SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
  • Nasional
    • Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai Tingkatan Kanwil

      Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai Tingkatan Kanwil

      04/06/2026  ❘  22:09 WIB
    • Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      04/06/2026  ❘  19:03 WIB
    • Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      Yayasan Riau Madani Tuding Kemenhut Lalai dan Tidak Serius, Sudah 40 Tahun Tak Kunjung Lakukan Penetapan Kawasan HPT Kaiti Kubu Pauh

      04/06/2026  ❘  14:18 WIB
  • Ekonomi
    • Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      04/06/2026  ❘  18:53 WIB
    • Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      04/06/2026  ❘  18:42 WIB
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      04/06/2026  ❘  20:22 WIB
    • Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      04/06/2026  ❘  19:54 WIB
    • Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      04/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      04/06/2026  ❘  21:08 WIB
    • Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      04/06/2026  ❘  20:33 WIB
    • RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      04/06/2026  ❘  20:25 WIB
    • Rupat Membara, Rohil Membengkak! Karhutla Riau Masuk Fase Paling Mencekam

      Rupat Membara, Rohil Membengkak! Karhutla Riau Masuk Fase Paling Mencekam

      04/06/2026  ❘  19:58 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Nasib Tragis Petani Sawit: Terancam Bangkrut Akibat Aturan Ekspor CPO Satu Pintu

25/05/2026  ❘  10:37 WIB • Nasional
Bagikan :
Nasib Tragis Petani Sawit: Terancam Bangkrut Akibat Aturan Ekspor CPO Satu Pintu

Ilustrasi dan infografis dampak kebijakan tata kelola ekspor sawit di Indonesia. Foto: SM News/Created by AI

JAKARTA, SabangMerauke News - Kebijakan baru ekspor kelapa sawit satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia memicu guncangan besar. Harga tandan buah segar atau TBS di tingkat petani dilaporkan langsung anjlok sangat drastis dalam hitungan hari. Pasar merespons negatif rencana pemusatan tata niaga komoditas strategis nasional per satu Juni mendatang.

Guncangan ekonomi paling hebat dirasakan langsung oleh masyarakat perkebunan kelapa sawit di wilayah Kalimantan Timur. Berdasarkan data pergerakan, penurunan nilai jual terjadi sangat cepat sejak pertengahan pekan lalu. Pelaku pasar domestik mendadak panik luar biasa merespons rencana kendali penuh ekspor negara.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Kalimantan Timur, Daru Widiyatmoko, membeberkan fakta lapangan. Data menunjukkan bahwa pada Rabu, 20 Mei 2026, posisi harga sawit masih stabil. Harga nominal perdagangan kala itu bertengger aman sekitar Rp3.400 per kilogram.

Kondisi berubah total memasuki hari Jumat, 22 Mei 2026. Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit merosot tajam menyentuh level Rp1.740 per kilogram. Penurunan masif terjadi hanya dalam rentang waktu dua hari setelah pengumuman kebijakan baru.

“Penyebab utamanya jelas karena berita dan pidato Presiden Prabowo,” tegas Daru Widiyatmoko ketika dimintai keterangan terkait gejolak pasar komoditas, Senin, 25 Mei 2026. 

Dampak buruk ketetapan pusat meluas hingga memicu aksi pembatasan pembelian TBS. Sejumlah pabrik pengolahan kelapa sawit di daerah dilaporkan mulai menerapkan sistem pembatasan pasokan luar. Situasi menyulitkan kelompok pekebun swadaya mandiri karena jalur distribusi reguler mendadak terkunci rapat.

Otoritas Dinas Perkebunan tingkat provinsi mengaku telah menerima keluhan tertulis mengenai kepanikan pasar. Langkah penanganan dinilai belum menyentuh akar masalah utama yang dihadapi para pekebun swadaya. Pemerintah daerah sebatas menampung aspirasi masyarakat untuk diteruskan ke kementerian pusat di Jakarta.

Serikat Petani Kelapa Sawit juga mencatat kerugian ekonomi mencapai puluhan miliaran rupiah setiap hari. Keluhan serupa datang dari berbagai daerah sentra produksi perkebunan di wilayah Sumatera Utara. Petani di daerah Mamuju, Sulawesi Barat, bahkan melaporkan harga merosot hingga Rp1.000 per kilogram.

Ketua Serikat Petani Kelapa dan Sawit, Sabarudin, menilai gejolak timbul akibat ketakutan terhadap skema pembeli tunggal. Praktik monopoli dikhawatirkan merusak tatanan kemitraan yang sudah terbangun secara harmonis bersama dunia usaha. Pendapatan jutaan keluarga kini dipertaruhkan akibat guncangan kebijakan yang belum matang secara ekosistem.

“Situasi memburuk setelah sejumlah perusahaan mulai menahan pembelian dan menghentikan penjualan sementara,” ujar Sabarudin, memberikan kesaksian resmi melalui keterangan tertulis, Senin, 25 Mei 2026.

Masyarakat agribisnis mengkhawatirkan ancaman kegagalan total program pengembangan energi bersih nasional berkelanjutan. Target penguatan biodiesel B50 terancam mandek apabila produktivitas kebun rakyat mendadak ambruk total. Pekebun mulai enggan melakukan pemupukan rutin lantaran biaya operasional tidak sebanding dengan harga jual.

 

Sejarah kelam pengelolaan komoditas masa lampau membayangi ingatan pelaku usaha sektor perkebunan nasional. Kegagalan lembaga penyangga pasar cengkeh era Orde Baru jangan sampai terulang kembali saat ini. Pemerintah dituntut mendengarkan suara jeritan arus bawah sebelum dampak kerusakan sosial meluas semakin parah.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya resmi mengumumkan pembentukan badan pengelola investasi baru pada pertengahan Mei. Langkah politik ekonomi ditempuh guna menghentikan kebocoran devisa sektor komoditas unggulan tanah air. Potensi kerugian keuangan negara akibat praktik manipulasi perdagangan dilaporkan mencapai ribuan triliun rupiah.

Pemerintah menempatkan minyak kelapa sawit mentah serta batu bara sebagai instrumen penting bagi kedaulatan. Aturan merujuk penuh pada implementasi konstitusi negara demi mewujudkan kemakmuran seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kontrol ketat transaksi perdagangan internasional bakal berjalan aktif di bawah pengawasan lembaga investasi khusus.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa regulasi bertujuan meningkatkan transparansi seluruh transaksi ekspor. Mekanisme pengawasan terpadu disiapkan secara matang guna menutup potensi pelarian modal ke luar negeri. Tiga komoditas andalan utama tercatat menyumbang pemasukan devisa sangat besar bagi kas negara.

Ambisi besar menjadikan Indonesia penentu harga kelapa sawit global menuai tanggapan beragam dari pengamat. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Eddy Martono, menilai target tersebut tidak mudah. Nilai jual minyak nabati internasional tetap bergantung penuh pada dinamika hukum penawaran serta permintaan global.

“Minyak sawit itu komoditas global, jadi yang menentukan harga adalah pasar atau supply dan demand,” ungkap Eddy Martono saat diwawancarai media ekonomi Kontan, Minggu, 24 Mei 2026. 

Eddy Martono menguraikan bahwa regulasi serapan domestik lewat biodiesel sebenarnya cukup ampuh menjaga stabilitas. Program mandatori terbukti menyelamatkan petani dari kehancuran ekonomi total pada masa-masa sulit sebelumnya. Nilai tawar produk dalam negeri menjadi lebih bertenaga ketika berhadapan dengan pasar internasional.

Kendala utama menjadi penentu harga tunggal adalah keberadaan komoditas substitusi minyak nabati lainnya. Pasar dunia memiliki banyak pilihan alternatif seperti minyak kedelai, jagung, hingga biji bunga matahari. Konsumen global dengan mudah beralih produk apabila nilai jual komoditas dalam negeri terlampau tinggi.

Kritik tajam mengenai kesiapan infrastruktur perdagangan internasional juga disampaikan asosiasi perhimpunan organisasi petani. Indonesia dinilai belum memiliki ekosistem penunjang sistem keuangan global yang kredibel seperti negara tetangga. Kepercayaan pasar internasional membutuhkan kepastian hukum yang kuat serta transparansi bebas praktik korupsi.

“Indonesia tidak seperti Singapura,” cetus Ketua Umum Perhimpunan Organisasi Petani Sawit Indonesia, Mansuetus Darto, memberikan pandangan kritis terhadap kesiapan ekosistem keuangan nasional, Minggu, 24 Mei 2026.

Mansuetus Darto menyangsikan kapasitas rekam jejak badan baru kelolaan pemerintah dalam menggaet korporasi internasional. Kontrol politik yang terlampau kuat dikhawatirkan mengaburkan profesionalisme kerja tata niaga perdagangan komoditas. Dampak salah strategi pengelolaan langsung merambat ke level paling bawah, merugikan masyarakat kecil.

 

Peluang Indonesia menjadi pengontrol pasar tetap terbuka lebar melalui opsi konsolidasi penjualan ekspor kolektif. Pandangan optimis tersebut diutarakan Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute, Tungkot Sipayung. Kekuatan volume produksi nasional harus dimanfaatkan maksimal sebagai posisi tawar utama menghadapi pembeli global.

Pemerintah kini dituntut segera menerapkan tata kelola kelembagaan secara profesional, transparan, akuntabel, dan terbuka. Pengawasan ketat dari badan pemeriksa keuangan sangat diperlukan guna menghindari potensi penyelewengan wewenang baru. Dialog terbuka bersama perwakilan petani mandiri menjadi kunci sukses penyelamatan industri emas hijau Nusantara. R-02

Editor: Krisman
Tags :Harga TBSKebijakan PrabowoPT DanantaraPetani Sawit MenjeritEkspor CPO Satu Pintu

BERITA TERKAIT :

  • Malaysia Risau Usai Prabowo Wajibkan Ekspor Minyak Sawit Lewat BUMN, Ini Hal yang Dicemaskan

    Malaysia Risau Usai Prabowo Wajibkan Ekspor Minyak Sawit Lewat BUMN, Ini Hal yang Dicemaskan

    Nasional •
    22/05/2026 ❘ 18:15 WIB
  • Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Jatuh, Umur 9 Tahun Paling Terasa

    Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Jatuh, Umur 9 Tahun Paling Terasa

    Ekonomi •
    19/05/2026 ❘ 19:54 WIB
  • Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Naik Tipis, Sentuh Rp3.880 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Naik Tipis, Sentuh Rp3.880 per Kg

    Ekonomi •
    05/05/2026 ❘ 15:27 WIB
  • Prabowo Desak UU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini, Buruh Dapat Angin Segar

    Prabowo Desak UU Ketenagakerjaan Rampung Tahun Ini, Buruh Dapat Angin Segar

    Nasional •
    01/05/2026 ❘ 12:09 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Anjlok, Pekan Ini Turun Menjadi Rp3.854 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Anjlok, Pekan Ini Turun Menjadi Rp3.854 per Kg

    Ekonomi •
    28/04/2026 ❘ 15:23 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan