SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      10/06/2026  ❘  19:59 WIB
    • Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      10/06/2026  ❘  12:46 WIB
    • Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      10/06/2026  ❘  12:00 WIB
    • Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      10/06/2026  ❘  10:57 WIB
  • Nasional
    • Marketplace Terancam Diblokir Jika Naikkan Biaya Admin Sepihak, Ini Aturannya

      Marketplace Terancam Diblokir Jika Naikkan Biaya Admin Sepihak, Ini Aturannya

      11/06/2026  ❘  08:24 WIB
    • Rupiah Diprediksi Menguat Semester II 2026, Pemerintah Ungkap Faktor Pendorongnya

      Rupiah Diprediksi Menguat Semester II 2026, Pemerintah Ungkap Faktor Pendorongnya

      11/06/2026  ❘  08:21 WIB
    • Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      10/06/2026  ❘  18:40 WIB
    • Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      10/06/2026  ❘  16:16 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      10/06/2026  ❘  20:15 WIB
    • Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      10/06/2026  ❘  20:02 WIB
    • Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      10/06/2026  ❘  19:41 WIB
    • Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      10/06/2026  ❘  12:44 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Sembilan Tahun Dicari, Guru di Cerenti Akhirnya Tertangkap Saat Situasi Tenang

      Sembilan Tahun Dicari, Guru di Cerenti Akhirnya Tertangkap Saat Situasi Tenang

      11/06/2026  ❘  08:37 WIB
    • KPK Tangkap 5 Pegawai BPK Usai Ringkus Bupati Muara Enim

      KPK Tangkap 5 Pegawai BPK Usai Ringkus Bupati Muara Enim

      11/06/2026  ❘  08:18 WIB
    • Residivis Curanmor di Pekanbaru Dibekuk, Akui Gasak Motor di 10 Lokasi untuk Beli Narkoba

      Residivis Curanmor di Pekanbaru Dibekuk, Akui Gasak Motor di 10 Lokasi untuk Beli Narkoba

      11/06/2026  ❘  08:16 WIB
    • Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      10/06/2026  ❘  21:11 WIB
  • Umum
    • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      09/06/2026  ❘  15:04 WIB
    • Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      08/06/2026  ❘  08:32 WIB
    • BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      07/06/2026  ❘  18:09 WIB
    • Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      07/06/2026  ❘  08:08 WIB
  • Riau
    • Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

      Puncak GROW 2026 di Kuansing, SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau Sukses Tuntaskan Gerakan Hijau di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

      11/06/2026  ❘  09:07 WIB
    • Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran

      Aktivasi Akun SPMB Riau Tembus 68.322, Disdik Ingatkan Jangan Tunda Pendaftaran

      11/06/2026  ❘  07:58 WIB
    • BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Sejak Pagi hingga Dini Hari

      BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau Sejak Pagi hingga Dini Hari

      11/06/2026  ❘  07:20 WIB
    • Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      10/06/2026  ❘  20:03 WIB
  • Sport
    • Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026

      Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026

      11/06/2026  ❘  08:55 WIB
    • Saat Ronaldo Keluar, Portugal Malah Menemukan Gol Penentu Kemenangan

      Saat Ronaldo Keluar, Portugal Malah Menemukan Gol Penentu Kemenangan

      11/06/2026  ❘  08:26 WIB
    • Thomas Tuchel Tersenyum Lebar, Inggris Baru Saja Menyalakan Alarm Piala Dunia

      Thomas Tuchel Tersenyum Lebar, Inggris Baru Saja Menyalakan Alarm Piala Dunia

      11/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      10/06/2026  ❘  14:08 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      11/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      09/06/2026  ❘  12:42 WIB
    • Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      08/06/2026  ❘  07:50 WIB
    • Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      07/06/2026  ❘  13:52 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

04/06/2026  ❘  09:59 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

Ilustrasi nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: antarafoto.com)

JAKARTA, SabangMerauke News - Rupiah mencetak sejarah baru yang pahit pada Kamis, 4 Juni 2026. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menembus level Rp18.000 per dolar AS untuk pertama kalinya sepanjang sejarah perdagangan modern Indonesia.

Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, rupiah sudah bergerak melemah. Mata uang Garuda dibuka di kisaran Rp17.960 per dolar AS. Tekanan jual kemudian terus membesar sepanjang pagi. Kurang dari tiga puluh menit, rupiah mendekati level psikologis yang selama ini ditakuti pasar.

Puncaknya terjadi pada pukul 09.16 WIB, Kamis, 4 Juni 2026. Rupiah menembus angka Rp18.000 per dolar AS. Beberapa menit kemudian, pelemahan berlanjut hingga Rp18.020 sampai Rp18.029 per dolar AS. Level tersebut menjadi posisi terburuk sepanjang sejarah rupiah.

Bagi pelaku pasar, angka Rp18.000 bukan sekadar batas psikologis. Angka itu sering dianggap sebagai ukuran kepercayaan investor terhadap ekonomi nasional. Saat batas tersebut runtuh, sentimen negatif langsung menyebar luas. Kekhawatiran terhadap risiko ekonomi pun meningkat tajam.

Tekanan terhadap rupiah sebenarnya sudah terlihat sejak awal tahun. Mata uang Indonesia menjadi salah satu yang terburuk di Asia. Pelemahan berlangsung bertahap selama beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar semakin waspada.

Di saat bersamaan, tekanan eksternal juga belum mereda. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran terus memanas. Situasi geopolitik tersebut mendorong investor memburu dolar AS. Akibatnya, mata uang negara berkembang ikut tertekan.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, menilai konflik Timur Tengah menjadi faktor utama. Menurutnya, dolar AS kembali menjadi aset perlindungan favorit investor global. Arus dana pun bergerak menuju instrumen yang dianggap aman. Rupiah akhirnya ikut menjadi korban. 

“Situasi masih belum beres di Timur Tengah. Dolar masih kuat sebagai aset safe haven,” kata Ariston Tjendra, Rabu, 3 Juni 2026.

Ketegangan geopolitik juga mendorong kenaikan harga minyak dunia. Harga minyak Brent sempat bergerak mendekati 96 dolar AS per barel. Kenaikan tersebut memberi tekanan tambahan terhadap Indonesia. Sebab kebutuhan impor energi masih cukup besar.

Harga minyak yang tinggi membuat biaya impor meningkat. Kondisi itu berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan. Beban subsidi energi juga semakin berat. Kekhawatiran tersebut ikut membebani sentimen pasar.

 

Ariston menjelaskan kenaikan harga minyak memiliki efek berantai. Harga barang konsumsi berpotensi naik lebih tinggi. Tekanan inflasi menjadi semakin sulit dikendalikan. Dampaknya dapat terasa pada seluruh sektor ekonomi. “Kenaikan harga minyak membebani perekonomian Indonesia,” ujar Ariston Tjendra.

Data inflasi terbaru juga ikut menjadi sorotan pasar. Inflasi Mei 2026 tercatat mencapai 3,08 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibanding perkiraan banyak ekonom. Kenaikan harga terjadi hampir di semua kelompok pengeluaran.

Kelompok makanan dan minuman naik 4,94 persen. Transportasi meningkat 2,3 persen. Restoran bertambah 2,24 persen. Sementara perawatan pribadi melonjak hingga 10,35 persen.

Lonjakan harga yang meluas memberi sinyal tekanan ekonomi domestik. Daya beli masyarakat berpotensi tergerus. Dunia usaha juga menghadapi biaya operasional yang lebih tinggi. Situasi itu memperkuat sentimen negatif terhadap rupiah.

Di tengah tekanan tersebut, pasar juga mencermati perkembangan fiskal nasional. Muncul kekhawatiran terkait potensi pelebaran defisit anggaran. Rumor mengenai kemungkinan penurunan peringkat kredit Indonesia ikut beredar. Sentimen tersebut menambah tekanan baru.

Perhatian investor juga tertuju pada PT Danantara Investment Management. Moody's memberikan peringkat Baa2 kepada entitas tersebut. Meski menjadi pencapaian tersendiri, prospek yang diberikan tetap mengundang diskusi luas. Pelaku pasar masih menunggu perkembangan berikutnya.

Kondisi pasar keuangan nasional juga tidak berdiri sendiri. Bursa saham Indonesia sedang mengalami tekanan berat. Indeks Harga Saham Gabungan terus bergerak di zona merah. Aksi jual asing masih berlangsung agresif.

Sepanjang tahun 2026, investor asing telah menarik miliaran dolar dari pasar saham Indonesia. Gelombang keluar modal membuat tekanan semakin besar. Nilai tukar rupiah ikut terkena dampaknya. Hubungan keduanya terlihat semakin kuat.

Laporan berbagai lembaga riset menunjukkan arus keluar modal masih berlanjut. Investor global memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Ketidakpastian ekonomi dunia menjadi alasan utama. Indonesia ikut terkena imbas gelombang tersebut.

Bank Indonesia sebenarnya sudah mengambil sejumlah langkah. Pembelian valuta asing tanpa underlying dibatasi maksimal 25.000 dolar AS per bulan. Kebijakan tersebut berlaku sejak Senin, 2 Juni 2026. Tujuannya menjaga stabilitas pasar valas.

 

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan bank sentral terus mengoptimalkan instrumen yang tersedia. Stabilitas pasar menjadi fokus utama saat ini. Koordinasi dengan berbagai lembaga juga diperkuat.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan eksternal ekonomi nasional. “Bank Indonesia terus mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki,” kata Ramdan.

Selain itu, Bank Indonesia memperluas penggunaan Local Currency Transaction (LCT). Skema tersebut memungkinkan transaksi perdagangan memakai mata uang lokal. Tujuannya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Program ini telah berjalan bersama beberapa negara mitra.

Kerja sama LCT mencakup Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, serta Uni Emirat Arab. Penggunaan mata uang lokal diharapkan mampu mengurangi risiko fluktuasi dolar. Langkah tersebut juga membantu efisiensi transaksi internasional. Meski begitu, hasilnya tidak bisa dirasakan secara instan.

Ramdan menegaskan stabilitas rupiah memerlukan kerja bersama. Bank sentral tidak dapat bekerja sendirian. Dukungan pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan pasar sangat dibutuhkan. Koordinasi menjadi kunci untuk menghadapi tekanan saat ini.

Sementara itu, analis Mega Capital Sekuritas, Lionel Priyadi, memperkirakan pelemahan rupiah masih berpotensi berlanjut. Rentang pergerakan diperkirakan berada di antara Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS. Pasar masih dibayangi banyak sentimen negatif. Risiko volatilitas tetap tinggi.

Di tengah tekanan tersebut, harapan tetap ada. Banyak ekonom menilai penguatan rupiah bisa terjadi jika konflik Timur Tengah mereda. Penurunan harga minyak juga dapat membantu pemulihan. Sentimen positif dari dalam negeri menjadi faktor penting berikutnya.

Saat ini perhatian pasar tertuju pada langkah pemerintah dan bank sentral. Investor menunggu kebijakan yang mampu mengembalikan kepercayaan. Stabilitas ekonomi menjadi kebutuhan mendesak. Sebab setiap pelemahan rupiah memberi dampak luas terhadap masyarakat.

Perjalanan rupiah menuju Rp18.000 menjadi pengingat penting. Pasar tidak hanya melihat angka pertumbuhan ekonomi. Kepercayaan terhadap arah kebijakan juga memiliki peran besar. Saat kepercayaan melemah, tekanan dapat datang dari berbagai arah.

Kamis, 4 Juni 2026, akhirnya tercatat sebagai hari bersejarah. Hari ketika rupiah memasuki wilayah yang selama ini hanya menjadi kekhawatiran. Kini angka Rp18.000 bukan lagi ancaman di depan mata. Angka itu sudah menjadi kenyataan yang harus dihadapi pasar Indonesia. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniPasar KeuanganEkonomi IndonesiaInflasi

BERITA TERKAIT :

  • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

    Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

    Ekonomi •
    04/06/2026 ❘ 09:44 WIB
  • Dolar AS Menembus Rp18.000, BI Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

    Dolar AS Menembus Rp18.000, BI Perkuat Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

    Nasional •
    04/06/2026 ❘ 07:48 WIB
  • Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

    Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Dekati Rp18.000 Saat Minyak Dunia Meledak

    Ekonomi •
    03/06/2026 ❘ 18:54 WIB
  • Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

    Darurat! IHSG Hancur Lebur, Rp5.862 Triliun Lenyap Sehari

    Ekonomi •
    03/06/2026 ❘ 18:45 WIB
  • KPK Tangkap Tangan Kepala Imigrasi, Uang Dollar dan Emas Diamankan

    KPK Tangkap Tangan Kepala Imigrasi, Uang Dollar dan Emas Diamankan

    Hukrim •
    03/06/2026 ❘ 16:16 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan