Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru
Ketua DPW PPP Riau, Ikbal Sayuti (sumber: istimewa)
RIAU, SabangMerauke News - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau menuntaskan Musyawarah Cabang di hampir seluruh daerah. Sebanyak sebelas kabupaten dan kota telah menyelesaikan proses pemilihan kepengurusan baru.
Ketua DPW PPP Riau, Ikbal Sayuti, menyebut proses Muscab berjalan lancar. Seluruh tahapan berhasil dilaksanakan sesuai jadwal yang ditetapkan. Kini fokus partai beralih pada pelantikan pengurus hasil Muscab.
"Alhamdulillah, sudah sebelas DPC selesai Muscab. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik mendatang," kata Ikbal Sayuti di Pekanbaru, Senin, 1 Juni 2026.
Menurut Ikbal, hanya Kabupaten Pelalawan yang belum melaksanakan Muscab. Saat ini kepengurusan daerah tersebut masih dipimpin pelaksana tugas. Muscab Pelalawan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. "Pelalawan masih diperpanjang Plt-nya dan segera Muscab," ujar Ikbal.
Rampungnya Muscab menandai selesainya satu tahapan penting konsolidasi internal. PPP Riau ingin memastikan struktur organisasi berjalan maksimal. Penguatan organisasi menjadi target utama setelah proses pemilihan selesai.
Ikbal menjelaskan bahwa penyegaran kepengurusan diperlukan dalam organisasi modern. Regenerasi memberi ruang bagi munculnya energi baru di tubuh partai. Langkah tersebut juga memperkuat komunikasi hingga tingkat bawah.
Pelantikan pengurus hasil Muscab direncanakan berlangsung serentak. Agenda tersebut dipersiapkan selama bulan Juni 2026. Namun, jadwal pelaksanaan masih menunggu penyesuaian teknis. "InsyaAllah pelantikan dilaksanakan bersama pada bulan Juni," kata Ikbal.
Suasana konsolidasi di PPP Riau saat ini terlihat semakin dinamis. Pengurus baru mulai menyusun program kerja daerah masing-masing. Fokus utama diarahkan pada penguatan basis kader dan masyarakat.
Sekretaris DPW PPP Riau, Dedi Putra, menaruh harapan besar terhadap kepengurusan baru. Menurutnya, hasil Muscab harus segera diterjemahkan menjadi kerja nyata. Organisasi membutuhkan gerak cepat menghadapi tantangan politik. "Kami berharap kepengurusan baru segera bekerja memperkuat organisasi," kata Dedi Putra.
Dedi menilai kekuatan partai tidak hanya bergantung pada elit. Struktur hingga tingkat ranting menjadi fondasi utama organisasi. Karena itu, pengurus baru diminta aktif turun ke masyarakat.
Konsolidasi yang sedang berlangsung juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi internal. Setiap daerah memiliki tantangan politik yang berbeda. Kepengurusan baru diharapkan mampu menyesuaikan strategi dengan kondisi lokal.
Di Kota Pekanbaru, tongkat kepemimpinan dipercayakan kepada Said Usman Abdullah. Posisi sekretaris ditempati M Rommy Roem. Keduanya mendapat amanah untuk memimpin PPP di ibu kota Provinsi Riau.
Di Kota Dumai, Salman dipercaya sebagai ketua. Budi Andrian Saputra mendampingi sebagai sekretaris. Kepengurusan ini diharapkan memperkuat basis PPP di wilayah pesisir.
Kabupaten Siak menetapkan Musar sebagai ketua. Wislan Nursi menduduki posisi sekretaris. Formasi tersebut menjadi hasil kesepakatan Muscab daerah.
Di Kabupaten Kampar, Jasnita dipercaya memimpin DPC. Posisi sekretaris diisi M Suryatama. Keduanya mendapat tugas memperkuat struktur partai hingga tingkat desa.
Kabupaten Bengkalis memilih Syaifullah sebagai ketua. Henki Fransisco Nelwan mendampingi sebagai sekretaris. Kepengurusan baru langsung bersiap menyusun program kerja.
Di Kepulauan Meranti, Nolli Sugiharti terpilih sebagai ketua. Novendra Rahman menduduki kursi sekretaris. Kehadiran figur baru diharapkan memberi warna berbeda.
Kabupaten Indragiri Hulu menunjuk Ahmad Fuad sebagai ketua. Posisi sekretaris dipercayakan kepada M Arif. Struktur baru mulai bergerak menyusun agenda organisasi.
Kabupaten Indragiri Hilir dipimpin Bayu Nofryandi Subakti. Jabatan sekretaris ditempati Mulya Eka Maputra. Keduanya mendapat mandat untuk membangun kekuatan partai daerah.
Kabupaten Kuantan Singingi memilih Sardiyono sebagai ketua. Jendri Masrita dipercaya menjadi sekretaris. Muscab berlangsung dengan suasana kondusif dan penuh semangat.
Di Kabupaten Rokan Hulu, Rio Maryadi memimpin kepengurusan baru. Wahyu Irawan Setia Edi menduduki posisi sekretaris. Keduanya menjadi ujung tombak konsolidasi daerah.
Kabupaten Rokan Hilir menetapkan Iwan Sunariya sebagai ketua. Rusli Ibrahim dipercaya menjadi sekretaris. Formasi ini melengkapi hasil Muscab di berbagai wilayah.
PPP Riau kini memasuki tahap berikutnya setelah Muscab selesai. Penguatan organisasi menjadi fokus utama menjelang berbagai agenda politik. Struktur baru diharapkan membawa semangat segar bagi partai.
Bagi PPP Riau, Muscab bukan sekadar pergantian pengurus. Agenda ini menjadi titik awal untuk membangun kekuatan baru. Dari ruang sidang Muscab, arah perjalanan politik partai mulai disusun kembali.
Pelantikan serentak nanti akan menjadi panggung pertama pengurus baru. Momentum tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan PPP menghadapi tantangan mendatang. Mesin partai pun mulai dipanaskan dari sekarang. R-02

