Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa, Aspirasi dan Kritik Disampaikan Langsung
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima perwakilan mahasiswa saat demonstrasi berlangsung sekitar Monas, Jakarta. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima perwakilan mahasiswa saat demonstrasi berlangsung sekitar Monas, Jakarta. Pertemuan berlangsung di Kantor Wakil Presiden dengan agenda penyampaian aspirasi mahasiswa. Audiensi tersebut membahas evaluasi kebijakan serta berbagai masukan untuk pemerintahan saat ini.
Gibran menyambut mahasiswa sambil menanyakan asal kampus peserta audiensi tersebut secara langsung. Sejumlah mahasiswa mengenakan almamater kampus saat memasuki ruang pertemuan bersama Wapres. Suasana berlangsung santai meski pembahasan berisi kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
“Yang biru apa?” tanya Gibran kepada salah satu mahasiswa saat pertemuan berlangsung. Mahasiswa tersebut menjawab almamater itu berasal dari Universitas MH Thamrin Jakarta. Gibran kemudian menanyakan jumlah peserta audiensi yang hadir dalam ruangan tersebut.
Mahasiswa menjelaskan sebagian peserta aksi masih berada di luar area pertemuan berlangsung. Gibran meminta salam disampaikan kepada mahasiswa lain yang tidak dapat masuk. “Ini maaf ya, nanti sampaikan salam sama yang di luar ya,” ujar Gibran.
Dalam audiensi tersebut, Gibran mengapresiasi sikap kritis mahasiswa terhadap jalannya pemerintahan nasional. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting mengawal pembangunan melalui kritik konstruktif berkelanjutan. Gibran mendorong mahasiswa terus memberikan masukan demi perbaikan kebijakan publik.
“Hari ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan, sampaikan saja,” kata Gibran. Ia menilai pencapaian pembangunan nasional perlu dijaga dan dirawat bersama masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan aktif mengevaluasi program pemerintah secara objektif dan bertanggung jawab.
Koordinator aksi mahasiswa, Abdi Maludin, menilai respons Wapres berlangsung terbuka selama audiensi. Seluruh tuntutan dan hasil kajian mahasiswa disebut dicatat dalam buku kecilnya. Langkah tersebut dinilai menunjukkan keseriusan menindaklanjuti berbagai masukan mahasiswa.
“Dia akan catat hasil tuntutan kami dengan buku kecilnya tadi,” ujar Abdi. Catatan tersebut berisi sejumlah poin evaluasi terhadap kebijakan dan program pemerintah. Mahasiswa berharap aspirasi itu menjadi bahan perbaikan berbagai persoalan nasional ke depan.(R-04)

