California Mencekam, Tangki Kimia Retak Bikin 50 Ribu Warga Kabur Mendadak
Ribuan warga California mengungsi setelah sebuah tangki berkapasitas 26 ribu liter metil metakrilat bocor dan meracuni udara. (sumber: reuters)
AMERIKA SERIKAT, SabangMerauke News - Suasana California Selatan berubah seperti film bencana, Sabtu, 23 Mei 2026. Ribuan warga Orange County bergegas keluar rumah setelah tangki bahan kimia beracun dilaporkan retak dan berpotensi meledak. Kepulan asap muncul dari fasilitas industri GKN Aerospace di Garden Grove dan langsung memicu kepanikan.
Gubernur California, Gavin Newsom, bergerak cepat mengumumkan status darurat. Semua lembaga negara diminta turun membantu penanganan situasi genting tersebut. Fokus utama pemerintah cuma satu, menyelamatkan warga sebelum keadaan berubah lebih buruk. “Keselamatan warga Orange County adalah prioritas utama,” ujar Gavin Newsom.
Tangki itu menyimpan sekitar 7.000 galon atau 26 ribu liter metil metakrilat. Cairan kimia tersebut dipakai untuk membuat plastik dan sangat mudah terbakar. Jika sampai meledak, dampaknya diperkirakan bisa menghantam kawasan permukiman sekitar.
Masalah mulai muncul sejak Kamis, 21 Mei 2026, saat tangki mengeluarkan asap dan uap kimia. Petugas pemadam kebakaran langsung datang melakukan pemeriksaan. Setelah suhu tangki terus naik, alarm bahaya akhirnya benar-benar berbunyi.
Evakuasi besar-besaran pun dimulai. Sekitar 50 ribu warga diminta meninggalkan kawasan Garden Grove dan sekitarnya. Jalanan mendadak macet, sementara sebagian warga hanya sempat membawa pakaian dan dokumen penting.
Suasana Orange County berubah aneh sejak malam itu. Banyak toko tutup lebih cepat dan jalan besar tampak kosong. Kawasan yang biasanya ramai mendadak sunyi seperti kota mati.
Tempat penampungan mulai dipenuhi warga panik. Sebagian keluarga tidur di aula sekolah, sebagian lain bertahan di dalam mobil. Hotel sekitar juga cepat penuh karena ribuan orang mencari tempat aman.
Warga Anaheim bernama Lydia Green mengaku hidupnya terasa jungkir-balik dalam hitungan jam. Rumahnya berada tidak jauh dari lokasi tangki berbahaya tersebut. Kini ia mengungsi sambil berharap situasi segera membaik. “Saya merasa gugup, takut, dan hancur,” kata Lydia Green, Minggu, 24 Mei 2026.
Green mengaku kesulitan mendapatkan obat dan kebutuhan sehari-hari selama proses evakuasi berlangsung. Banyak warga mengalami situasi serupa sejak meninggalkan rumah mendadak. Rasa cemas terus muncul setiap kali mendengar kabar terbaru dari lokasi tangki.
Pasangan Green, Eugene Smith, menyebut situasi itu seperti mimpi buruk panjang. Ia takut ledakan besar akan menghancurkan lingkungan tempat tinggal mereka. Ketakutan itu membuat banyak warga sulit tidur beberapa malam terakhir. “Ledakan itu bisa mencemari semuanya. Di sana rumah kami,” ujar Eugene Smith.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran terus berjibaku di lokasi kejadian. Selang air dan sprinkler besar dipakai tanpa henti untuk menurunkan suhu tangki. Semua dilakukan agar tekanan di dalam tangki tidak semakin berbahaya.
Pelaksana Tugas Kepala Otoritas Pemadam Kebakaran Orange County, TJ McGovern, mengatakan tim menemukan kemungkinan retakan kecil pada tangki. Retakan itu diduga membantu mengurangi tekanan dari dalam. Meski begitu, ancaman ledakan belum benar-benar hilang. “Dengan informasi baru ini, strategi penanganan bisa berubah,” kata TJ McGovern.
Petugas kini memantau kondisi tangki selama 24 jam penuh. Drone, alat pemantau suhu, dan tim ahli terus bekerja sepanjang malam. Sedikit perubahan suhu saja bisa mengubah situasi menjadi sangat berbahaya.
Komandan insiden kebakaran Orange County, Craig Covey, menyebut insiden ini sangat serius. Ledakan besar dapat memicu tangki lain ikut terbakar. Dampaknya bisa jauh lebih besar dari perkiraan awal. “Kami membicarakan kemungkinan salah satu insiden kimia terburuk dalam sejarah California,” ujar Craig Covey.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat menjelaskan bahwa metil metakrilat dapat mengganggu mata, kulit, dan sistem pernapasan manusia. Paparan tinggi juga berisiko memicu gangguan saraf. Ancaman itu membuat petugas memilih langkah super hati-hati.
Kini warga Orange County hanya bisa menunggu sambil memantau kabar terbaru dari lokasi kejadian. Petugas masih berjaga siang dan malam demi mencegah ledakan besar. California pun menahan napas menghadapi salah satu krisis kimia paling menegangkan tahun ini. R-02

