TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses
Ilustrasi. Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News - Dominasi TikTok di Indonesia semakin tak terbendung. Platform video pendek asal China itu resmi menjadi media sosial yang paling sering diakses warganet Indonesia sepanjang 2026, mengungguli Facebook dan Instagram. Temuan tersebut terungkap dalam Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2026 yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
Survei tersebut memperlihatkan bagaimana pola konsumsi digital masyarakat Indonesia terus berubah. Konten video singkat, hiburan cepat, hingga tren live streaming menjadi magnet utama yang membuat TikTok semakin digandrungi lintas generasi.
APJII melakukan survei mulai 1 Februari hingga 15 Maret 2026 dengan melibatkan 8.700 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. Hasilnya menunjukkan TikTok berada di posisi teratas dengan angka akses mencapai 31,8 persen.
Sementara itu, Facebook masih mempertahankan pengaruhnya di posisi kedua dengan porsi 29,4 persen. Instagram menyusul di urutan ketiga dengan 27,7 persen. Di bawah tiga besar tersebut terdapat WhatsApp, YouTube, X, hingga Threads.
Berdasarkan hasil survei APJII, berikut daftar media sosial yang paling sering diakses masyarakat Indonesia pada 2026:
TikTok: 31,8 persen
Facebook: 29,4 persen
Instagram: 27,7 persen
WhatsApp: 1,7 persen
YouTube: 1,6 persen
X: 1,5 persen
Threads: 1,0 persen
Lainnya: 5,5 persen
Data tersebut menunjukkan persaingan media sosial di Indonesia semakin ketat. Meski Facebook dan Instagram masih memiliki basis pengguna besar, TikTok berhasil merebut perhatian publik berkat format konten yang lebih cepat, interaktif, dan mudah viral.
Fenomena ini sekaligus memperlihatkan perubahan kebiasaan digital masyarakat Indonesia yang kini lebih menyukai platform berbasis video pendek dibandingkan media sosial konvensional.
TikTok Kuasai Semua Generasi
Menariknya, dominasi TikTok ternyata tidak hanya terjadi di kalangan anak muda. Platform tersebut justru berhasil menembus hampir seluruh kelompok usia.
Pada kelompok Gen Z atau usia 13-28 tahun, TikTok menjadi platform paling sering diakses dengan angka 32,3 persen. Angka itu tidak berbeda jauh dengan kelompok Milenial yang mencapai 31,9 persen.
Bahkan pada kelompok Gen X hingga Baby Boomers, TikTok tetap unggul dengan persentase di atas 30 persen. Hal ini menunjukkan TikTok telah berkembang menjadi platform lintas generasi.
Berikut rincian pengguna TikTok berdasarkan generasi:
Gen Z: 32,3 persen
Milenial: 31,9 persen
Gen X: 31,2 persen
Baby Boomers: 30,7 persen
Pre Boomer: 30,6 persen
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa TikTok tidak lagi sekadar identik dengan generasi muda. Konten hiburan, edukasi, berita, hingga jual beli yang tersedia di platform itu membuat masyarakat dari berbagai usia ikut aktif mengaksesnya.
Facebook Masih Kuat di Kalangan Usia Dewasa
Meski disalip TikTok, Facebook masih menjadi salah satu platform paling dominan di Indonesia. Media sosial milik Meta itu bahkan masih sangat kuat di kalangan usia dewasa hingga lanjut usia.
Pada kelompok Milenial, Facebook mencatat angka 31,1 persen. Sementara di Gen X mencapai 31 persen dan Baby Boomers sebesar 30,9 persen.
Berikut rinciannya:
Gen Z: 26,9 persen
Milenial: 31,1 persen
Gen X: 31,0 persen
Baby Boomers: 30,9 persen
Pre Boomer: 30,3 persen
Kuatnya Facebook di kelompok usia dewasa menunjukkan platform tersebut masih menjadi ruang utama untuk komunikasi komunitas, berbagi informasi, hingga aktivitas jual beli online.
Instagram Tetap Digemari Anak Muda
Di posisi ketiga, Instagram masih menjadi favorit kalangan muda, terutama Gen Z. APJII mencatat angka penggunaan Instagram pada kelompok Gen Z mencapai 30,8 persen.
Namun, penggunaan Instagram terlihat menurun pada kelompok usia lebih tua. Pada kategori Pre Boomer, angka akses hanya mencapai 16,7 persen.
Berikut data lengkap Instagram berdasarkan generasi:
Gen Z: 30,8 persen
Milenial: 28,7 persen
Gen X: 24,4 persen
Baby Boomers: 20,1 persen
Pre Boomer: 16,7 persen
Penurunan itu memperlihatkan Instagram masih sangat identik dengan gaya hidup anak muda, tren visual, hingga kebutuhan personal branding.
X dan Threads Didominasi Gen Z
Platform X dan Threads ternyata paling banyak diakses kelompok Gen Z. Untuk X, Gen Z mencatat angka 2,5 persen, jauh lebih tinggi dibanding kelompok usia lain.
Sementara Threads juga menunjukkan pola serupa dengan dominasi pengguna muda sebesar 1,6 persen.
Berikut data penggunaan X:
Gen Z: 2,5 persen
Milenial: 1,2 persen
Gen X: 0,8 persen
Baby Boomers: 0,6 persen
Pre Boomer: 0,5 persen
Sedangkan Threads:
Gen Z: 1,6 persen
Milenial: 0,6 persen
Gen X: 0,4 persen
Baby Boomers: 0,4 persen
Pre Boomer: 0,5 persen
Data ini memperlihatkan platform berbasis percakapan singkat masih lebih menarik bagi pengguna muda yang aktif mengikuti isu viral dan tren internet.
Secara keseluruhan, survei APJII 2026 menegaskan bahwa peta persaingan media sosial di Indonesia terus berubah cepat. TikTok kini menjadi penguasa baru dunia digital Tanah Air, sementara Facebook dan Instagram masih bertahan sebagai pemain utama dengan basis pengguna yang kuat. (R-03)

