SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kapal Raksasa Tenggelam Ddalam 15 Menit, 107 Kontainer Hilang di Selat Singapura!

      Kapal Raksasa Tenggelam Ddalam 15 Menit, 107 Kontainer Hilang di Selat Singapura!

      06/06/2026  ❘  20:06 WIB
    • Heboh Pocong Begal Teror Padang, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan di Baliknya!

      Heboh Pocong Begal Teror Padang, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan di Baliknya!

      06/06/2026  ❘  19:50 WIB
    • Heboh! Kajari dan Kasi Pidsus Sergai Dikabarkan Diamankan Kejagung, Jejak Proyek Misterius Jadi Sorotan

      Heboh! Kajari dan Kasi Pidsus Sergai Dikabarkan Diamankan Kejagung, Jejak Proyek Misterius Jadi Sorotan

      06/06/2026  ❘  19:21 WIB
    • Memantapkan Sinergi Menjadi KolaborAksi, Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 Tahun 2026 Momentum

      Memantapkan Sinergi Menjadi KolaborAksi, Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 Tahun 2026 Momentum 'Berlari' Menuju Kota Modern Berakar Budaya

      06/06/2026  ❘  11:11 WIB
  • Nasional
    • Prabowo Teken Perpres KNIU, Peran Indonesia di UNESCO Resmi Diperkuat

      Prabowo Teken Perpres KNIU, Peran Indonesia di UNESCO Resmi Diperkuat

      06/06/2026  ❘  17:23 WIB
    • Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Suap Impor, Djaka Akhirnya Buka Suara

      Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Sidang Suap Impor, Djaka Akhirnya Buka Suara

      06/06/2026  ❘  17:20 WIB
    • OJK Blokir 33.836 Rekening Judi Online, Angkanya Terus Bertambah

      OJK Blokir 33.836 Rekening Judi Online, Angkanya Terus Bertambah

      06/06/2026  ❘  17:18 WIB
    • Pemerintah Kejar Produksi Migas Rokan, Strategi Baru Hadapi Pelemahan Rupiah

      Pemerintah Kejar Produksi Migas Rokan, Strategi Baru Hadapi Pelemahan Rupiah

      06/06/2026  ❘  17:16 WIB
  • Ekonomi
    • Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau

      Tebar Keberkahan Bagi Alam, BRK Syariah Ikut Tanam Pohon di Kawasan Stadion Utama Riau

      06/06/2026  ❘  17:58 WIB
    • Dorong Kreativitas, KHAS Pekanbaru Hotel Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar

      Dorong Kreativitas, KHAS Pekanbaru Hotel Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar

      06/06/2026  ❘  13:25 WIB
    • PLN Datangkan Lima Tower Emergency dan Personel Lintas Wilayah untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut

      PLN Datangkan Lima Tower Emergency dan Personel Lintas Wilayah untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut

      06/06/2026  ❘  13:23 WIB
    • Cek Harga Emas Terbaru di Pegadaian Sabtu 6 Juni 2026, Antam, UBS dan Galeri 24 Kompak Bertahan

      Cek Harga Emas Terbaru di Pegadaian Sabtu 6 Juni 2026, Antam, UBS dan Galeri 24 Kompak Bertahan

      06/06/2026  ❘  08:36 WIB
  • Politik
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
  • Hukrim
    • Mantan Satpol PP Siak Ditangkap Polisi, Sabu Bersarang di Beras dan Kotak Kacamata

      Mantan Satpol PP Siak Ditangkap Polisi, Sabu Bersarang di Beras dan Kotak Kacamata

      06/06/2026  ❘  19:06 WIB
    • Geger! Pria Hilang Tiga Hari Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalan Petapahan

      Geger! Pria Hilang Tiga Hari Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalan Petapahan

      06/06/2026  ❘  18:43 WIB
    • Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang

      Pedagang Menjerit! Kebakaran Besar Sapu Deretan Ruko Pasar Atas Bangkinang

      06/06/2026  ❘  18:35 WIB
    • Delapan Kios di Pekanbaru Hangus Terbakar, Pedagang Hanya Bisa Menatap Abu

      Delapan Kios di Pekanbaru Hangus Terbakar, Pedagang Hanya Bisa Menatap Abu

      06/06/2026  ❘  18:24 WIB
  • Umum
    • Sering Makan Daging Merah Malam Hari? Studi Ungkap Dampaknya Bikin Tubuh Tak Bisa Istirahat

      Sering Makan Daging Merah Malam Hari? Studi Ungkap Dampaknya Bikin Tubuh Tak Bisa Istirahat

      06/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
  • Riau
    • Kecelakaan Maut Toyota Hiace vs Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas

      Kecelakaan Maut Toyota Hiace vs Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas

      06/06/2026  ❘  18:37 WIB
    • Sosok Putra Bengkalis Gamal Abdul Nasir, Berkiprah Jadi Guru Besar di Kampus Brunei Darusalam

      Sosok Putra Bengkalis Gamal Abdul Nasir, Berkiprah Jadi Guru Besar di Kampus Brunei Darusalam

      06/06/2026  ❘  18:32 WIB
    • Baru Dua Dapur MBG di Bagan Batu Koordinasi dengan DLH Rohil Soal Pengelolaan Sampah dan Limbah

      Baru Dua Dapur MBG di Bagan Batu Koordinasi dengan DLH Rohil Soal Pengelolaan Sampah dan Limbah

      06/06/2026  ❘  14:10 WIB
    • SF Hariyanto Pastikan Karhutla Riau Terus Dipantau, Sejumlah Titik Sudah Padam

      SF Hariyanto Pastikan Karhutla Riau Terus Dipantau, Sejumlah Titik Sudah Padam

      06/06/2026  ❘  13:07 WIB
  • Sport
    • Garuda Terbang Tinggi! Kemenangan atas Oman Dongkrak Posisi Indonesia di Ranking FIFA

      Garuda Terbang Tinggi! Kemenangan atas Oman Dongkrak Posisi Indonesia di Ranking FIFA

      06/06/2026  ❘  12:27 WIB
    • Serbia Dibantai Tanpa Ampun! Meksiko Kirim Ancaman Mengerikan Jelang Piala Dunia 2026

      Serbia Dibantai Tanpa Ampun! Meksiko Kirim Ancaman Mengerikan Jelang Piala Dunia 2026

      06/06/2026  ❘  07:40 WIB
    • Ceko Mengamuk Jelang Piala Dunia! Guatemala Dihajar, Korea Selatan Wajib Waspada

      Ceko Mengamuk Jelang Piala Dunia! Guatemala Dihajar, Korea Selatan Wajib Waspada

      06/06/2026  ❘  07:32 WIB
    • Oman Dibantai Tanpa Ampun! Garuda Pecahkan Kutukan 38 Tahun di GBK

      Oman Dibantai Tanpa Ampun! Garuda Pecahkan Kutukan 38 Tahun di GBK

      06/06/2026  ❘  07:05 WIB
  • Opini
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
  • Internasional
    • Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      05/06/2026  ❘  11:14 WIB
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Mengerikan! Harimau, Trenggiling hingga Soala Terancam Hilang Selamanya dari Bumi Asia

06/06/2026  ❘  12:14 WIB • Nasional
Bagikan :
Mengerikan! Harimau, Trenggiling hingga Soala Terancam Hilang Selamanya dari Bumi Asia

Ilustrasi Harimau Sumatera. Foto: Dok SM News

JAKARTA, SabangMerauke News - Krisis kepunahan satwa liar di Asia kini memasuki fase mengkhawatirkan. Lebih dari 4.300 spesies hewan tercatat masuk kategori terancam punah dan sangat terancam punah. Sejumlah satwa ikonik seperti badak Jawa, badak Sumatra, harimau, trenggiling hingga gibon kini berada di ambang kehilangan habitat dan populasi secara permanen.

Ancaman itu bukan lagi sekadar peringatan ilmiah. Banyak spesies kini hidup dalam jumlah sangat kecil, bahkan sebagian dikhawatirkan sudah menghilang dari alam liar sebelum dikenal luas masyarakat dunia.

Data International Union for Conservation of Nature (IUCN) menunjukkan Asia, khususnya Asia Tenggara, menjadi salah satu wilayah dengan tekanan biodiversitas paling berat di dunia. Kerusakan hutan, ekspansi perkebunan, pembangunan pesisir, perubahan iklim, hingga perdagangan satwa liar ilegal menjadi faktor utama penyebab percepatan kepunahan.

Badak Jawa menjadi simbol nyata ancaman tersebut. Satwa langka yang hanya ditemukan di Indonesia itu kini tersisa dalam jumlah sangat terbatas. Kondisi serupa juga dialami badak Sumatra yang populasinya terus menyusut akibat hilangnya habitat dan rendahnya tingkat reproduksi.

Selain dua spesies tersebut, harimau Asia juga terus menghadapi tekanan besar. Habitat yang semakin sempit membuat konflik antara manusia dan satwa liar meningkat. Perburuan ilegal untuk perdagangan bagian tubuh harimau turut memperparah kondisi populasi mereka.

Ancaman tidak hanya terjadi di daratan. Ekosistem laut Asia Tenggara juga mengalami tekanan berat. Dugong, kuda laut, karang, hingga ikan lele raksasa menghadapi ancaman akibat pembangunan pesisir, eksploitasi berlebihan, pencemaran, serta meningkatnya suhu laut.

Salah satu spesies paling misterius yang kini berada di ujung kepunahan adalah soala, mamalia langka yang hidup di Pegunungan Annamite di Laos dan Vietnam. Hewan yang dijuluki “Asian unicorn” itu baru ditemukan ilmuwan pada 1992. Namun hanya dalam beberapa dekade, keberadaannya di alam liar semakin sulit ditemukan hingga sebagian peneliti khawatir spesies tersebut telah punah.

Kondisi itu menunjukkan cepatnya kerusakan lingkungan terjadi di kawasan Asia Tenggara. Hutan tropis yang selama ini menjadi rumah bagi ribuan spesies endemik kini terus menyusut akibat perubahan fungsi lahan.

Laos menjadi salah satu contoh nyata. Negara tersebut kehilangan sekitar 25 persen tutupan hutannya sepanjang 2001 hingga 2025. Banyak kawasan hutan berubah menjadi perkebunan jagung, singkong, dan pisang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan industri.

Perubahan fungsi hutan menyebabkan satwa kehilangan sumber makanan, lokasi berkembang biak, hingga jalur migrasi alami. Dalam banyak kasus, hewan liar akhirnya masuk ke wilayah permukiman karena ruang hidup mereka semakin sempit.

Selain kerusakan habitat, perdagangan satwa liar ilegal masih menjadi ancaman serius. Asia Tenggara dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan satwa terbesar di dunia.

Awal bulan ini, otoritas Laos menyita cula badak asal Afrika. Sementara di Thailand, perdagangan gading gajah masih ditemukan berlangsung melalui media sosial. Tidak hanya itu, trenggiling, kura-kura, burung langka, kuda laut, hingga karang juga masih menjadi komoditas pasar gelap internasional bernilai miliaran dolar AS.

Perdagangan ilegal juga menyasar kayu bernilai tinggi. Di Myanmar, kayu jati dibalak secara ilegal untuk industri kapal pesiar, sedangkan rosewood di Thailand masih diburu untuk pasar furnitur premium.

Direktur Traffic Asia Tenggara, Kanitha Krishnasamy, menyebut terlalu banyak spesies diambil dari alam liar demi memenuhi bisnis perdagangan ilegal yang sangat menguntungkan.

Meski demikian, sejumlah perkembangan positif mulai terlihat di beberapa negara. Thailand misalnya mencatat peningkatan populasi dugong di wilayah selatan serta bertambahnya jumlah harimau di kawasan hutan timur setelah pengawasan konservasi diperkuat.

Laos yang selama hampir satu dekade tidak menemukan harimau liar juga mulai menyusun program pemulihan populasi harimau dalam 10 tahun ke depan. Pemerintah negara itu bahkan menargetkan penanaman 10 juta pohon sepanjang tahun ini guna memperbaiki kerusakan hutan.

Namun para pemerhati lingkungan menilai langkah tersebut masih belum cukup jika kerusakan habitat terus berlangsung lebih cepat dibanding upaya pemulihan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat lebih dari 1 juta spesies hewan dan tumbuhan di dunia kini menghadapi ancaman kepunahan. Sekitar 75 persen lingkungan daratan dan 66 persen lingkungan laut telah mengalami perubahan signifikan akibat aktivitas manusia.

Saat ini hanya sekitar 17 persen wilayah daratan dan delapan persen wilayah laut dunia yang berstatus kawasan lindung. Karena itu, PBB menargetkan perlindungan 30 persen daratan, sungai, dan laut dunia pada 2030, sekaligus memulihkan 30 persen ekosistem yang rusak.

Asia Tenggara selama ini dikenal sebagai salah satu pusat biodiversitas terbesar dunia. Namun di kawasan yang sama, pembangunan ekonomi, konsumsi manusia, dan konservasi kini saling bertabrakan dalam skala besar.

Jika tidak ada langkah perlindungan yang lebih serius, generasi mendatang mungkin hanya akan mengenal banyak satwa Asia dari gambar, dokumenter, atau museum.

Daftar 10 Hewan yang Terancam Punah di Dunia

  1. Badak Jawa
  2. Badak Sumatra
  3. Harimau Sumatra
  4. Trenggiling
  5. Soala
  6. Gibon
  7. Dugong
  8. Kuda Laut
  9. Orangutan
  10. Gajah Asia. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Satwa Terancam PunahBadak JawaPerdagangan Satwa LiarSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Dorong Kreativitas, KHAS Pekanbaru Hotel Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar

    Dorong Kreativitas, KHAS Pekanbaru Hotel Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar

    Ekonomi •
    06/06/2026 ❘ 13:25 WIB
  • RANS Carnival Pekanbaru Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Artis Yang Tampil!

    RANS Carnival Pekanbaru Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Artis Yang Tampil!

    Riau •
    06/06/2026 ❘ 07:50 WIB
  • Polsek Pujud Hatrick Pengungkapan Narkoba, Kali Ini Residivis Diamankan dengan 33,24 Gram Sabu dan 6 Butir Ekstasi

    Polsek Pujud Hatrick Pengungkapan Narkoba, Kali Ini Residivis Diamankan dengan 33,24 Gram Sabu dan 6 Butir Ekstasi

    Hukrim •
    05/06/2026 ❘ 23:25 WIB
  • Polsek Pujud Kembali Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Seorang Petani Diamankan

    Polsek Pujud Kembali Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Seorang Petani Diamankan

    Hukrim •
    05/06/2026 ❘ 23:13 WIB
  • SMA-SMK Negeri di Riau Tak Cukup Tampung Lulusan SMP, Defisit 11.699 Kursi

    SMA-SMK Negeri di Riau Tak Cukup Tampung Lulusan SMP, Defisit 11.699 Kursi

    Riau •
    05/06/2026 ❘ 20:38 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • SF Hariyanto Mutasi 77 Kepala SMAN, SMKN, dan SLB se-Riau, Ini Daftar Kepsek Baru

    SF Hariyanto Mutasi 77 Kepala SMAN, SMKN, dan SLB se-Riau, Ini Daftar Kepsek Baru

    26/05/2026  ❘  19:40 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan