Lansia di Selatpanjang Ditemukan Tak Bernyawa di Penginapan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Seorang pria lanjut usia berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (7/6/2026). Foto: SM News
RIAU, SabangMerauke News - Seorang pria lanjut usia berusia 64 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (7/6/2026).
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian penghuni penginapan dan warga sekitar. Penemuan jenazah kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Satreskrim Polres Kepulauan Meranti bersama Unit Identifikasi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan olah TKP serta mengumpulkan sejumlah keterangan guna memastikan penyebab meninggalnya korban.
Korban diketahui bernama Tji Beng (64), warga Kecamatan Selatpanjang Timur. Ia ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB di dalam kamar penginapan yang ditempatinya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur. Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban dan lingkungan sekitar kamar guna memastikan tidak adanya indikasi tindak pidana maupun hal-hal mencurigakan lainnya.
Setelah proses identifikasi awal selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut sebagai bagian dari prosedur penyelidikan.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Roemin Putra, SH, MH mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya," kata AKP Roemin Putra.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap menjalankan seluruh tahapan penyelidikan sesuai prosedur yang berlaku. Tim Identifikasi melakukan olah TKP secara menyeluruh serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Selain itu, pemeriksaan visum et repertum juga dilakukan guna memperoleh kepastian mengenai penyebab kematian korban dan memastikan tidak adanya unsur lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Menurut AKP Roemin, hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk melengkapi seluruh data dan fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Polisi memastikan setiap informasi akan ditelusuri secara profesional dan objektif.
"Hasil sementara tidak mengarah pada adanya unsur kekerasan. Namun seluruh tahapan pemeriksaan tetap dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab meninggalnya korban," ungkapnya. (R-01)

