Malam Mencekam di Pasar Bangkinang Atas! Api Kembali Mengamuk Setelah Damkar Pulang
Pasar Atas Bangkinang kembali dilalap api pada Sabtu malam, 6 Juni 2026. Sebelumnya, kobaran api telah dijinakkan pada sore hari. (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News – Kebakaran Pasar Atas Bangkinang kembali menggemparkan warga pada Sabtu, 6 Juni 2026. Enam unit ruko hangus terbakar dalam insiden besar tersebut. Api bahkan muncul lagi setelah proses pemadaman selesai dilakukan.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Pasar Atas Bangkinang Kota. Lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas perdagangan masyarakat. Saat api muncul, suasana pasar langsung berubah kacau. Kobaran pertama terlihat sekitar pukul 15.30 WIB. Api muncul dari salah satu ruko di deretan bangunan pasar. Dalam waktu singkat, kobaran membesar dan menyebar.
Asap hitam pekat membumbung tinggi. Warga dari berbagai sudut kota langsung berdatangan. Jalan di sekitar lokasi perlahan dipenuhi kerumunan. Bangunan ruko yang berdempetan mempercepat penyebaran api. Kobaran bergerak ke sisi kiri dan kanan. Situasi sempat membuat petugas kewalahan.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar, Topan, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari salah satu ruko bagian tengah. "Api berasal dari salah satu ruko tengah. Selanjutnya menyebar sangat cepat," kata Topan.
Enam unit ruko terdampak kebakaran. Tiga di antaranya merupakan toko kebutuhan harian. Satu toko bumbu dan santan ikut terbakar. Satu toko ponsel juga terdampak parah.
Sementara satu bangunan lainnya dalam kondisi kosong. Seluruh bangunan mengalami kerusakan berat. Di tengah kepanikan warga, satu perempuan sempat terjebak. Korban berada di dalam bangunan saat api membesar. Kondisi tersebut membuat situasi semakin menegangkan.
Petugas pemadam bersama warga bergerak cepat. Upaya penyelamatan dilakukan di tengah kobaran panas. Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup. Meski selamat, korban mengalami gangguan pernapasan. Asap tebal masuk ke saluran pernapasan. Korban kemudian menjalani perawatan medis di RSUD Bangkinang.
Proses pemadaman berlangsung cukup berat. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kampar mengerahkan kekuatan penuh. Sebanyak 42 personel diterjunkan ke lokasi. Empat armada pemadam dikerahkan saat kejadian. Bantuan juga datang dari TNI AD. Dua unit armada tambahan ikut memperkuat operasi.
Petugas menghadapi berbagai hambatan. Salah satu ruko berada dalam kondisi terkunci. Kondisi itu memperlambat akses menuju sumber api. "Ada ruko terkunci. Situasi itu cukup menyulitkan petugas," ujar Topan.
Meski menghadapi hambatan, petugas terus bekerja. Kobaran perlahan berhasil dikendalikan. Api tidak sampai menjalar lebih luas. Sekitar pukul 18.20 WIB, api dinyatakan padam. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan. Harapannya tidak ada bara tersisa.
Warga mulai bernapas lega. Sebagian pedagang kembali mendekati lokasi. Banyak orang mengira ancaman telah berlalu. Ternyata ketenangan itu tidak berlangsung lama. Saat malam mulai turun, kejutan lain muncul. Api mendadak terlihat kembali.
Sekitar pukul 19.55 WIB, asap tebal kembali membumbung. Kobaran muncul dari salah satu ruko yang sebelumnya terbakar. Lokasi tersebut disebut masih terkunci. "Api kembali muncul di ruko terkunci tadi," kata Eko, warga yang menyaksikan kejadian.
Kemunculan api kedua langsung memicu kepanikan baru. Petugas pemadam kembali dipanggil ke lokasi. Armada dan personel kembali bergerak cepat. Sirene kendaraan pemadam kembali terdengar. Jalan Jenderal Sudirman Bangkinang dipenuhi warga. Arus kendaraan mengalami kemacetan panjang.
Ratusan warga berdiri di sekitar lokasi. Sebagian merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Sebagian lagi hanya menyaksikan dengan cemas. Petugas kembali berjibaku melawan api. Fokus utama saat itu mencegah kobaran membesar. Bangunan lain di sekitar pasar harus diamankan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahaya bara tersembunyi. Meski api tampak padam, panas masih bisa tersisa. Saat menemukan bahan mudah terbakar, kobaran dapat muncul kembali. Hingga malam hari, petugas terus melakukan pengawasan. Setiap sudut bangunan diperiksa. Proses pendinginan dilakukan lebih intensif.
Polisi juga mulai melakukan penyelidikan. Garis polisi disiapkan untuk mengamankan lokasi. Penyebab pasti kebakaran masih ditelusuri. Nilai kerugian material juga belum diumumkan. Pendataan masih berlangsung. Kerusakan diperkirakan cukup besar mengingat enam ruko terdampak.
Peristiwa ini meninggalkan pukulan berat bagi pedagang. Banyak barang dagangan tidak sempat diselamatkan. Sebagian usaha bahkan lumpuh seketika. Sabtu, 6 Juni 2026, menjadi hari panjang bagi Pasar Atas Bangkinang. Siang hari diwarnai kobaran besar. Malam harinya muncul kejutan kedua.
Api memang berhasil dijinakkan. Akan tetapi, cerita kebakaran belum sepenuhnya selesai. Petugas masih berjaga memastikan bara terakhir benar-benar mati. Di tengah puing dan bau asap, satu pelajaran kembali muncul. Kebakaran besar tidak selalu berakhir saat kobaran padam. Kadang ancaman masih bersembunyi di balik dinding yang terlihat tenang. R-02

