Polisi Bakar 31 Rakit PETI di Cerenti, Aktivitas Emas Ilegal Masih Berulang
Sebuah rakit PETI dibakar polisi dalam razia di Kecamatan Cerenti baru-baru ini. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News - Polisi kembali memburu penambangan emas tanpa izin di Cerenti, Kuantan Singingi. Sebanyak 31 rakit PETI dimusnahkan dalam penertiban terbaru. Langkah tegas ini memperlihatkan perang panjang melawan tambang emas ilegal.
Asap hitam membumbung dari tepian sungai. Rakit-rakit kayu yang selama ini dipakai menambang emas ilegal dibakar petugas. Dalam waktu singkat, puluhan rakit berubah menjadi puing hangus. Penertiban berlangsung di sejumlah titik aktivitas PETI.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, memastikan jumlah rakit yang dimusnahkan mencapai 31 unit. Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memberantas PETI. Polisi terus bergerak meski aktivitas ilegal itu berulang. "Sebanyak 31 rakit dibakar," kata Hidayat, Selasa, 9 Juni 2026.
Penertiban ini bukan kali pertama terjadi. Aktivitas PETI di Cerenti sudah lama menjadi pekerjaan berat. Setiap razia digelar, para pelaku menghilang. Setelah situasi tenang, aktivitas kembali muncul.
Pola itu terus berulang selama bertahun-tahun. Polisi datang melakukan tindakan. Rakit dibakar hingga habis. Beberapa hari kemudian, aktivitas serupa kembali terlihat.
Kondisi tersebut menjadi tantangan besar. Aparat tidak mungkin berada di lokasi setiap saat. Sementara para pelaku terus mencari celah menjalankan aktivitas mereka.
Hidayat menilai penegakan hukum tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan lingkungan sekitar menjadi faktor penting. Tanpa keterlibatan masyarakat, upaya pemberantasan akan berjalan lebih berat.
Karena itu, Polres Kuansing mulai memperluas pendekatan. Fokus tidak lagi hanya pada penindakan. Edukasi dan pencegahan mulai diperkuat. Surat imbauan telah dikirim ke berbagai elemen daerah. Sasaran surat meliputi pemerintah kecamatan dan desa. Tokoh adat juga diajak terlibat aktif.
Lembaga Adat Melayu Riau tingkat kecamatan turut menerima imbauan tersebut. Lembaga Adat Nagori juga dilibatkan. Para dubalang daerah ikut diajak menjaga wilayah masing-masing.
Langkah itu dilakukan untuk membangun kesadaran bersama. Polisi berharap pesan penghentian PETI sampai ke seluruh lapisan masyarakat. Pendekatan sosial dinilai lebih efektif dalam jangka panjang. "Kami mengimbau masyarakat dan cucu kemenakan menghentikan aktivitas PETI," ajak Hidayat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat harus dimulai dari tingkat paling bawah. Edukasi perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pencegahan harus berjalan sebelum aktivitas muncul. Tokoh adat memiliki peran penting. Pengaruh mereka masih kuat di tengah masyarakat. Karena itu, dukungan adat dinilai mampu memperkuat upaya pencegahan.
Pemerintah desa juga diminta aktif memantau wilayahnya. Informasi sekecil apa pun dapat membantu penegakan hukum. Kerja sama lintas unsur menjadi kunci keberhasilan. AKBP Hidayat mengakui hasil saat ini belum maksimal. Kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan. Partisipasi aktif warga masih menjadi pekerjaan rumah.
Meski begitu, pengawasan tidak akan berhenti. Polisi tetap melakukan patroli dan razia. Setiap aktivitas ilegal akan ditindak sesuai aturan. Strategi yang digunakan menggabungkan tiga pendekatan sekaligus. Edukasi berjalan kepada masyarakat. Pencegahan dilakukan melalui pengawasan lapangan.
Di saat bersamaan, penegakan hukum tetap berjalan. Aktivitas PETI yang ditemukan akan ditindak. Peralatan yang digunakan juga akan dimusnahkan. Polres Kuansing berharap langkah tersebut mampu menekan aktivitas ilegal. Dukungan masyarakat menjadi penentu utama. Tanpa dukungan itu, penertiban akan terus berulang.
Saat ini, harapan juga tertuju pada Izin Pertambangan Rakyat. Skema tersebut dinilai dapat menjadi jalan keluar. Aktivitas pertambangan dapat diarahkan ke jalur legal. "Langkah-langkah ini terus kami lakukan sambil menunggu berjalannya Izin Pertambangan Rakyat di Kuansing," kata Hidayat.
Cerenti masih menghadapi tantangan panjang. Polisi terus bergerak di lapangan. Masyarakat kini diajak menjadi garda terdepan menghentikan PETI. Perang melawan tambang emas ilegal belum berakhir. Api yang membakar 31 rakit hari ini menjadi pesan keras. Cerenti sedang diuji untuk memilih jalan berbeda. R-02

