Harga Perak Antam Sabtu 23 Mei 2026 Turun Menjadi Rp49.550 per Gram
Ilustrasi. Foto: SM News/Created by Al
JAKARTA, SabangMerauke News - Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan Sabtu, 23 Mei 2026. Penurunan harga ini menjadi perhatian para pelaku pasar dan investor logam mulia yang terus memantau arah pergerakan komoditas safe haven di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.
Berdasarkan data terbaru, harga perak Antam turun sebesar Rp650 per gram menjadi Rp49.550 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam sempat bertengger di level Rp50.200 per gram sehari sebelumnya. Koreksi ini memperpanjang pola fluktuatif yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di pasar logam mulia domestik.
Meski mengalami penurunan, harga perak Antam masih berada di kisaran level psikologis Rp50 ribu per gram. Angka tersebut dinilai masih cukup tinggi dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, menandakan minat investor terhadap instrumen logam mulia masih cukup kuat.
Pergerakan harga perak belakangan ini memang terlihat sangat dinamis. Pada 19 Mei 2026 lalu, harga perak Antam bahkan sempat melonjak tajam hingga mencapai Rp51.000 per gram setelah mengalami kenaikan Rp1.350 dalam sehari. Namun, momentum penguatan itu tidak berlangsung lama karena pasar kembali mengalami tekanan jual.
Analis menilai, fluktuasi harga perak dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari pergerakan dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga kondisi geopolitik dunia. Selain itu, permintaan industri terhadap logam perak juga menjadi faktor penting yang memengaruhi harga.
Tidak seperti emas yang lebih dominan dijadikan aset lindung nilai, perak memiliki fungsi ganda. Selain menjadi instrumen investasi, logam ini juga banyak digunakan dalam sektor industri seperti elektronik, energi surya, otomotif, hingga perhiasan. Karena itu, harga perak cenderung lebih sensitif terhadap kondisi ekonomi global.
Kondisi ini membuat investor harus lebih cermat membaca arah pasar sebelum mengambil keputusan investasi. Sebagian investor memanfaatkan penurunan harga sebagai momentum akumulasi pembelian, sementara sebagian lainnya memilih menunggu kepastian tren pasar berikutnya.
Selain menjual perak batangan murni, Antam juga menyediakan produk perak edisi khusus atau heritage yang memiliki nilai artistik lebih tinggi. Produk-produk tersebut biasanya diburu kolektor maupun masyarakat yang ingin menjadikan logam mulia sebagai hadiah premium.
Untuk kategori perak murni, Antam menyediakan ukuran 250 gram dan 500 gram. Dalam perdagangan sebelumnya, harga dasar perak murni ukuran 250 gram dipatok sekitar Rp12,95 juta sebelum pajak. Sementara ukuran 500 gram dibanderol sekitar Rp25,1 juta sebelum dikenakan PPN 11 persen.
Sedangkan produk Perak Antam Heritage dengan ukuran 31,1 gram dibanderol lebih dari Rp2 juta sebelum pajak. Produk heritage ini memiliki desain eksklusif sehingga harganya relatif lebih tinggi dibandingkan perak batangan biasa.
Pengamat pasar menyebut, tren harga logam mulia sepanjang Mei 2026 masih sangat dipengaruhi sentimen global. Harga emas Antam sendiri dalam beberapa hari terakhir juga mengalami fluktuasi tajam. Pada beberapa kesempatan, harga emas sempat naik signifikan sebelum akhirnya kembali terkoreksi.
Kondisi serupa terjadi pada harga perak dunia. Dalam sejumlah perdagangan internasional, harga perak global sempat mengalami pelemahan meski permintaan industri masih relatif stabil. Hal itu membuat harga perak domestik ikut bergerak naik turun mengikuti pasar global.
Meski demikian, sebagian analis tetap optimistis prospek perak dalam jangka panjang masih cukup menjanjikan. Penggunaan perak dalam industri teknologi hijau seperti panel surya dan kendaraan listrik diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini diyakini dapat menopang permintaan global terhadap logam perak.
Di sisi lain, investor pemula diingatkan agar tidak hanya terpaku pada kenaikan maupun penurunan harga harian. Investasi logam mulia, termasuk perak, dinilai lebih cocok untuk tujuan jangka panjang dibandingkan spekulasi jangka pendek.
Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan selisih harga beli dan harga jual kembali sebelum memutuskan berinvestasi. Faktor pajak, biaya cetak, dan kondisi pasar turut memengaruhi keuntungan investasi logam mulia.
Penurunan harga perak Antam hari ini menjadi sinyal bahwa pasar masih bergerak dinamis. Investor kini menunggu arah baru pergerakan logam mulia setelah sejumlah indikator ekonomi global menunjukkan ketidakpastian yang cukup tinggi.
Dengan tren yang terus berubah, para pelaku pasar diperkirakan akan semakin aktif memantau perkembangan harga logam mulia dalam beberapa pekan ke depan. Bagi sebagian investor, kondisi koreksi harga justru dianggap sebagai peluang untuk masuk pasar sebelum harga kembali menguat. (R-05)

