Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan
Kondisi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BNI yang ditabrak pengendara motor hingga menyebabkan kaca bagian depan ATM pecah. Foto: SM News
RIAU, SabangMerauke News - Seorang pengendara sepeda motor wanita warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, bernama Yusnita (38), bersama putrinya Caryn Hana (9), mengalami kecelakaan tunggal yang cukup menghebohkan warga pada Rabu (10/6/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di depan kompleks ruko Afifa Sport Center, Jalan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi. Sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BM 5357 XH yang dikendarai korban diketahui menabrak mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik BNI hingga menyebabkan kaca bagian depan ATM pecah.
Kejadian itu sontak menarik perhatian warga sekitar yang langsung berhamburan menuju lokasi setelah mendengar suara benturan keras. Sejumlah warga kemudian membantu mengevakuasi korban sebelum petugas tiba di tempat kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, Yusnita mengalami luka ringan di bagian pelipis mata. Sementara putrinya, Caryn Hana, yang turut berada di lokasi kejadian mengalami luka ringan pada jari tangan kiri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kedua korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP Sardianto, SE saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan fasilitas ATM tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan yang melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario yang menabrak ATM sehingga mengakibatkan kaca ATM pecah. Alhamdulillah korban ibu dan anak hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD,” kata AKP Sardianto.
Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Saat ini personel Satlantas Polres Kepulauan Meranti masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Untuk kronologi lengkapnya masih dalam proses penyelidikan. Anggota kami masih melakukan olah TKP guna mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa itu terjadi,” ujarnya.
AKP Sardianto juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara maupun ketika memarkir kendaraan. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pastikan kendaraan dalam kondisi aman, gunakan perlengkapan berkendara, dan jangan mengabaikan faktor keselamatan meskipun sedang berhenti atau berada di area parkir,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, kecelakaan diduga terjadi akibat sang anak secara tidak sengaja memutar tuas gas sepeda motor saat hendak turun dari kendaraan.
Menurut penuturan warga, peristiwa bermula ketika Yusnita bersama putrinya tiba di lokasi parkir. Saat pengendara hendak turun dari sepeda motor, sang anak yang masih berada di atas kendaraan diduga berpegangan pada bagian tuas gas sehingga motor mendadak melaju ke depan tanpa kendali.
Dalam hitungan detik, sepeda motor tersebut meluncur dan menghantam ATM yang berada tidak jauh dari lokasi parkir. Benturan keras menyebabkan kaca ATM pecah dan membuat pengendara serta anaknya terjatuh. Beruntung, keduanya hanya mengalami luka ringan. Polisi masih mendalami seluruh keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (R-01)

