SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
  • Nasional
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      13/06/2026  ❘  09:26 WIB
  • Ekonomi
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
    • IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      12/06/2026  ❘  18:14 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      PT Panca Surya Agrindo Digugat Pemerintah Desa Suka Maju ke PN Pasir Pangaraian, Diduga Kuasai Lahan Transmigrasi 990 Hektare Jadi Kebun Kelapa Sawit

      13/06/2026  ❘  14:55 WIB
    • Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      13/06/2026  ❘  08:35 WIB
    • Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      13/06/2026  ❘  08:20 WIB
    • Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      12/06/2026  ❘  23:51 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
    • Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      13/06/2026  ❘  11:28 WIB
    • Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Pesawat Putar Haluan dan Berputar di Langit Bandara SSK II

      Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Pesawat Putar Haluan dan Berputar di Langit Bandara SSK II

      13/06/2026  ❘  10:17 WIB
  • Sport
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      13/06/2026  ❘  08:59 WIB
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

13/06/2026  ❘  11:57 WIB • Nasional
Bagikan :
Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

Ilustrasi. Foto: Dok SM News

JAKARTA, SabangMerauke News - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kini tidak lagi hanya menghantam pekerja sektor informal atau tenaga berupah rendah. Profesi dengan gaji tinggi yang selama ini dianggap paling aman justru mulai berubah menjadi “ladang pengangguran” baru akibat tekanan ekonomi global dan masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Fenomena ini terjadi di berbagai negara dan menyeret sejumlah sektor elit seperti teknologi, jasa keuangan, konsultan bisnis hingga industri digital. Posisi yang sebelumnya menjadi simbol kesuksesan karier kini justru masuk daftar paling rentan dipangkas perusahaan.

Perusahaan-perusahaan besar dunia mulai melakukan efisiensi besar-besaran demi menjaga stabilitas keuangan di tengah perlambatan ekonomi global. Langkah pengurangan tenaga kerja yang awalnya dianggap sementara kini berubah menjadi restrukturisasi jangka panjang.

Data firma konsultan Janco Associates yang mengacu pada Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan tingkat pengangguran sektor teknologi informasi mencapai 3,8 persen pada April 2026. Angka tersebut naik dibandingkan Maret 2026 yang berada di level 3,6 persen.

Kenaikan angka pengangguran itu menjadi sinyal kuat bahwa industri teknologi yang selama satu dekade terakhir dianggap sebagai sektor paling menjanjikan mulai memasuki fase tekanan serius.

Sejumlah perusahaan raksasa teknologi bahkan terang-terangan menyebut AI sebagai alasan utama pengurangan tenaga kerja. Meta misalnya memangkas sekitar 8.000 pegawai atau sekitar 10 persen dari total tenaga kerja mereka. Langkah itu dilakukan untuk merampingkan operasional sekaligus memperbesar investasi perusahaan di bidang AI.

Gelombang efisiensi juga terjadi di perusahaan global lainnya. Nike mengurangi sekitar 1.400 karyawan atau sekitar 2 persen tenaga kerja mereka. Sebagian besar PHK berasal dari divisi teknologi dengan alasan penyederhanaan operasional global.

Sementara itu, Snap juga mengumumkan pemangkasan sekitar 1.000 posisi kerja atau 16 persen dari total karyawan demi meningkatkan efisiensi perusahaan.

Tidak hanya itu, sektor telekomunikasi dan pengolahan data juga mengalami pengurangan tenaga kerja hingga 11 persen atau sekitar 342 ribu pekerjaan. Puncak tekanan tersebut bahkan sudah mulai terasa sejak November 2022 dan terus berlanjut hingga sekarang.

Profesi Elit Mulai Kehilangan “Keamanan”

Selama era ledakan industri teknologi atau tech-boom, profesi seperti software engineer, data scientist hingga product manager menjadi pekerjaan paling prestisius di pasar tenaga kerja global. Gaji fantastis, bonus besar hingga opsi saham membuat profesi ini menjadi incaran jutaan pencari kerja.

Perusahaan teknologi saat itu bahkan rela mengeluarkan dana besar untuk memburu talenta digital terbaik.

Namun kondisi kini berubah drastis. Tingginya suku bunga global membuat aliran modal investasi mulai tersendat. Startup hingga perusahaan teknologi besar terpaksa mengurangi pengeluaran demi mempertahankan bisnis.

Ironisnya, pekerja dengan gaji tertinggi justru menjadi kelompok pertama yang terkena pemangkasan.

Langkah tersebut dinilai menjadi cara tercepat perusahaan untuk memangkas biaya operasional dalam jumlah besar tanpa harus mengganggu keseluruhan struktur bisnis.

Tekanan serupa juga terjadi di sektor jasa keuangan dan konsultan bisnis papan atas. Menurunnya aktivitas merger dan akuisisi, lesunya pasar saham serta berkurangnya penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) membuat kebutuhan tenaga analis dan konsultan berpendapatan tinggi ikut menyusut.

Banyak posisi strategis kini dianggap tidak lagi terlalu mendesak bagi perusahaan.

AI Jadi Ancaman Nyata

Selain tekanan ekonomi global, perkembangan AI generatif menjadi faktor paling besar yang mengubah wajah pasar kerja dunia.

Jika sebelumnya teknologi hanya menggantikan pekerjaan teknis dan repetitif, kini AI mulai mengambil alih pekerjaan profesional kelas menengah dan atas.

Pekerjaan seperti analis hukum, pembuat kode pemrograman tingkat dasar hingga menengah, analis riset pasar sampai spesialis keuangan kini mulai bisa dilakukan sistem AI dalam waktu jauh lebih cepat dan biaya lebih murah.

Perusahaan melihat penggunaan AI mampu meningkatkan efisiensi tanpa harus mempertahankan tim besar.

Akibatnya, pasar tenaga kerja mulai dipenuhi para profesional berpengalaman yang kesulitan mendapatkan pekerjaan baru karena jumlah lowongan jauh lebih sedikit dibanding jumlah pencari kerja.

Kepala Eksekutif Janco Associates, Victor Janulaitis mengatakan banyak perusahaan kini menunda perekrutan tenaga IT karena masih mempertimbangkan efektivitas investasi AI di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Mengapa mereka harus merekrut spesialis AI untuk sesuatu yang mungkin tidak menghasilkan?” ujarnya dikutip dari Wall Street Journal.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa dunia usaha kini jauh lebih berhati-hati dalam merekrut pekerja baru, termasuk tenaga profesional dengan pengalaman tinggi.

Tekanan Finansial dan Guncangan Gaya Hidup

Fenomena pengangguran di kalangan pekerja bergaji tinggi juga memunculkan persoalan baru yang tidak sederhana.

Kelompok profesional ini umumnya memiliki gaya hidup yang menyesuaikan besarnya pendapatan mereka. Mulai dari cicilan rumah premium, kendaraan mewah, biaya pendidikan internasional anak hingga berbagai kebutuhan kelas atas lainnya.

Ketika kehilangan pekerjaan, tekanan finansial langsung terasa karena pengeluaran tinggi tetap berjalan sementara pemasukan berhenti.

Kondisi ini memunculkan fenomena lifestyle inflation shock, yakni situasi ketika seseorang kesulitan menurunkan standar hidup meski kondisi keuangan berubah drastis.

Di sisi lain, proses mendapatkan pekerjaan baru juga tidak mudah. Banyak perusahaan kini enggan merekrut kandidat senior karena dianggap memiliki ekspektasi gaji terlalu tinggi atau dinilai overqualified.

Akibatnya, banyak profesional akhirnya terpaksa melakukan reskilling, mempelajari kemampuan baru, bahkan rela menerima penurunan gaji demi kembali masuk ke pasar kerja.

Pengamat ketenagakerjaan menilai kondisi ini menjadi tanda bahwa dunia kerja global sedang memasuki fase perubahan besar. Gelar mentereng dan gaji tinggi tidak lagi menjamin keamanan karier jika pekerja gagal beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Kini, kemampuan beradaptasi, fleksibilitas serta penguasaan teknologi baru menjadi faktor utama untuk bertahan di tengah badai PHK dan revolusi AI yang terus meluas. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :PHK sektor teknologipekerjaan bergaji tinggidampak AI terhadap pekerjaanSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

    BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

    Riau •
    13/06/2026 ❘ 11:41 WIB
  • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

    Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

    Ekonomi •
    13/06/2026 ❘ 08:50 WIB
  • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

    Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

    Umum •
    13/06/2026 ❘ 08:22 WIB
  • Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar

    Pemprov Riau Hentikan Dua Aktivitas Tambang MBLB Tanpa Izin di Kampar

    Riau •
    13/06/2026 ❘ 08:13 WIB
  • 76 Ribu Akun Aktif, 8.221 Peserta sudah Menggunakan Pilihan Kedua

    76 Ribu Akun Aktif, 8.221 Peserta sudah Menggunakan Pilihan Kedua

    Riau •
    12/06/2026 ❘ 23:26 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan