PC PMII Kota Pekanbaru Cetak Calon Pemimpin Muda Lewat Pelatihan Kepemimpinan OSIS SMP
Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri dan Swasta se-Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang sukses digelar oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru. Foto: Istimewa
RIAU, SabangMerauke News — Upaya membangun karakter generasi muda terus dilakukan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan. Salah satu langkah nyata terlihat melalui kegiatan Pelatihan Kepemimpinan OSIS Tingkat SMP Negeri dan Swasta se-Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang sukses digelar oleh Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Ratusan pelajar dari berbagai SMP di Kota Pekanbaru hadir mengikuti rangkaian pelatihan yang difokuskan pada penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, hingga kemampuan komunikasi publik.
Mengusung tema “Menciptakan Karakter Kepemimpinan OSIS yang Aktif, Kreatif, Inovatif, Berdaya, Berbudaya, serta Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Menuju Generasi Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan organisasi, tetapi juga pembentukan mental dan integritas generasi muda sejak usia sekolah.
Membangun Karakter Pemimpin Sejak Dini
Pelatihan kepemimpinan ini dinilai penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi digital, hingga derasnya arus informasi menuntut generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan yang kuat, serta karakter yang kokoh.
Para peserta tampak aktif mengikuti seluruh sesi pelatihan. Mereka mendapatkan berbagai materi penting mulai dari dasar-dasar kepemimpinan, manajemen organisasi, public speaking, kerja sama tim, hingga penguatan nilai kebangsaan dan nasionalisme.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi, simulasi, dan praktik langsung yang dirancang untuk melatih keberanian berbicara, kemampuan mengambil keputusan, serta kerja sama dalam organisasi sekolah.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelajar untuk memperluas wawasan dan membangun relasi antarsekolah. Semangat kolaborasi terlihat kuat selama pelaksanaan pelatihan berlangsung.
Apresiasi Pemerintah Kota Pekanbaru
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dr. Hj. Masriah. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi terhadap langkah PC PMII Kota Pekanbaru yang dinilai telah menghadirkan ruang pembinaan positif bagi generasi muda.
Menurutnya, pembentukan karakter kepemimpinan harus dimulai sejak dini agar lahir generasi yang mampu membawa bangsa menuju kemajuan di masa depan.
“Pelajar hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Maka pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan dan nasionalisme harus ditanamkan sejak dini agar generasi emas 2045 benar-benar lahir dari anak-anak muda yang berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menilai kegiatan seperti ini sangat relevan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelajar. Tidak hanya cerdas secara akademik, generasi muda juga harus memiliki etika, kepedulian sosial, dan rasa cinta terhadap bangsa dan negara.
PMII Tegaskan Tanggung Jawab Moral Mahasiswa
Sementara itu, Ketua Cabang PMII Kota Pekanbaru yang diwakili Sekretaris Cabang, Gusti Pardamean Nasution, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut terlibat dalam membangun kualitas generasi muda.
Ia menyebut kepemimpinan bukan hanya soal posisi atau jabatan, melainkan tentang keberanian mengambil tanggung jawab dan kemampuan menghadapi tantangan dengan pemikiran kritis serta integritas.
“Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab, kemampuan berpikir kritis, serta keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemajuan bangsa. PMII hadir bukan hanya sebagai organisasi mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pengabdian untuk menciptakan generasi muda yang berintegritas, progresif dan memiliki semangat nasionalisme,” tegasnya.
Menurutnya, pelajar saat ini harus mulai dibiasakan menjadi pribadi yang aktif, kreatif, dan inovatif. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, generasi muda dituntut mampu beradaptasi sekaligus tetap menjaga nilai budaya dan nasionalisme.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi langkah awal dalam melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya unggul di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana kegiatan, Aji Pangestu, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari sekolah, peserta, panitia, hingga para pemateri.
Menurutnya, kegiatan itu lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan pelajar di Kota Pekanbaru.
“Kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan pelajar di Kota Pekanbaru. Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan kader-kader OSIS yang tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian menyampaikan gagasan, serta mampu menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing,” katanya.
Ia menambahkan bahwa OSIS memiliki peran strategis dalam membentuk budaya sekolah yang positif. Karena itu, para pengurus OSIS perlu dibekali kemampuan kepemimpinan yang baik agar mampu menjadi teladan bagi siswa lainnya.
Menuju Generasi Emas 2045
Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan OSIS ini mendapat respons positif dari peserta maupun pendamping sekolah. Banyak peserta mengaku mendapatkan pengalaman baru dan termotivasi untuk lebih aktif dalam organisasi serta kegiatan sosial di sekolah.
Melalui kegiatan ini, PC PMII Kota Pekanbaru berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi muda yang visioner, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045, momentum ketika Indonesia diproyeksikan mencapai puncak bonus demografi. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme.
Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda dari Kota Pekanbaru yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara di masa depan. (R-03)

