SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Juru Parkir Ditangkap Usai Gelapkan Dana Infak Pembangunan Masjid

      Juru Parkir Ditangkap Usai Gelapkan Dana Infak Pembangunan Masjid

      14/06/2026  ❘  22:03 WIB
    • Video Viral! Pencuri Kabel Lampu Jalan Ajak Anggota Brimob Duel di Jalanan

      Video Viral! Pencuri Kabel Lampu Jalan Ajak Anggota Brimob Duel di Jalanan

      14/06/2026  ❘  10:50 WIB
    • Polisi Gagalkan Pengiriman 53 Ribu Ekstasi dan 897 Etomidate Asal Bengkalis ke Madura

      Polisi Gagalkan Pengiriman 53 Ribu Ekstasi dan 897 Etomidate Asal Bengkalis ke Madura

      14/06/2026  ❘  09:50 WIB
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
  • Nasional
    • Prabowo Mendadak Kumpulkan Purbaya hingga Bahlil di Kertanegara, Ada Sinyal Besar soal Investasi RI

      Prabowo Mendadak Kumpulkan Purbaya hingga Bahlil di Kertanegara, Ada Sinyal Besar soal Investasi RI

      14/06/2026  ❘  23:44 WIB
    • IPO 2026 Sepi, Inaco Jadi Emiten Kedua Saat Banyak Perusahaan Pilih Menunggu

      IPO 2026 Sepi, Inaco Jadi Emiten Kedua Saat Banyak Perusahaan Pilih Menunggu

      14/06/2026  ❘  20:40 WIB
    • Proyek Gedung DPR-MPR di IKN Terus Berjalan, Basuki: Nusantara Tetap Berprogres!

      Proyek Gedung DPR-MPR di IKN Terus Berjalan, Basuki: Nusantara Tetap Berprogres!

      14/06/2026  ❘  19:38 WIB
    • Noel Ebenezer Terima Vonis 4,5 Tahun, KPK: Hakim Sepakat dengan Dakwaan Jaksa

      Noel Ebenezer Terima Vonis 4,5 Tahun, KPK: Hakim Sepakat dengan Dakwaan Jaksa

      14/06/2026  ❘  19:28 WIB
  • Ekonomi
    • Heboh Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter Lebih Mahal Ketimbang Pertamax, Pertamina Buka Suara

      Heboh Harga Asli Pertalite Rp 18.040 per Liter Lebih Mahal Ketimbang Pertamax, Pertamina Buka Suara

      14/06/2026  ❘  23:12 WIB
    • DPRD Ingatkan Angka Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru 7,91 Persen, Apakah Ramah dengan Kantong Rakyat? 

      DPRD Ingatkan Angka Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru 7,91 Persen, Apakah Ramah dengan Kantong Rakyat? 

      14/06/2026  ❘  11:20 WIB
    • Harga Emas Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Antam Naik Saat UBS dan Galeri24 Mandek

      Harga Emas Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Antam Naik Saat UBS dan Galeri24 Mandek

      14/06/2026  ❘  08:36 WIB
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
  • Politik
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
    • PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      14/06/2026  ❘  08:26 WIB
    • Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      14/06/2026  ❘  08:21 WIB
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
  • Hukrim
    • Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

      Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

      14/06/2026  ❘  19:19 WIB
    • Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

      Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

      14/06/2026  ❘  17:21 WIB
    • Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

      Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

      14/06/2026  ❘  12:58 WIB
    • Umur Sudah 65 Tahun, Kelakuan Kakek MD Cabuli 7 Bocah Bikin Elus Dada

      Umur Sudah 65 Tahun, Kelakuan Kakek MD Cabuli 7 Bocah Bikin Elus Dada

      14/06/2026  ❘  08:44 WIB
  • Umum
    • Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      Warga RI Masuk Daftar Negara Paling Dermawan di Dunia, Donasi Kalahkan Banyak Negara Maju

      14/06/2026  ❘  23:58 WIB
    • TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      14/06/2026  ❘  11:06 WIB
    • Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      14/06/2026  ❘  07:34 WIB
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
  • Riau
    • DPRD Riau Kembali Gulirkan Wacana Perda LGBT, Dinilai Mendesak Karena Mulai Tampil Terbuka

      DPRD Riau Kembali Gulirkan Wacana Perda LGBT, Dinilai Mendesak Karena Mulai Tampil Terbuka

      14/06/2026  ❘  20:07 WIB
    • Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

      Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

      14/06/2026  ❘  19:06 WIB
    • Ketika Tambang Diawasi dari Dekat, Riau Minta Warga Ikut Menjadi Pengawas

      Ketika Tambang Diawasi dari Dekat, Riau Minta Warga Ikut Menjadi Pengawas

      14/06/2026  ❘  17:41 WIB
    • BPS Mulai Memetakan Denyut Ekonomi Riau, Data Jadi Senjata Menentukan Masa Depan

      BPS Mulai Memetakan Denyut Ekonomi Riau, Data Jadi Senjata Menentukan Masa Depan

      14/06/2026  ❘  16:38 WIB
  • Sport
    • Swedia vs Tunisia: Dua Jalan Berbeda Bertemu di Panggung Piala Dunia 2026

      Swedia vs Tunisia: Dua Jalan Berbeda Bertemu di Panggung Piala Dunia 2026

      14/06/2026  ❘  22:28 WIB
    • Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru

      Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru

      14/06/2026  ❘  14:24 WIB
    • Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan

      Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan

      14/06/2026  ❘  14:13 WIB
    • Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan

      Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan

      14/06/2026  ❘  14:02 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      14/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Piala Dunia 2026

Swedia vs Tunisia: Dua Jalan Berbeda Bertemu di Panggung Piala Dunia 2026

14/06/2026  ❘  22:28 WIB • Sport
Bagikan :
Swedia vs Tunisia: Dua Jalan Berbeda Bertemu di Panggung Piala Dunia 2026

Ilustrasi laga Swedia vs Tunisia di Piala Dunia 2026. (sumber: istimewa)

MEXICO, SabangMerauke News  — Pertandingan Swedia versus Tunisia menjadi laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 di Estadio BBVA, Senin, 15 Juni 2026, pukul 09.00 WIB. Swedia datang setelah melewati jalur penuh tikungan menuju putaran final. Tunisia hadir membawa proyek baru setelah pergantian pelatih.

Piala Dunia tidak pernah menunggu tim yang ragu. Turnamen ini hanya memberi ruang bagi mereka yang siap mengambil kesempatan sejak menit pertama. Itulah alasan pertandingan pembuka sering terasa seperti final kecil.

Swedia memahami situasi itu. Tunisia juga mengerti risikonya. Di Grup F yang turut dihuni Jepang dan Belanda, kehilangan poin sejak awal bisa menjadi awal petaka.

Perjalanan Swedia menuju Meksiko sebenarnya jauh dari kata nyaman. Tim berjuluk Blågult sempat mengalami periode yang membuat banyak pendukung frustrasi. Mereka gagal meraih kemenangan sepanjang fase grup kualifikasi.

Swiss, Slovenia, dan Kosovo menjadi lawan yang membuat langkah Swedia tersendat. Setiap pertandingan seperti menambah beban. Posisi juru kunci grup menjadi kenyataan pahit yang sulit diterima.

Saat banyak orang mulai menutup buku harapan, sebuah pintu lain terbuka. UEFA Nations League memberi kesempatan tambahan. Swedia memanfaatkan peluang itu tanpa ragu.

Tim asuhan Graham Potter tampil berbeda saat memasuki fase play-off. Tekanan yang sebelumnya terlihat membebani justru berubah menjadi bahan bakar.

Ukraina menjadi korban pertama. Swedia menang 3-1 dalam laga yang memperlihatkan kualitas sesungguhnya. Nama Viktor Gyokeres muncul sebagai tokoh utama.

Penyerang tajam itu tampil seperti mesin yang baru dipanaskan. Setiap peluang terlihat berbahaya. Setiap sentuhan menghadirkan ancaman.

Momentum berlanjut saat Swedia menghadapi Polandia. Laga berlangsung penuh tensi. Pada akhirnya Swedia keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Tiket Piala Dunia akhirnya berada dalam genggaman. Jalan yang sempat tertutup kembali terbuka. Graham Potter berhasil mengubah suasana tim dalam waktu singkat.

"Karakter pemain menjadi fondasi utama perjalanan ini. Mereka terus bekerja saat situasi tidak berjalan baik," ujar Graham Potter, pelatih Timnas Swedia.

Meski lolos ke putaran final, masih ada pekerjaan rumah yang belum selesai. Dua laga uji coba terakhir menunjukkan Swedia belum sepenuhnya stabil.

Mereka kalah 1-3 dari Norwegia. Setelah itu hanya bermain imbang 2-2 melawan Yunani. Hasil tersebut menjadi alarm menjelang laga pembuka.

Masalah terbesar berada di lini belakang. Swedia terus kebobolan dalam sejumlah pertandingan terakhir. Konsentrasi pertahanan masih menjadi tantangan yang harus segera diperbaiki.

 

Beruntung bagi Potter, lini depan timnya sedang berada dalam kondisi terbaik. Di sinilah nama Gyokeres dan Alexander Isak menjadi pusat perhatian.

Dua penyerang itu menawarkan karakter berbeda. Gyokeres mengandalkan kekuatan fisik dan naluri gol. Isak menawarkan kecepatan serta teknik tinggi.

Saat keduanya dimainkan bersamaan, pertahanan lawan dipaksa bekerja dua kali lebih keras. Kombinasi tersebut menjadi senjata utama Swedia pada turnamen kali ini.

Di belakang mereka ada sejumlah pemain kreatif. Benjamin Nygren, Anthony Elanga, dan Hugo Larsson siap membantu aliran serangan.

Kabar baik juga datang dari ruang medis. Victor Lindelof dan beberapa pemain yang sempat mengalami gangguan kebugaran sudah kembali berlatih normal.

Potter diperkirakan tetap memakai formasi 3-4-1-2. Skema itu memberi ruang besar bagi dua penyerang untuk bergerak bebas.

Sementara itu, Tunisia datang dengan cerita berbeda. Tim Afrika Utara tersebut sedang menjalani proses perubahan besar.

Kegagalan pada Piala Afrika awal tahun memicu evaluasi menyeluruh. Sabri Lamouchi kemudian dipercaya memimpin proyek baru.

Pelatih berusia 54 tahun itu langsung mengambil keputusan berani. Beberapa pemain senior mulai dikurangi perannya. Wajah-wajah baru mulai mendapat kesempatan.

"Tugas terbesar bukan sekadar menang. Tim ini harus memiliki fondasi kuat untuk masa depan," kata Sabri Lamouchi, pelatih Timnas Tunisia.

Meski melakukan regenerasi, identitas permainan Tunisia tidak berubah. Disiplin bertahan tetap menjadi ciri khas utama.

Tunisia dikenal sebagai tim yang sulit ditembus. Mereka nyaman bermain rapat. Mereka sabar menunggu kesalahan lawan.

Pendekatan seperti itu sering membuat lawan frustrasi. Banyak tim besar kesulitan menemukan ruang saat menghadapi Tunisia.

Data kualifikasi menjadi bukti kuat. Tunisia meraih sembilan kemenangan dari sepuluh pertandingan zona Afrika. Lebih mengesankan lagi, mereka tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase tersebut.

Catatan itu membuat Tunisia datang dengan rasa percaya diri tinggi. Sayangnya, hasil pemanasan menjelang Piala Dunia memberi cerita berbeda.

Austria mengalahkan mereka 1-0. Belgia kemudian menghajar Tunisia lima gol tanpa balas. Dua hasil tersebut menimbulkan banyak pertanyaan.

Masalah terbesar berada di sektor depan. Tunisia kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Hannibal Mejbri masih menjadi salah satu harapan utama. Gelandang muda itu memiliki kreativitas yang mampu membuka ruang.

Ellyes Skhiri juga memegang peran penting. Pengalamannya dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan permainan.

 

Di lini belakang, Omar Rekik diprediksi menjadi pemimpin pertahanan. Tugasnya tidak ringan. Ia harus menghadapi salah satu duet penyerang paling berbahaya di turnamen.

Jika melihat sejarah pertemuan, duel kedua tim cukup berimbang. Dari empat laga sebelumnya, Swedia menang dua kali. Tunisia menang sekali. Satu pertandingan berakhir imbang.

Pertemuan terakhir berlangsung pada 2003. Saat itu Tunisia menang tipis 1-0. Catatan tersebut memberi sedikit tambahan kepercayaan diri bagi wakil Afrika Utara itu.

Meski demikian, sepak bola modern tidak terlalu banyak hidup dari sejarah lama. Kondisi terkini sering menjadi penentu utama.

Dari sisi kualitas individu, Swedia unggul. Kedalaman skuad mereka juga lebih baik. Faktor tersebut membuat banyak pengamat menempatkan Swedia sebagai favorit.

Laga diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal. Tunisia kemungkinan membangun blok pertahanan rendah. Swedia akan mencoba menguasai bola lebih banyak.

Jika Tunisia mampu bertahan disiplin selama satu jam pertama, tekanan bisa beralih ke kubu Swedia. Sebaliknya, gol cepat akan membuat pertandingan berjalan sesuai skenario tim Eropa tersebut.

Kunci pertandingan berada pada efektivitas lini depan Swedia. Gyokeres dan Isak tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol.

Di sisi lain, Tunisia harus memaksimalkan setiap kesempatan serangan balik. Peluang mereka mungkin tidak banyak.

Pertandingan pembuka selalu memiliki nilai lebih. Tiga poin pertama sering menjadi pondasi menuju babak berikutnya.

Bagi Swedia, kemenangan akan memperkuat kepercayaan diri sebelum menghadapi Jepang dan Belanda. Bagi Tunisia, hasil positif bisa menjadi langkah penting menciptakan sejarah baru.

Semua cerita akan dimulai di Estadio BBVA. Semua hitungan statistik akan menghilang saat peluit pertama dibunyikan. Prediksi akhir tetap mengarah kepada Swedia. Kualitas individu dan ketajaman lini depan menjadi pembeda utama. R-02

Prediksi Starting XI 

Swedia (3-4-1-2): Nordfeldt; Hien, Lindelof, Lagerbielke; Bernhardsson, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Nygren; Gyokeres, Isak; Pelatih: Graham Potter

Tunisia (4-2-3-1): Chamakh; Valery, Rekik, Talbi, Ali Abdi; Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal, Gharbi; Chaouat; Pelatih: Sabri Lamouchi

Prediksi skor: Swedia 2-1 Tunisia.

Editor: Krisman
Tags :SwediaTunisiaPiala Dunia 2026World Cup 2026GyokeresIsakPrediksi Laga

BERITA TERKAIT :

  • Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru
    Piala Dunia 2026

    Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru

    Sport •
    14/06/2026 ❘ 14:24 WIB
  • Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan
    Piala Dunia 2026

    Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan

    Sport •
    14/06/2026 ❘ 14:13 WIB
  • Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan
    Piala Dunia 2026

    Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan

    Sport •
    14/06/2026 ❘ 14:02 WIB
  • Jerman Datang Bawa Tank, Curaçao Bawa Mimpi! Houston Siap Meledak
    Piala Dunia 2026

    Jerman Datang Bawa Tank, Curaçao Bawa Mimpi! Houston Siap Meledak

    Sport •
    14/06/2026 ❘ 10:35 WIB
  • Gol McGinn Bikin Haiti Gigit Jari, Skotlandia Tiba-Tiba Duduk di Takhta Grup C
    Piala Dunia 2026

    Gol McGinn Bikin Haiti Gigit Jari, Skotlandia Tiba-Tiba Duduk di Takhta Grup C

    Sport •
    14/06/2026 ❘ 10:30 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan