PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu
Jokowi saat mengenakan jaket PSI berlogo gajah. Foto: Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Ketua Harian PSI Ahmad Ali menilai Jokowi telah menunjukkan kedekatan politik bersama partainya. Penilaian tersebut didasarkan pada sejumlah pernyataan serta aktivitas politik selama beberapa bulan. Menurutnya, penyematan jaket hanya menjadi simbol formal atas hubungan yang telah terbangun.
“Penjaketan atau apapun namanya hanya bentuk seremonial,” kata Ahmad Ali, Minggu. Ia menilai rangkaian pernyataan Jokowi selama ini sudah memberikan pesan politik jelas. Dukungan terbuka terhadap PSI dinilai mencerminkan posisi politik mantan presiden tersebut.
Ahmad Ali menyoroti pernyataan Jokowi saat kongres PSI di Solo beberapa waktu lalu. Jokowi juga kembali menegaskan dukungannya dalam rapat kerja nasional PSI di Makassar. “Menurut saya hari ini dia adalah PSI,” ujar Ahmad Ali.
PSI menyebut Jokowi akan memulai safari politik ke sejumlah daerah dalam waktu dekat. Lampung, Nusa Tenggara Timur, dan Jawa Barat masuk agenda kunjungan bulan Juni. Program tersebut disebut dikelola jaringan relawan yang selama ini aktif mendukung Jokowi.
Menurut Ahmad Ali, safari politik merupakan aktivitas lumrah bagi tokoh nasional Indonesia. Ia membandingkan agenda tersebut dengan kegiatan politik sejumlah mantan pemimpin nasional lainnya. Kritik terhadap kunjungan tersebut dinilai berlebihan dan sarat kepentingan politik tertentu.
Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus memastikan partainya menyiapkan penyematan jaket resmi. Penyematan tersebut akan dilakukan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep pada waktu mendatang. Namun jadwal pelaksanaan hingga kini masih menunggu keputusan internal partai.
Bestari menjelaskan penyematan jaket menjadi penanda resmi posisi politik Jokowi bersama PSI. Langkah tersebut sekaligus memperjelas persepsi publik terkait arah dukungan politik mantan presiden. “Setelah disematkan jaket itu, publik memahami Pak Jokowi sudah bersama PSI,” kata Bestari.
PSI juga menyebut penyematan jaket akan mengukuhkan posisi Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina. Prosesi tersebut dipandang penting untuk memperkuat konsolidasi partai menjelang agenda politik berikutnya. Dinamika ini diperkirakan terus menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu mendatang.(R-04)

