Bahlil Penasaran Sosok di Balik Lagu Viral “Mas Bahlil Ganteng”, Siap Undang Makan Bersama
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News - Fenomena lagu viral di media sosial kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, lagu berjudul “MBG (Mas Bahlil Ganteng)” atau yang juga dikenal dengan sebutan “My Little Bolu Ketan” menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital.
Lagu dengan lirik jenaka yang menyebut nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, itu bahkan telah digunakan dalam ribuan konten dan menjadi tren di kalangan warganet.
Menariknya, Bahlil tidak menunjukkan reaksi negatif atas viralnya lagu tersebut. Sebaliknya, ia mengaku penasaran dengan sosok yang menciptakan lagu yang kini begitu populer di media sosial.
Keinginan itu terungkap dalam sebuah perbincangan santai bersama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Dalam video yang diunggah melalui akun media sosial Raffi, keduanya membahas fenomena lagu yang belakangan ramai digunakan oleh pengguna internet.
Saat ditanya mengenai tanggapannya terhadap lagu tersebut, Bahlil mengaku justru ingin mengenal lebih dekat sosok penciptanya. Ia bahkan berharap dapat bertemu langsung dan berbincang santai dengan pembuat lagu yang berhasil membuat namanya kembali menjadi perbincangan publik.
Menurut Bahlil, kreativitas yang ditunjukkan generasi muda melalui karya-karya digital seperti lagu viral patut dihargai. Ia melihat fenomena tersebut sebagai bagian dari dinamika media sosial yang berkembang sangat cepat dan menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat.
Dalam percakapan tersebut, Raffi Ahmad juga mengungkapkan bahwa putranya, Rafathar, ternyata ikut menyanyikan lagu yang sedang viral itu. Mendengar hal tersebut, Bahlil semakin penasaran dan meminta bantuan Raffi untuk mencari tahu siapa sosok di balik lagu tersebut.
Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memang berkembang sangat cepat. Lagu tersebut pertama kali muncul pada akhir Mei 2026 dan langsung menarik perhatian publik karena liriknya yang unik, lucu, dan mudah diingat. Salah satu bagian yang paling sering dikutip warganet adalah permainan kata yang mengaitkan nama Bahlil dengan pertanyaan ringan yang kemudian dijawab secara jenaka.
Popularitas lagu itu semakin meningkat setelah digunakan oleh sejumlah kreator konten di TikTok, Instagram, hingga platform video pendek lainnya. Banyak pengguna media sosial membuat video reaksi, parodi, maupun konten hiburan menggunakan lagu tersebut sebagai latar belakang. Akibatnya, lagu itu dengan cepat menyebar dan menjadi salah satu tren yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa hari terakhir.
Meski namanya menjadi objek dalam lagu tersebut, Bahlil memilih untuk merespons secara santai. Ia menegaskan bahwa sebagai pejabat publik dirinya harus siap menerima berbagai bentuk perhatian masyarakat, baik berupa kritik, dukungan, candaan, maupun kreativitas yang muncul di ruang digital.
Sikap terbuka tersebut dinilai menjadi salah satu alasan mengapa respons Bahlil terhadap lagu viral itu mendapatkan perhatian positif dari banyak pihak. Alih-alih mempermasalahkan penggunaan namanya dalam sebuah karya kreatif, ia justru menunjukkan apresiasi terhadap kreativitas anak muda yang mampu menciptakan tren baru di media sosial.
Di tengah era digital saat ini, fenomena viral memang sering kali muncul dari hal-hal yang tidak terduga. Sebuah lagu sederhana dengan lirik ringan dapat berubah menjadi perbincangan nasional hanya dalam hitungan hari. Hal itu menunjukkan betapa kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk tren dan percakapan publik.
Lagu MBG sendiri tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menunjukkan bagaimana budaya internet bekerja. Potongan kalimat, meme, komentar warganet, hingga cuplikan video dapat berkembang menjadi karya baru yang kemudian dikonsumsi secara massal oleh pengguna media sosial.
Di sisi lain, respons Bahlil yang memilih untuk menghargai kreativitas tersebut memperlihatkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap fenomena digital. Ia menilai karya-karya yang lahir dari ruang internet merupakan bagian dari ekspresi generasi muda yang perlu diberikan ruang untuk berkembang.
Hingga kini, identitas pencipta lagu “Mas Bahlil Ganteng” masih menjadi bahan perbincangan di kalangan warganet. Namun satu hal yang pasti, lagu tersebut telah berhasil menarik perhatian banyak orang, termasuk tokoh yang namanya disebut langsung dalam lirik lagu tersebut.
Kini publik menanti apakah keinginan Bahlil untuk bertemu dengan pencipta lagu viral itu akan benar-benar terwujud. Jika pertemuan tersebut terjadi, bukan tidak mungkin kisah di balik terciptanya lagu yang menghebohkan media sosial itu akan semakin menarik untuk disimak.
Yang jelas, di tengah derasnya arus informasi digital, fenomena “Mas Bahlil Ganteng” menjadi bukti bahwa kreativitas sederhana dapat menjangkau jutaan orang dan menciptakan percakapan luas di ruang publik. Sementara itu, respons santai dan apresiatif dari Bahlil menunjukkan bahwa viralitas tidak selalu harus disikapi dengan serius, tetapi juga bisa menjadi momentum untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan generasi muda. (R-05)

