suami Saya Dipiting Mantan Tentara Sampai Mati!

      24/06/2026  ❘  08:33 WIB
    • Tiket Sudah Di Tangan, Dua CPMI Malah Gagal Menyeberang ke Malaysia!

      Tiket Sudah Di Tangan, Dua CPMI Malah Gagal Menyeberang ke Malaysia!

      23/06/2026  ❘  17:56 WIB
  • Nasional
    • Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian dan TNI Turun ke Sawah

      Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Urus Pertanian dan TNI Turun ke Sawah

      24/06/2026  ❘  14:29 WIB
    • Prabowo Bongkar Dugaan Aktor Demo Berbayar, Klaim Sudah Kantongi Nama-Namanya

      Prabowo Bongkar Dugaan Aktor Demo Berbayar, Klaim Sudah Kantongi Nama-Namanya

      24/06/2026  ❘  14:14 WIB
    • Riau Jadi Sorotan, Ratusan PKS Diduga Mainkan Harga TBS Petani

      Riau Jadi Sorotan, Ratusan PKS Diduga Mainkan Harga TBS Petani

      24/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Setiap Lima Menit Dua Nyawa Melayang, Menkes Usul Pasien TBC Ikut Program Makan Bergizi Gratis!

      Setiap Lima Menit Dua Nyawa Melayang, Menkes Usul Pasien TBC Ikut Program Makan Bergizi Gratis!

      24/06/2026  ❘  11:09 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Tersungkur! Dolar AS Dekati Rp18.000 Pasca Putusan MSCI

      Rupiah Tersungkur! Dolar AS Dekati Rp18.000 Pasca Putusan MSCI

      24/06/2026  ❘  10:37 WIB
    • MSCI Putuskan Nasib Indonesia, IHSG Langsung Bergerak Liar

      MSCI Putuskan Nasib Indonesia, IHSG Langsung Bergerak Liar

      24/06/2026  ❘  10:27 WIB
    • Harga Minyak Tersungkur! Pasar Dunia Cemas, Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Jadi Sorotan

      Harga Minyak Tersungkur! Pasar Dunia Cemas, Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Jadi Sorotan

      24/06/2026  ❘  09:32 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026 Turun! Cek Daftar Lengkap Sebelum Terlambat Membeli

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini 24 Juni 2026 Turun! Cek Daftar Lengkap Sebelum Terlambat Membeli

      24/06/2026  ❘  09:20 WIB
  • Politik
    • Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      22/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      20/06/2026  ❘  12:05 WIB
    • Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      19/06/2026  ❘  08:08 WIB
    • Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      19/06/2026  ❘  01:00 WIB
  • Hukrim
    • Kasus Dugaan Curanmor yang Viral di Bagan Sinembah Berakhir Damai, Polisi Sebut Bukti Belum Cukup

      Kasus Dugaan Curanmor yang Viral di Bagan Sinembah Berakhir Damai, Polisi Sebut Bukti Belum Cukup

      24/06/2026  ❘  13:19 WIB
    • Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Pekanbaru Tengah Malam, Pelaku Kabur Usai Beraksi, Polisi Bergerak Cepat!

      Ayah dan Anak Ditusuk OTK di Pekanbaru Tengah Malam, Pelaku Kabur Usai Beraksi, Polisi Bergerak Cepat!

      24/06/2026  ❘  12:43 WIB
    • Pengakuan Mengejutkan Taufik Usai Ditangkap, Alkohol Disebut Pemicu Penganiayaan Kekasih

      Pengakuan Mengejutkan Taufik Usai Ditangkap, Alkohol Disebut Pemicu Penganiayaan Kekasih

      24/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Kajari Sergai dan Kasi Pidsus Diamankan Kejagung, Dugaan Konflik Kepentingan Terungkap

      Kajari Sergai dan Kasi Pidsus Diamankan Kejagung, Dugaan Konflik Kepentingan Terungkap

      23/06/2026  ❘  23:25 WIB
  • Umum
    • Batas Aman Makan Mie Instan agar Tak Kena Sakit Ginjal, Ahli: Jangan Lebih dari Ini!

      Batas Aman Makan Mie Instan agar Tak Kena Sakit Ginjal, Ahli: Jangan Lebih dari Ini!

      24/06/2026  ❘  09:24 WIB
    • Survei Dunia 2026: Israel Jadi Negara Paling Dibenci, AS Ikut Terpuruk hingga Masuk Lima Besar!

      Survei Dunia 2026: Israel Jadi Negara Paling Dibenci, AS Ikut Terpuruk hingga Masuk Lima Besar!

      23/06/2026  ❘  20:36 WIB
    • Parenting VOC Bikin Anak Lebih Mandiri? Ini Fakta Mengejutkan yang Diungkap Para Ahli

      Parenting VOC Bikin Anak Lebih Mandiri? Ini Fakta Mengejutkan yang Diungkap Para Ahli

      23/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      23/06/2026  ❘  08:02 WIB
  • Riau
    • Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing

      Warga Panik, Ular Sanca Raksasa Masuk Kandang dan Santap Induk Kambing

      24/06/2026  ❘  13:36 WIB
    • Gebrakan Pemkot Pekanbaru: Siswa Tak Lolos SMP Negeri Langsung Sekolah Swasta Gratis!

      Gebrakan Pemkot Pekanbaru: Siswa Tak Lolos SMP Negeri Langsung Sekolah Swasta Gratis!

      24/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Kinerja Pengelolaan Aset Diapresiasi, Pemkab Kepulauan Meranti Sabet Penghargaan Seroja Awards 2026 dari KPKNL Dumai

      Kinerja Pengelolaan Aset Diapresiasi, Pemkab Kepulauan Meranti Sabet Penghargaan Seroja Awards 2026 dari KPKNL Dumai

      24/06/2026  ❘  12:36 WIB
    • Terpeleset Saat Main Bareng Saudara, Tubuh Bocah Nurfazira Ketemu Terapung Dekat Dermaga Dumai!

      Terpeleset Saat Main Bareng Saudara, Tubuh Bocah Nurfazira Ketemu Terapung Dekat Dermaga Dumai!

      24/06/2026  ❘  11:48 WIB
  • Sport
    • Kroasia Menang Tipis, Gol Ante Budimir Bikin Panama Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      Kroasia Menang Tipis, Gol Ante Budimir Bikin Panama Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      24/06/2026  ❘  11:47 WIB
    • Ronaldo Pecah Kebuntuan 10 Laga, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026 

      Ronaldo Pecah Kebuntuan 10 Laga, Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026 

      24/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Inggris Gagal Menang Lagi, Ghana Paksa The Three Lions Kehilangan Poin Penting

      Inggris Gagal Menang Lagi, Ghana Paksa The Three Lions Kehilangan Poin Penting

      24/06/2026  ❘  11:43 WIB
    • Garuda Gagal Tampil di Asian Games 2026, PSSI Akhirnya Angkat Bicara

      Garuda Gagal Tampil di Asian Games 2026, PSSI Akhirnya Angkat Bicara

      23/06/2026  ❘  23:23 WIB
  • Opini
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
  • Internasional
    • Trump Masih Mengancam Iran Meski Kesepakatan Swiss Tercapai, Teheran Langsung Beri Peringatan Keras!

      Trump Masih Mengancam Iran Meski Kesepakatan Swiss Tercapai, Teheran Langsung Beri Peringatan Keras!

      23/06/2026  ❘  21:17 WIB
    • Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      22/06/2026  ❘  17:16 WIB
    • Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      22/06/2026  ❘  13:41 WIB
    • Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      22/06/2026  ❘  12:50 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

23/06/2026  ❘  09:34 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News – Rupiah kembali membuka perdagangan dengan langkah berat. Mata uang Indonesia itu berada di level Rp17.855 per dolar AS pada Selasa pagi, 23 Juni 2026. Posisi tersebut melemah 12 poin dibanding penutupan sebelumnya.

Pergerakan itu sebenarnya bukan cerita yang berdiri sendiri. Sejumlah mata uang Asia juga terlihat kehilangan tenaga. Pasar masih memilih berhati-hati menghadapi berbagai ketidakpastian global.

Di layar perdagangan, peso Filipina mengalami pelemahan cukup dalam. Yen Jepang juga bergerak turun meski tipis. Dolar Hong Kong ikut terseret tekanan serupa.

Namun tidak semua mata uang Asia bernasib sama. Yuan China justru bergerak menguat terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia bahkan mencatat kenaikan lebih solid.

Di kelompok negara maju, arah pergerakan juga beragam. Euro Eropa terkoreksi tipis sepanjang perdagangan pagi. Poundsterling Inggris dan dolar Australia ikut melemah.

Situasi ini menunjukkan satu hal penting. Dolar AS masih menjadi tempat berlindung favorit investor. Ketika ketidakpastian meningkat, arus dana biasanya bergerak ke aset aman.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya berakhir. Menurutnya, pasar masih memantau perkembangan global dengan sangat ketat. Faktor eksternal masih menjadi penggerak utama nilai tukar saat ini.

"Pelaku pasar global sedang mengukur risiko dengan sangat hati-hati. Sentimen internasional masih mendominasi arah perdagangan mata uang," ujar Lukman.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS. Rentang tersebut menjadi area yang banyak diperhatikan pelaku pasar. Perubahan sentimen dapat menggeser posisi rupiah dengan cepat.

Sorotan terbesar datang dari perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Beberapa hari terakhir muncul sinyal kemajuan dalam proses perundingan damai. Pemerintah AS bahkan memberikan kelonggaran ekspor minyak bagi Iran selama 60 hari.

Kabar itu sempat disambut positif pasar energi dunia. Harga minyak mentah langsung mengalami koreksi. Brent bergerak di kisaran US$78 per barel, sementara WTI berada di sekitar US$74 per barel.

Bagi Indonesia, kondisi tersebut sebenarnya membawa angin segar. Indonesia masih berstatus net importir minyak dunia. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan inflasi dan beban impor energi.

Meski begitu, pasar belum sepenuhnya percaya situasi akan membaik. Investor masih menunggu bukti nyata dari proses diplomasi tersebut. Ketidakpastian membuat dolar tetap bertahan kuat.

Indeks dolar AS masih bercokol di level 101. Angka itu menunjukkan permintaan terhadap aset aman belum mereda. Pelaku pasar masih menyimpan banyak keraguan.

"Kondisi sekarang menunjukkan investor belum melihat alasan kuat untuk meninggalkan dolar. Mereka masih membutuhkan kepastian yang lebih jelas," kata Lukman.

Di kawasan Asia, won Korea Selatan menjadi mata uang yang mengalami tekanan paling besar. Mata uang Negeri Ginseng itu kembali melemah setelah sempat terkoreksi pada sesi sebelumnya. Dolar Singapura juga bergerak negatif meski terbatas.

Sementara itu, posisi rupiah di pasar Non-Deliverable Forward atau NDF relatif stabil. Nilainya bergerak di kisaran Rp17.870 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan belum ada tekanan jual besar yang masuk.

Meski demikian, ruang penguatan rupiah juga masih sempit. Investor global masih menunggu arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Sikap bank sentral AS menjadi faktor yang sangat menentukan.

Pasar saat ini masih melihat kemungkinan kebijakan moneter ketat bertahan lebih lama. Harapan pemangkasan suku bunga belum sepenuhnya menguat. Kondisi tersebut membuat dolar tetap memiliki daya tarik tinggi.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia masih menjadi benteng utama stabilitas rupiah. Langkah kenaikan suku bunga acuan sebelumnya membantu menjaga kepercayaan pasar.

Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia juga masih menarik perhatian investor.
Yield SRBI tenor 12 bulan bahkan berada pada level tertinggi sejak diterbitkan. Kondisi itu memperkuat daya saing instrumen keuangan domestik. Aliran dana asing masih memiliki alasan untuk bertahan.

Di sisi teknikal, sejumlah analis melihat risiko pelemahan belum sepenuhnya hilang. Area Rp17.850 menjadi titik perhatian pertama pasar. Jika tekanan meningkat, level Rp17.900 berpotensi diuji kembali.

Bahkan skenario lebih pesimistis masih diperhitungkan. Rupiah berpotensi mendekati Rp18.000 per dolar AS apabila tekanan global membesar. Namun skenario tersebut masih bergantung pada sentimen pasar berikutnya.

Sebaliknya, jika rupiah mampu bangkit, area Rp17.800 menjadi target awal penguatan. Setelah itu, level Rp17.740 menjadi batas berikutnya yang diperhatikan. Semua bergantung pada arah dolar dan perkembangan geopolitik dunia.

Untuk saat ini, pasar masih memilih menunggu. Damai di Timur Tengah memang memberi harapan baru. Namun dolar yang tetap kuat membuat perjalanan rupiah masih penuh tantangan. R-02 

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASNilai tukarKurs Hari iniBI ratePasar keuanganEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

    IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

    Ekonomi •
    23/06/2026 ❘ 09:18 WIB
  • Rupiah Terseret Badai Timur Tengah, Dolar Makin Garang Dekati Rp18.000

    Rupiah Terseret Badai Timur Tengah, Dolar Makin Garang Dekati Rp18.000

    Ekonomi •
    22/06/2026 ❘ 18:48 WIB
  • Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

    Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 20:39 WIB
  • Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 09:41 WIB
  • IHSG Mengawali Perdagangan Akhir Pekan Dengan Fluktuasi Tinggi Di Zona Hijau

    IHSG Mengawali Perdagangan Akhir Pekan Dengan Fluktuasi Tinggi Di Zona Hijau

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 09:32 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan