Remaja 15 Tahun Tewas dalam Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Kuansing
Polisi lalulintas melakukan olah tempat kejadian kecelakaan maut di Desa Seberang Cengar, Kuantan Mudik, Sabtu, 20 Juni 2026. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News — Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Kabupaten, Desa Seberang Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa itu merenggut nyawa seorang pelajar berinisial MZ (15) di lokasi kejadian.
Korban diketahui merupakan penumpang sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi yang dikendarai MP. Sementara pengendara sepeda motor tersebut mengalami luka berat dan kini mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan setempat.
Kecelakaan ini melibatkan sejumlah kendaraan besar dan kecil yang tengah melintas di jalur perkebunan tersebut. Polisi mencatat ada satu unit Mitsubishi Colt Diesel BM 92XX KU, Mitsubishi Fuso BK 80XX EM, Toyota Avanza BM 11XX KC, Suzuki Escudo BM 18XX KL, serta satu sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi.
Kasat Lantas Polres Kuantan Singingi, AKP Siswoyo, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat truk Colt Diesel yang dikemudikan ST melaju dari arah Desa Pangkalan menuju Lubuk Jambi. Di saat bersamaan, arus lalu lintas di lokasi sedang tersendat akibat adanya kendaraan besar yang terparkir di badan jalan.
“Kondisi saat itu sedang diberlakukan sistem buka-tutup karena ada kendaraan yang parkir di jalur utama, sehingga antrean panjang tidak terhindarkan,” ujar Siswoyo.
Dalam situasi antrean tersebut, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai MP berboncengan dengan MZ mencoba melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya. Keputusan itu menjadi titik awal terjadinya kecelakaan beruntun yang tidak dapat dihindari.
“Diduga pengendara sepeda motor tidak terlihat oleh sopir truk yang berada di depan sehingga tabrakan tidak dapat dicegah,” lanjutnya.
Benturan keras yang terjadi melibatkan beberapa kendaraan sekaligus membuat situasi di lokasi kejadian menjadi kacau. Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan sebelum petugas tiba di lokasi.
Akibat insiden tersebut, MZ dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara MP mengalami luka berat dan segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Beberapa kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Meski cuaca saat kejadian dalam kondisi cerah, lokasi kecelakaan memiliki karakteristik jalan yang cukup berisiko. Jalan tersebut merupakan jalur beraspal satu jalur dua lajur tanpa marka, serta berada di kawasan perkebunan kelapa sawit yang kerap dilalui kendaraan besar.
Kondisi jalan yang lurus sering kali membuat pengendara merasa aman untuk melakukan manuver mendahului. Namun situasi lalu lintas yang padat dan adanya kendaraan berhenti di badan jalan justru meningkatkan risiko kecelakaan.
Petugas Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Kuansing segera turun ke lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta mendata seluruh kendaraan dan pihak yang terlibat.
Selain itu, sejumlah saksi mata juga dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi ingin memastikan kronologi kejadian dapat diungkap secara utuh agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.
Kasat Lantas AKP Siswoyo menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melakukan manuver mendahului kendaraan lain.
“Setiap pengendara harus memastikan kondisi benar-benar aman sebelum mengambil keputusan untuk mendahului. Satu kesalahan kecil di jalan bisa berakibat fatal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar pengendara selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman antar kendaraan. Menurutnya, disiplin berkendara menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di wilayah Kuantan Singingi yang melibatkan kendaraan besar dan sepeda motor. Polisi berharap kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Di tengah duka keluarga korban, aparat masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian lain yang memperparah situasi di lokasi kejadian. Sementara itu, jalan yang sempat tersendat kini telah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan. R-02

