SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Polisi Tetapkan Enam Tersangka Penganiayaan Maut Jaka Malau

      Polisi Tetapkan Enam Tersangka Penganiayaan Maut Jaka Malau

      20/06/2026  ❘  08:03 WIB
    • Polda Riau Kembali Mutasi Pejabat di Polres Kepulauan Meranti, Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba Berganti

      Polda Riau Kembali Mutasi Pejabat di Polres Kepulauan Meranti, Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba Berganti

      19/06/2026  ❘  08:18 WIB
    • Polda Riau Rotasi 11 Perwira Polres Rohil, Sejumlah Kapolsek dan Kasat Berganti

      Polda Riau Rotasi 11 Perwira Polres Rohil, Sejumlah Kapolsek dan Kasat Berganti

      19/06/2026  ❘  08:16 WIB
    • Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      18/06/2026  ❘  11:36 WIB
  • Nasional
    • Lahan Sawah Terlanjur Jadi Perumahan, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

      Lahan Sawah Terlanjur Jadi Perumahan, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

      20/06/2026  ❘  12:10 WIB
    • Fakta Kelam 20 Juni 1812: Keraton Yogyakarta Diserbu Saat Fajar, Uang dan Naskah Berharga Hilang

      Fakta Kelam 20 Juni 1812: Keraton Yogyakarta Diserbu Saat Fajar, Uang dan Naskah Berharga Hilang

      20/06/2026  ❘  11:51 WIB
    • Anggota DPR Soroti Keras PT Pertamina Hulu Rokan, Singgung Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

      Anggota DPR Soroti Keras PT Pertamina Hulu Rokan, Singgung Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

      19/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • Prabowo Kumpulkan Bos Bank BUMN Saat BI Rate Naik, Ada Pesan Khusus Soal Kredit

      Prabowo Kumpulkan Bos Bank BUMN Saat BI Rate Naik, Ada Pesan Khusus Soal Kredit

      19/06/2026  ❘  19:19 WIB
  • Ekonomi
    • Harga Emas Antam Turun di Akhir Pekan, Tekanan Global Mulai Menggerus Kilau Logam Mulia

      Harga Emas Antam Turun di Akhir Pekan, Tekanan Global Mulai Menggerus Kilau Logam Mulia

      20/06/2026  ❘  10:09 WIB
    • Perombakan Massal Manajemen PT SPR Langgak! Dr Satria Antoni Dipercaya Jadi Direktur, Jumlah Komisaris dan Direksi Dipangkas! 

      Perombakan Massal Manajemen PT SPR Langgak! Dr Satria Antoni Dipercaya Jadi Direktur, Jumlah Komisaris dan Direksi Dipangkas! 

      19/06/2026  ❘  22:48 WIB
    • Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

      Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

      19/06/2026  ❘  20:39 WIB
    • IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

      IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

      19/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Politik
    • Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      20/06/2026  ❘  12:05 WIB
    • Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      19/06/2026  ❘  08:08 WIB
    • Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      19/06/2026  ❘  01:00 WIB
    • Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      17/06/2026  ❘  11:45 WIB
  • Hukrim
    • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

      Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

      20/06/2026  ❘  15:43 WIB
    • Mantan Petinggi OJK Ditahan, Bareskrim Bongkar Kasus Dana Syariah Indonesia

      Mantan Petinggi OJK Ditahan, Bareskrim Bongkar Kasus Dana Syariah Indonesia

      20/06/2026  ❘  12:08 WIB
    • Curanmor di Parkiran RSUD Bengkalis Terungkap, Sepasang Kekasih Ditangkap Kurang dari 24 Jam

      Curanmor di Parkiran RSUD Bengkalis Terungkap, Sepasang Kekasih Ditangkap Kurang dari 24 Jam

      20/06/2026  ❘  10:35 WIB
    • Eksepsi Sunardi Ambruk, Hakim Langsung Gas Sidang Korupsi PMKS Rp30,8 Miliar

      Eksepsi Sunardi Ambruk, Hakim Langsung Gas Sidang Korupsi PMKS Rp30,8 Miliar

      20/06/2026  ❘  07:48 WIB
  • Umum
    • Sering Dikira Capek Biasa, Ternyata 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ginjal Mulai Rusak, Nomor 2 Paling Sering Diabaikan!

      Sering Dikira Capek Biasa, Ternyata 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ginjal Mulai Rusak, Nomor 2 Paling Sering Diabaikan!

      20/06/2026  ❘  07:44 WIB
    • Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      17/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
  • Riau
    • Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

      Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

      20/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Sepekan, Nginap dan Makan di Seluruh Hotel Pekanbaru Diskon 24 persen

      Sepekan, Nginap dan Makan di Seluruh Hotel Pekanbaru Diskon 24 persen

      20/06/2026  ❘  11:02 WIB
    • Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti Tertunda, 41 Dapur Belum Beroperasi

      Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti Tertunda, 41 Dapur Belum Beroperasi

      20/06/2026  ❘  09:29 WIB
    • Disnakbun Rohul Temukan 10 PKS Tak Konsisten Kirim Laporan Harga TBS

      Disnakbun Rohul Temukan 10 PKS Tak Konsisten Kirim Laporan Harga TBS

      20/06/2026  ❘  08:27 WIB
  • Sport
    • Baru Dua Laga, Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      Baru Dua Laga, Haiti Jadi Tim Pertama yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

      20/06/2026  ❘  12:07 WIB
    • Kanada Mengamuk! Jonathan David Hattrick, Qatar Dibantai 6-0 dengan Sembilan Pemain

      Kanada Mengamuk! Jonathan David Hattrick, Qatar Dibantai 6-0 dengan Sembilan Pemain

      19/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      18/06/2026  ❘  07:41 WIB
    • Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      18/06/2026  ❘  07:39 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Selat Hormuz Tutup-Buka dalam Sehari, Ancaman Perang atau Strategi Iran Tekan Amerika?

      Selat Hormuz Tutup-Buka dalam Sehari, Ancaman Perang atau Strategi Iran Tekan Amerika?

      20/06/2026  ❘  11:28 WIB
    • Pertamina Mempersiapkan Pemulangan Dua Kapal Tanker Dari Selat Hormuz

      Pertamina Mempersiapkan Pemulangan Dua Kapal Tanker Dari Selat Hormuz

      19/06/2026  ❘  09:51 WIB
    • Perang Dagang Memanas, China Siap Hajar Balik Amerika Usai Raksasa Teknologinya Masuk Daftar Hitam

      Perang Dagang Memanas, China Siap Hajar Balik Amerika Usai Raksasa Teknologinya Masuk Daftar Hitam

      18/06/2026  ❘  20:48 WIB
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Fakta Kelam 20 Juni 1812: Keraton Yogyakarta Diserbu Saat Fajar, Uang dan Naskah Berharga Hilang

20/06/2026  ❘  11:51 WIB • Nasional
Bagikan :
Fakta Kelam 20 Juni 1812: Keraton Yogyakarta Diserbu Saat Fajar, Uang dan Naskah Berharga Hilang

Keraton Yogyakarta. Foto: Dok SM News

YOGYAKARTA, SabangMerauke News  – Fajar belum menyingsing ketika salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Nusantara terjadi. Pada subuh 20 Juni 1812, pasukan Inggris menggempur Keraton Yogyakarta, merebut pusat pemerintahan Kesultanan, melengserkan Sultan, dan membawa pergi harta karun kerajaan dalam jumlah sangat besar. Uang perbendaharaan, naskah kuno, pusaka, hingga arsip penting kerajaan raib dalam peristiwa yang hingga kini masih meninggalkan jejak sejarah mendalam.

Peristiwa yang terjadi tepat 214 tahun lalu itu menjadi catatan pahit bagi Kesultanan Yogyakarta. Bukan hanya karena jatuhnya kekuasaan Sultan, tetapi juga karena untuk pertama kalinya sebuah keraton besar di Jawa berhasil direbut melalui serangan militer langsung oleh kekuatan Eropa.

Sejarawan M.C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern (1999) menggambarkan peristiwa itu sebagai sebuah penjarahan besar-besaran yang mengguncang sendi pemerintahan Kesultanan.

"Istana Yogyakarta dirampok, perpustakaan dan arsipnya dirampas. Sejumlah besar uang diambil dan Hamengkubuwana II diturunkan dari takhta lalu dibuang ke Penang," tulis Ricklefs.

Jumlah harta yang dibawa pergi Inggris pun bukan angka kecil. Sejarawan Peter Carey dalam Asal Usul Perang Jawa (1976) mengungkapkan bahwa sekitar 800.000 dolar Spanyol dari kas kerajaan jatuh ke tangan Inggris. Pada masa itu, nilai tersebut setara dengan sekitar 150.000 poundsterling atau kurang lebih 350 kilogram emas.

Selain uang tunai, pasukan Inggris juga mengangkut berbagai barang berharga lainnya. Koleksi perpustakaan kerajaan, manuskrip kuno, surat-surat penting, benda pusaka, serta dokumen bersejarah yang menjadi bagian dari identitas budaya Jawa ikut dirampas.

Peristiwa ini bermula dari memburuknya hubungan antara Kesultanan Yogyakarta dan pemerintahan Inggris di Jawa.

Pada 1811, Inggris berhasil merebut Pulau Jawa dari tangan Belanda. Setelah itu, pemerintahan kolonial berada di bawah kendali Thomas Stamford Raffles. Namun berbeda dengan beberapa kerajaan lain yang memilih bekerja sama, Sultan Hamengkubuwana II justru menolak tunduk kepada Inggris.

Bagi Hamengkubuwana II, Inggris merupakan kekuatan asing yang mengancam kedaulatan Kesultanan Mataram. Penolakan tersebut membuat hubungan kedua pihak semakin memanas.

Ketegangan makin meningkat ketika Raffles meminta Kesultanan Yogyakarta mengurangi jumlah pasukan dan kekuatan militernya. Permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh Hamengkubuwana II. Bahkan, Sultan justru memperkuat pertahanan Keraton sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan Inggris.

Situasi yang terus memanas akhirnya mencapai puncaknya pada subuh 20 Juni 1812.

Raffles memerintahkan operasi militer besar-besaran untuk merebut Keraton Yogyakarta. Pasukan yang diterjunkan bukan pasukan kecil. Menurut Ricklefs, sekitar 1.200 tentara Eropa dan Sepoy India dikerahkan dalam serangan itu. Mereka juga mendapat dukungan dari sekitar 800 prajurit Legiun Mangkunegaran.

"1.200 prajurit berkebangsaan Eropa dan Sepoy India yang didukung 800 prajurit Legiun Mangkunegaran berhasil merebut Istana Yogyakarta setelah tembakan artileri," tulis Ricklefs.

Serangan yang dilakukan saat subuh membuat pertahanan Kesultanan berada dalam posisi sulit. Tembakan artileri menghantam kawasan Keraton dan memicu pertempuran sengit.

Namun, jumlah pasukan dan persenjataan modern yang dimiliki Inggris membuat keadaan berbalik. Pasukan penyerbu akhirnya berhasil menerobos masuk dan menguasai pusat pemerintahan Kesultanan Yogyakarta.

Setelah Keraton jatuh, Sultan Hamengkubuwana II ditangkap. Ia kemudian dilengserkan dari takhta dan diasingkan ke Penang.

Peter Carey menggambarkan penangkapan Sultan sebagai salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah Kesultanan.

"Sultan sendiri, bersama-sama dengan para kerabatnya, ditangkap dengan cara yang sangat terhina setelah mereka gagal dalam upaya mereka untuk menuntut diadakannya perdamaian," tulis Carey.

Kemenangan militer Inggris itu segera diikuti aksi penjarahan besar-besaran. Harta kerajaan yang selama puluhan tahun tersimpan di Keraton diangkut keluar. Uang perbendaharaan, emas, benda pusaka, hingga berbagai naskah kuno yang menjadi sumber sejarah Jawa berpindah tangan.

Akibatnya, Kesultanan Yogyakarta mengalami pukulan berat. Operasional pemerintahan terganggu karena kehilangan sumber dana utama. Lebih dari itu, hilangnya arsip dan manuskrip penting juga menyebabkan sebagian warisan intelektual dan budaya Jawa tercerai-berai.

Bagi kalangan bangsawan Jawa, peristiwa 20 Juni 1812 menjadi simbol kehancuran martabat kerajaan. Sebab, inilah satu-satunya peristiwa dalam sejarah Jawa ketika sebuah keraton besar berhasil direbut secara langsung oleh pasukan pemerintah Eropa.

Meski telah berlalu lebih dari dua abad, jejak penjarahan tersebut masih dapat ditemukan hingga sekarang. Sejumlah manuskrip, arsip, dan koleksi yang berasal dari Keraton Yogyakarta diketahui tersimpan di berbagai lembaga di Inggris, termasuk perpustakaan ternama dunia, British Library.

Peristiwa subuh 20 Juni 1812 pun terus dikenang sebagai salah satu lembaran paling kelam dalam sejarah Indonesia, ketika sebuah kerajaan besar kehilangan takhta, martabat, dan harta karunnya hanya dalam hitungan jam. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Keraton Yogyakarta DirampokSejarah Keraton YogyakartaSerangan Inggris 1812Sabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

    Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

    Riau •
    20/06/2026 ❘ 11:46 WIB
  • Selat Hormuz Tutup-Buka dalam Sehari, Ancaman Perang atau Strategi Iran Tekan Amerika?

    Selat Hormuz Tutup-Buka dalam Sehari, Ancaman Perang atau Strategi Iran Tekan Amerika?

    Internasional •
    20/06/2026 ❘ 11:28 WIB
  • Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti Tertunda, 41 Dapur Belum Beroperasi

    Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Kepulauan Meranti Tertunda, 41 Dapur Belum Beroperasi

    Riau •
    20/06/2026 ❘ 09:29 WIB
  • Sering Dikira Capek Biasa, Ternyata 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ginjal Mulai Rusak, Nomor 2 Paling Sering Diabaikan!

    Sering Dikira Capek Biasa, Ternyata 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Tanda Ginjal Mulai Rusak, Nomor 2 Paling Sering Diabaikan!

    Umum •
    20/06/2026 ❘ 07:44 WIB
  • Aksi Pencuri Motor di Jalan Paus Pekanbaru Berakhir Tragis, Pelaku Ditangkap lalu Ditelanjangi Warga

    Aksi Pencuri Motor di Jalan Paus Pekanbaru Berakhir Tragis, Pelaku Ditangkap lalu Ditelanjangi Warga

    Hukrim •
    20/06/2026 ❘ 07:26 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
  • Jaksa KPK Tuding Abdul Wahid Lakukan Kejahatan Kerah Putih yang Tertutup dan Terorganisir

    Jaksa KPK Tuding Abdul Wahid Lakukan Kejahatan Kerah Putih yang Tertutup dan Terorganisir

    05/06/2026  ❘  09:21 WIB
  • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

    Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

    09/06/2026  ❘  15:04 WIB
  • Guru Tak Kunjung Datang, Anak Suku Akit di Meranti Kembali Terancam Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Dituding Berbohong

    Guru Tak Kunjung Datang, Anak Suku Akit di Meranti Kembali Terancam Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Dituding Berbohong

    11/06/2026  ❘  18:22 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan