SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
    • Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      Mobil Narkoba dari Bengkalis Tersandung di SPBU Merangin, Isinya 53 Ribu Ekstasi

      13/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      Setahun Menggantung, Kasus Ustaz Lecehkan Mahasiswi UINSU Belum Ada Tersangka

      12/06/2026  ❘  20:27 WIB
    • Viral Aksi Emak-emak Pekanbaru Nekat Datangi Gelper Diduga Tempat Perjudian di Jalan Riau, Netizen Colek Kapolri dan Wali Kota

      Viral Aksi Emak-emak Pekanbaru Nekat Datangi Gelper Diduga Tempat Perjudian di Jalan Riau, Netizen Colek Kapolri dan Wali Kota

      12/06/2026  ❘  16:39 WIB
  • Nasional
    • BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      BGN Evaluasi Insentif Operasional Dapur MBG Demi Efisiensi Anggaran

      13/06/2026  ❘  12:53 WIB
    • MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      MBG Boroskan Uang Negara Rp 1 Triliun per Bulan, Tapi Gaji Guru Tak Layak dan Ruang Sekolah Banyak Rusak

      13/06/2026  ❘  12:45 WIB
    • Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      Pekerjaan Bergaji Tinggi Kini Jadi Ladang Pengangguran, AI dan PHK Massal Hantam Kelas Profesional

      13/06/2026  ❘  11:57 WIB
    • Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

      13/06/2026  ❘  09:26 WIB
  • Ekonomi
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
    • Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      Cek Harga Emas Pegadaian Terbaru Sabtu 13 Juni 2026, Antam Tembus Rp 2,8 Juta per Gram

      13/06/2026  ❘  08:40 WIB
    • Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      Rupiah Bangkit dari Tekanan, Dolar AS Dipaksa Mundur dari Level Rp18.000

      12/06/2026  ❘  18:34 WIB
    • IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      IHSG Terbang ke Atas 6.000, Bursa Asia Tertinggal di Belakang

      12/06/2026  ❘  18:14 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      Ahli Patahkan Dalih Risiko Bisnis dalam Kasus Korupsi Kredit BRI Perawang Rugikan Negara Rp 14,6 Miliar

      13/06/2026  ❘  08:35 WIB
    • Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      Baru Hirup Udara Bebas, Residivis Bengkalis Tumbang Lagi dengan 21 Paket Sabu

      13/06/2026  ❘  08:20 WIB
    • Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      Perang Melawan Narkoba, Polres Rohil Amankan 109 Tersangka dalam Operasi Antik dan Pengungkapan Mei 2026

      12/06/2026  ❘  23:51 WIB
    • Belum 24 Jam, Polisi Tangkap Suami Korban dalam Kasus Kematian Wanita Hamil di Dumai

      Belum 24 Jam, Polisi Tangkap Suami Korban dalam Kasus Kematian Wanita Hamil di Dumai

      12/06/2026  ❘  20:48 WIB
  • Umum
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      Jangan Remehkan Jus Jambu Biji! Ahli Ungkap Manfaat Besarnya untuk Penderita Anemia

      12/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
  • Riau
    • Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      Satelit BMKG Pantau 87 Titik Panas Kepung Sumatera! 8 Hotspot Membara di Riau

      13/06/2026  ❘  11:48 WIB
    • BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      BMKG Warning! Delapan Titik Panas Muncul di Riau, Pelalawan Jadi Sorotan

      13/06/2026  ❘  11:41 WIB
    • Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      Tekan Angka Kecelakaan, PT HK Bersama Polda Riau dan Polres Siak Bagikan Kopi Gratis di Tol Permai

      13/06/2026  ❘  11:28 WIB
    • Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Pesawat Putar Haluan dan Berputar di Langit Bandara SSK II

      Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Pesawat Putar Haluan dan Berputar di Langit Bandara SSK II

      13/06/2026  ❘  10:17 WIB
  • Sport
    • Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      Amerika Mengamuk! Paraguay Kebobolan 4 Gol, Balogun Menari di Los Angeles

      13/06/2026  ❘  10:26 WIB
    • Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      Duel Penentu Nasib! Haiti dan Skotlandia Berebut Tiket Mimpi Sebelum Brasil Mengamuk

      13/06/2026  ❘  10:04 WIB
    • Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      Tanpa Neymar! Brasil Bawa Lima Bintang, Maroko Datang Tanpa Takut di New Jersey

      13/06/2026  ❘  08:59 WIB
    • Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      Lolos Penuh Kontroversi, Qatar Langsung Dihadang Tembok Bernama Swiss

      13/06/2026  ❘  07:32 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      Putri Pewaris Takhta Thailand Wafat Setelah 4 Tahun Koma, Negeri Gajah Putih Berkabung 15 Hari

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
    • Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      Pagi Ancam Iran Habis-Habisan, Sore Hari Trump Mendadak Pilih Damai

      12/06/2026  ❘  12:21 WIB
    • Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      11/06/2026  ❘  11:29 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

13/06/2026  ❘  09:26 WIB • Nasional
Bagikan :
Berawal Dari Temuan BPK Soal Dana BOS, 500 Kepala Sekolah Dipaksa Mengundurkan Diri

Ilustrasi dan infografis kepala sekolah dipaksa mundur karena temuan dana BOS. Foto: SM News/Created by AI

SULSEL, SabangMerauke News – Kisah ini tidak dimulai dari ruang kelas. Tidak juga dari prestasi siswa atau program pendidikan baru. Cerita besar yang kini mengguncang dunia pendidikan Sulawesi Selatan justru bermula dari meja auditor, tumpukan dokumen anggaran, dan catatan pemeriksaan yang perlahan berubah menjadi polemik besar.

Ruang rapat Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menjadi tempat terbukanya persoalan yang selama beberapa bulan beredar diam-diam, Jumat, 12 Juni 2026. Di hadapan anggota dewan dan jajaran Dinas Pendidikan Sulsel, terungkap fakta yang mengejutkan. Hampir 500 kepala sekolah disebut telah diminta membuat surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan mereka.

Angka itu tidak kecil. Jumlah tersebut setara dengan ratusan sekolah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Di balik setiap nama kepala sekolah, ada ribuan siswa, ratusan guru, serta roda administrasi pendidikan yang terus berjalan setiap hari.

Pertanyaan pertama yang muncul sederhana. Apa yang sebenarnya terjadi? Jawabannya membawa publik menuju satu titik yang sama, yakni laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, menjadi salah satu tokoh yang membuka tabir persoalan tersebut. Dalam rapat itu, ia membeberkan bagaimana proses penyodoran surat pengunduran diri dilakukan secara bertahap.

Gelombang pertama menyasar 128 kepala sekolah. Gelombang berikutnya mencapai 198 orang. Jika ditotal dengan tahap lain, jumlahnya mendekati 500 kepala sekolah. "Yang terjadi sebenarnya berawal dari hasil pemeriksaan BPK," kata Andi Tenri Indah usai rapat dengar pendapat. 

Di titik inilah cerita berubah menjadi lebih kompleks. Temuan auditor negara ternyata banyak berkaitan dengan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS. Dana yang selama ini menjadi tulang punggung berbagai kegiatan pendidikan tersebut masuk dalam daftar pemeriksaan berkala.

Bagi sebagian masyarakat, temuan BPK sering dipahami sebagai indikasi adanya pelanggaran serius. Faktanya tidak selalu demikian. Dalam banyak kasus, temuan auditor juga dapat berupa kekeliruan administrasi, ketidaksesuaian dokumen, atau prosedur penggunaan anggaran yang dianggap belum tertib.

Menurut penjelasan yang muncul dalam rapat DPRD, sebagian besar kepala sekolah yang memperoleh catatan pemeriksaan telah menindaklanjuti rekomendasi auditor. Dana yang dianggap bermasalah telah dikembalikan sesuai ketentuan.

Di atas kertas, persoalan tersebut seharusnya selesai. Namun, cerita tidak berhenti di sana. Justru setelah proses pengembalian berlangsung, muncul surat pernyataan pengunduran diri yang kemudian memicu kegelisahan di lingkungan sekolah.

Bagi banyak kepala sekolah, surat tersebut bukan sekadar dokumen biasa. Kertas itu dipandang sebagai sinyal berakhirnya masa tugas yang selama bertahun-tahun mereka jalani. Dari sinilah polemik berkembang. 

Andi Tenri melihat persoalan ini tidak semata-mata berkaitan dengan administrasi anggaran. Ada aspek psikologis yang ikut muncul. Banyak kepala sekolah merasa berada dalam tekanan saat harus memilih antara menandatangani surat atau menghadapi ketidakpastian jabatan.

 

"Kami berharap ada solusi yang membuat kepala sekolah tetap nyaman menjalankan tugasnya," ujar Andi Tenri Indah.

Pandangan berbeda datang dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Iqbal Nadjamuddin, menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme evaluasi kinerja yang berlaku di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kepala sekolah bukan hanya bertanggung jawab terhadap proses belajar mengajar. Mereka juga memegang kendali pengelolaan anggaran sekolah yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahun.

Karena itu, tata kelola keuangan menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kinerja. "Pengelolaan anggaran merupakan bagian dari instrumen evaluasi jabatan kepala sekolah," kata Iqbal Nadjamuddin.

Pernyataan tersebut membuka gambaran lain mengenai persoalan ini. Bagi Dinas Pendidikan, evaluasi bukan hukuman. Evaluasi merupakan bagian dari sistem pengawasan. Kepala sekolah yang dinilai tidak memenuhi indikator tertentu dapat diganti sebagaimana tugas tambahan lainnya dalam birokrasi pendidikan.

Iqbal bahkan menegaskan Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara terkait status kepala sekolah. Menurut aturan kepegawaian, jabatan kepala sekolah bukan jabatan struktural permanen. Posisi tersebut merupakan tugas tambahan yang sewaktu-waktu dapat diberikan atau dicabut berdasarkan hasil evaluasi.

Di sinilah dua sudut pandang bertemu dan saling berhadapan. DPRD melihat perlunya pendekatan yang lebih manusiawi setelah temuan BPK ditindaklanjuti. Dinas Pendidikan melihat evaluasi sebagai konsekuensi logis dari tanggung jawab jabatan.

Di tengah perdebatan tersebut, ada satu fakta yang jarang dibicarakan. Beban kepala sekolah saat ini jauh berbeda dibanding satu dekade lalu. Mereka tidak hanya mengurus guru dan siswa. Mereka juga harus memahami regulasi pengadaan barang, pelaporan keuangan, administrasi aset, hingga berbagai program pemerintah yang terus bertambah setiap tahun.

Kesalahan kecil dalam pencatatan bisa berubah menjadi temuan auditor. Temuan auditor bisa berkembang menjadi evaluasi jabatan. Evaluasi jabatan dapat berujung pada pergantian kepala sekolah.

Rantai inilah yang kini menjadi perdebatan besar. Banyak kalangan pendidikan mulai mempertanyakan apakah kepala sekolah telah memperoleh dukungan administrasi yang cukup untuk menghadapi kompleksitas tersebut.

Di sejumlah sekolah, kepala sekolah bahkan harus membagi perhatian antara urusan akademik dan tumpukan laporan keuangan yang terus bertambah.

Sementara itu, pemerintah pusat sedang mendorong kepala sekolah lebih fokus menjadi pemimpin pembelajaran. Mereka diharapkan hadir sebagai pembina guru, pengarah kurikulum, dan penggerak kualitas pendidikan. Ironisnya, tuntutan administrasi justru semakin besar. 

 

Kasus di Sulawesi Selatan memperlihatkan bagaimana dua dunia itu bertabrakan. Di satu sisi ada target peningkatan mutu pendidikan. Di sisi lain ada kewajiban menjaga ketertiban anggaran hingga ke detail terkecil.

Kini bola berada di tangan Dinas Pendidikan Sulsel dan DPRD Sulsel. Rekomendasi penghentian surat pengunduran diri telah disampaikan. Evaluasi kepala sekolah masih berjalan. Ratusan kepala sekolah masih menunggu kepastian.

Di balik polemik ini, satu hal menjadi jelas. Persoalan yang terlihat sebagai urusan administrasi ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih besar. Ini bukan hanya tentang jabatan kepala sekolah. Ini juga tentang bagaimana sistem pendidikan mengelola kepercayaan, pengawasan, dan kepemimpinan di tingkat sekolah.

Saat hampir 500 kepala sekolah masuk dalam pusaran evaluasi, Sulawesi Selatan sedang menyaksikan salah satu babak paling penting dalam tata kelola pendidikan daerah. Hasil akhirnya belum terlihat. Dampaknya sudah mulai terasa. R-02

Editor: Krisman
Tags :Temuan BPKDana BOSKepsek MundurSulawesi SelatanPendidikan Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • Prabowo Punya Rencana Baru, Bahasa Prancis Bakal Masuk Sekolah Indonesia

    Prabowo Punya Rencana Baru, Bahasa Prancis Bakal Masuk Sekolah Indonesia

    Internasional •
    29/05/2026 ❘ 08:54 WIB
  • Kursi Sekolah Kurang, Kemendikdasmen Izinkan Kelas Padat Sampai 50 Murid
    SPMB 2026

    Kursi Sekolah Kurang, Kemendikdasmen Izinkan Kelas Padat Sampai 50 Murid

    Nasional •
    22/05/2026 ❘ 10:45 WIB
  • Heboh TKA 2026, Bocoran Soal Beredar di Medsos hingga Ribuan Siswa Raih Nilai Sempurna

    Heboh TKA 2026, Bocoran Soal Beredar di Medsos hingga Ribuan Siswa Raih Nilai Sempurna

    Nasional •
    19/05/2026 ❘ 20:11 WIB
  • Guru Honorer Mau Dihapus? DPR Minta Prabowo Jadikan Semua Guru Berstatus PNS

    Guru Honorer Mau Dihapus? DPR Minta Prabowo Jadikan Semua Guru Berstatus PNS

    Nasional •
    11/05/2026 ❘ 18:36 WIB
  • Pemerintah Resmi Batalkan Rencana KBM Daring April 2026 Demi Cegah Learning Loss Siswa

    Pemerintah Resmi Batalkan Rencana KBM Daring April 2026 Demi Cegah Learning Loss Siswa

    Nasional •
    24/04/2026 ❘ 10:27 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan