SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kecelakaan Kerja, Management PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam; Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      Kecelakaan Kerja, Management PKS Tanjung Medan PTPN IV di Rohil Masih Bungkam; Jenazah Korban Dipulangkan Tanpa Otopsi

      20/07/2026  ❘  22:39 WIB
    • Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      Penggunaan Rumah untuk Ibadah Picu Protes Warga Medan Amplas

      20/07/2026  ❘  19:26 WIB
    • Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Hancurkan Tiga Rumah Mewah

      20/07/2026  ❘  19:12 WIB
    • Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      Tangan Diborgol di Video Viral, Warga Tanjungpinang dan Agam Diduga Disekap di Myanmar

      20/07/2026  ❘  19:00 WIB
  • Nasional
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
    • Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      Istana Peringatkan Hotman Paris Tak Bawa-bawa Nama Prabowo dalam Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie

      20/07/2026  ❘  13:17 WIB
  • Ekonomi
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      Menanti Keputusan BI, IHSG Melesat ke 6.231 Poin

      20/07/2026  ❘  18:29 WIB
    • Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      Tak Semua Jatuh, Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Lain Naik

      20/07/2026  ❘  18:18 WIB
    • Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      Lewat Riau Bhayangkara Run, BRK Syariah Kampanyekan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Syariah

      20/07/2026  ❘  13:13 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      Pledoi Gubernur Riau Abdul Wahid: Minta Dibebaskan dan Barang Miliknya yang Disita Dikembalikan

      20/07/2026  ❘  13:07 WIB
    • Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      Buronan Narkotika Sembunyi di Bengkalis, Terbongkar Laporan Warga Lewat Telepon Darurat

      20/07/2026  ❘  12:21 WIB
    • Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      19/07/2026  ❘  19:03 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      Pemprov Riau Akselerasi Cek Kesehatan Gratis, Targetkan Pemenuhan Asta Cita Presiden RI

      20/07/2026  ❘  20:48 WIB
    • Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      Tunggakan Rp4,2 triliun, Pemprov Riau Cari Jalan Keluar Lewat Obligasi

      20/07/2026  ❘  18:37 WIB
    • Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      Pilih Riau Jadi Tuan Rumah Sarasehan Nasional, Plt Gubri Sampaikan Apresiasi Kepada MPR RI

      20/07/2026  ❘  17:46 WIB
    • Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      Penataan PKL, Wako Agung Nugroho Minta Masyarakat Tidak Dirikan Bangunan di Lokasi Terlarang

      20/07/2026  ❘  17:13 WIB
  • Sport
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
    • Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      Resmi! Kylian Mbappe Jadi Top Skor Piala Dunia 2026, Rekornya Bikin Dunia Terkejut

      20/07/2026  ❘  07:57 WIB
    • Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      Mimpi Messi Pupus, Ferran Torres Bawa Spanyol Juara Dunia

      20/07/2026  ❘  06:37 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
    • FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      FIFA Resmi Menjual Potongan Rumput Asli Final Piala Dunia 2026 Sebagai Suvenir Premium

      20/07/2026  ❘  10:17 WIB
    • Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      Balasan Pedas Mojtaba Khamenei ke Trump Bikin Geger: Tanda Tangan Presiden AS Tak Berharga

      20/07/2026  ❘  08:05 WIB
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Nyaris Rp17.900 per Dolar AS, Pasar Langsung Gemetar

28/05/2026  ❘  09:36 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Nyaris Rp17.900 per Dolar AS, Pasar Langsung Gemetar

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News -   Libur Idul Adha belum selesai, tetapi pasar keuangan sudah bikin jantung berdebar sejak tengah malam. Rupiah tiba-tiba meluncur liar di perdagangan luar negeri pada Rabu, 27 Mei 2026. Angkanya nyaris menyentuh Rp17.900 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah sempat berada di posisi Rp17.892 per dolar AS menjelang pergantian hari. Tak lama kemudian, rupiah ditutup di level Rp17.886 per dolar AS. Pelemahannya memang tipis, tetapi cukup membuat pasar gelisah.

Pagi harinya, rupiah sedikit bernapas lega. Nilainya bergerak ke kisaran Rp17.846 per dolar AS di pasar Non-Deliverable Forward atau NDF. Namun, suasana pasar tetap terasa tegang sejak pembukaan perdagangan Asia.

Biang keroknya datang dari Timur Tengah. Harga minyak dunia kembali melonjak setelah Amerika Serikat dan Iran belum menemukan titik damai. Selat Hormuz lagi-lagi berubah menjadi sumber kekhawatiran global.

Pasar makin panik setelah muncul laporan serangan militer baru di Iran. Investor langsung ramai memburu dolar AS sebagai tempat berlindung paling aman. Mata uang Asia akhirnya ikut terseret gelombang tekanan.

Harga minyak mentah WTI bergerak mendekati 90 dolar AS per barel. Brent juga naik ke sekitar 94 dolar AS per barel pada perdagangan pagi di Asia. Kenaikan itu langsung membuat negara pengimpor energi ikut ketar-ketir.

Indonesia termasuk yang paling sensitif ketika harga minyak mulai mendidih. Impor energi masih tinggi, sementara kebutuhan dolar terus naik setiap bulan. Saat dolar menguat, rupiah biasanya ikut limbung.

Pagi itu, mata uang Asia sebenarnya bergerak campur aduk. Yuan offshore sempat menguat tipis sebelum akhirnya melemah lagi. Yen Jepang dan dolar Singapura juga bergerak tanpa arah jelas.

Namun, perhatian pasar justru tertuju pada rupiah. Pergerakannya dianggap paling liar dibandingkan dengan mata uang Asia Tenggara lainnya. Dalam sepuluh tahun terakhir, rupiah bahkan nyaris kehilangan 30 persen nilainya terhadap dolar AS.

Pada akhir 2015, rupiah masih berada di kisaran Rp13.788 per dolar AS. Kini, rupiah bergerak mendekati Rp17.900 per dolar AS. Selisih itu terasa sangat besar bagi dunia usaha dan industri impor.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai kondisi ini bukan sekadar efek kepanikan sesaat. Menurut Josua, pasar sedang menguji daya tahan ekonomi Indonesia dari berbagai sisi. Tekanan datang secara bersamaan dari global hingga domestik.

“Rupiah tetap bisa sangat volatil meskipun fundamental ekonomi belum runtuh,” kata Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, Kamis, 28 Mei 2026. “Pasar sedang menguji konsistensi kebijakan ekonomi Indonesia,” lanjutnya.

 

Josua melihat negara Asia lain punya bantalan lebih kuat menghadapi badai global. India, misalnya, memang mengalami pelemahan mata uang cukup dalam. Namun, rupee India terlihat lebih tenang dibandingkan rupiah.

India punya cadangan devisa sangat besar hingga mencapai 728,5 miliar dolar AS. Nilai itu setara dengan lebih dari sebelas bulan impor. Kondisi tersebut membuat investor merasa India punya napas lebih panjang.

Malaysia juga menikmati keuntungan saat harga minyak naik. Ringgit memperoleh tenaga tambahan dari ekspor minyak, gas, dan sawit. Ketika energi mahal, Malaysia justru ikut kecipratan untung.

Singapura malah terlihat paling santai menghadapi gejolak global kali ini. Negara itu memiliki sistem keuangan yang kuat dan kepercayaan pasar yang sangat tinggi. Dolar Singapura akhirnya bergerak lebih stabil.

Thailand masih ditopang oleh sektor pariwisata yang menghasilkan banyak devisa. Vietnam mengandalkan ekspor manufaktur serta investasi asing langsung. Filipina bertahan lewat kiriman uang pekerja migran dari luar negeri.

Indonesia berada di posisi serba tanggung. Pasar domestiknya memang besar, komoditasnya juga melimpah. Namun, kebutuhan dolar dan impor energi tetap tinggi.

Cadangan devisa Indonesia sebenarnya masih tergolong aman. Nilainya mencapai 146,2 miliar dolar AS hingga pertengahan 2026. Angka itu setara dengan hampir enam bulan impor.

Masalahnya, pasar melihat ruang aman mulai menipis. Cadangan devisa perlahan terkikis untuk pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi rupiah. Intervensi pasar valas juga membutuhkan biaya tidak kecil.

“Bank Indonesia masih punya amunisi untuk menjaga rupiah,” ujar Josua Pardede. “Tetapi pasar juga melihat tekanan terhadap rupiah makin mahal,” lanjutnya.

Bank Indonesia selama ini mengandalkan intervensi valas dan kebijakan suku bunga. Cara itu cukup membantu meredam gejolak jangka pendek. Namun, pasar menunggu langkah lebih besar untuk menjaga pasokan dolar.

Josua menilai Indonesia perlu memperkuat devisa hasil ekspor dan mengurangi ketergantungan impor energi. Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi ASEAN juga perlu diperluas. Cara itu dinilai mampu mengurangi tekanan permintaan dolar.

“Sebagian tekanan rupiah muncul dari kebutuhan dolar yang terus berulang,” kata Josua Pardede. “Bukan hanya akibat sentimen pasar global,” sambungnya.

 

Pasar juga mulai sensitif terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Investor tidak menyukai aturan mendadak terkait ekspor dan devisa. Sedikit ketidakpastian bisa langsung mengguncang rupiah.

Kini, perhatian pasar tertuju pada langkah berikutnya dari Bank Indonesia dan pemerintah. Konflik Timur Tengah belum menunjukkan tanda mereda. Harga minyak juga masih bergerak panas.

Selama dolar AS tetap perkasa, tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum selesai. Setiap lonjakan dolar langsung terasa pada harga barang impor dan biaya energi. Ujungnya, masyarakat ikut merasakan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Rupiah akhirnya kembali menjadi cerita paling menegangkan pekan ini. Saat dunia memanas, mata uang Garuda lagi-lagi jadi yang paling mudah terguncang. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASBank IndonesiaPerang AS IranSelat HormuzHarga Minyak Dunia

BERITA TERKAIT :

  • Dolar AS Mengamuk, Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

    Dolar AS Mengamuk, Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

    Ekonomi •
    26/05/2026 ❘ 20:41 WIB
  • Bursa RI Berdarah! IHSG Jatuh 1,23 Persen Saat Amerika Serang Iran

    Bursa RI Berdarah! IHSG Jatuh 1,23 Persen Saat Amerika Serang Iran

    Ekonomi •
    26/05/2026 ❘ 20:33 WIB
  • Dolar Menggila Dekati Rp17.800 Pagi Ini! Dompet Masyarakat Siap-Siap Terkuras Efek Selat Hormuz

    Dolar Menggila Dekati Rp17.800 Pagi Ini! Dompet Masyarakat Siap-Siap Terkuras Efek Selat Hormuz

    Ekonomi •
    26/05/2026 ❘ 10:04 WIB
  • Bursa Asia Bergetar Hari Ini, IHSG Terkoreksi Tipis Saat Korea Selatan Cetak Rekor Sejarah

    Bursa Asia Bergetar Hari Ini, IHSG Terkoreksi Tipis Saat Korea Selatan Cetak Rekor Sejarah

    Ekonomi •
    26/05/2026 ❘ 09:46 WIB
  • Tembus Zona Konflik! Tiga Kapal Tanker Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Pasokan Energi Asia Mulai Bergerak

    Tembus Zona Konflik! Tiga Kapal Tanker Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Pasokan Energi Asia Mulai Bergerak

    Internasional •
    25/05/2026 ❘ 20:32 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan