SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Baru Sehari Menjabat, AKP Jimmy Andre Langsung Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Selatpanjang 

      Baru Sehari Menjabat, AKP Jimmy Andre Langsung Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Selatpanjang 

      08/07/2026  ❘  09:13 WIB
    • Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      07/07/2026  ❘  19:53 WIB
    • Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      Penyidikan Dugaan Penipuan Pesparawi Kepri Masuki Tahap Gelar Perkara

      07/07/2026  ❘  18:33 WIB
    • Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      Rugi Jutaan Rupiah, Peternak Solo Protes dengan Mandi Telur di Tengah Kota

      07/07/2026  ❘  18:10 WIB
  • Nasional
    • Menkeu Laporkan Defisit APBN Semester I 2026 Mencapai Rp196,5 Triliun

      Menkeu Laporkan Defisit APBN Semester I 2026 Mencapai Rp196,5 Triliun

      08/07/2026  ❘  11:25 WIB
    • Prabowo Bertemu Tiga Pemimpin Dunia Sepekan, Deretan Kesepakatan Strategis Jadi Sorotan

      Prabowo Bertemu Tiga Pemimpin Dunia Sepekan, Deretan Kesepakatan Strategis Jadi Sorotan

      08/07/2026  ❘  11:19 WIB
    • OJK Catat Outstanding Pinjaman Online Mencapai Rp103,73 Triliun pada Mei 2026

      OJK Catat Outstanding Pinjaman Online Mencapai Rp103,73 Triliun pada Mei 2026

      08/07/2026  ❘  11:17 WIB
    • Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      Usai Dua Bupati Ditangkap, KPK Bongkar Dugaan Kebocoran Operasi Senyap

      07/07/2026  ❘  23:35 WIB
  • Ekonomi
    • Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait

      Gerobak Sorong CSR BRK Syariah, Penggerak Rezeki Rintus dan Kemudahan BBM bagi Warga Desa Mengkait

      08/07/2026  ❘  11:15 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026: 24 Karat Turun, Cek Daftar Harga Terbaru di Sini

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026: 24 Karat Turun, Cek Daftar Harga Terbaru di Sini

      08/07/2026  ❘  09:42 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini 8 Juli 2026 Anjlok Rp14.000, Kini Tinggal Rp2.641.000 per Gram

      Harga Emas Antam Hari Ini 8 Juli 2026 Anjlok Rp14.000, Kini Tinggal Rp2.641.000 per Gram

      08/07/2026  ❘  09:25 WIB
    • BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak

      07/07/2026  ❘  20:06 WIB
  • Politik
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      04/07/2026  ❘  14:25 WIB
    • PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      04/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      03/07/2026  ❘  15:10 WIB
  • Hukrim
    • 914 Petani Sawit Kuansing Diduga

      914 Petani Sawit Kuansing Diduga 'Setor' Uang ke Bupati Suhardiman Amby, Ditukar Jadi Dollar Singapura

      08/07/2026  ❘  09:10 WIB
    • 32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      32 Tersangka Penipuan Haji Diciduk, Kerugian Korban Tembus Rp116 Miliar

      07/07/2026  ❘  22:34 WIB
    • Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      Transaksi Tengah Malam Berakhir di Sel, Satu Nama Masuk Daftar Buronan

      07/07/2026  ❘  17:59 WIB
    • Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      Empat Pil Buka Jalan, Polisi Bongkar Sarang Narkoba Sepasang Kekasih

      07/07/2026  ❘  17:46 WIB
  • Umum
    • Rutin Makan Cokelat Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkap Ahli

      Rutin Makan Cokelat Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkap Ahli

      08/07/2026  ❘  08:11 WIB
    • Terungkap! Ini Alasan Kutub Selatan Membeku 30 Juta Tahun Lebih Dulu daripada Kutub Utara

      Terungkap! Ini Alasan Kutub Selatan Membeku 30 Juta Tahun Lebih Dulu daripada Kutub Utara

      08/07/2026  ❘  07:55 WIB
    • Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      Sering Nonton Film Favorit Berkali-kali? Psikologi Ungkap 7 Alasan yang Jarang Disadari

      07/07/2026  ❘  21:47 WIB
    • Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      Waspada! Mi Instan Rasa Ayam Dikaitkan dengan Wabah Salmonella, Puluhan Korban Dirawat di Rumah Sakit

      07/07/2026  ❘  08:09 WIB
  • Riau
    • Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR

      Waspada Penipuan, Basarnas Tidak Pernah Meminta Uang Dalam Operasi SAR

      08/07/2026  ❘  11:23 WIB
    • Tak Mau Salah Sasaran, Pemko Pekanbaru Perbarui DTSEN Berkala demi Warga yang Benar-Benar Berhak

      Tak Mau Salah Sasaran, Pemko Pekanbaru Perbarui DTSEN Berkala demi Warga yang Benar-Benar Berhak

      08/07/2026  ❘  08:19 WIB
    • Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Empat Wilayah Riau

      Waspada, Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Empat Wilayah Riau

      08/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Polisi Sidak Perusahaan Sawit di Bengkalis, 107 Buruh Langsung Jalani Tes Urine

      Polisi Sidak Perusahaan Sawit di Bengkalis, 107 Buruh Langsung Jalani Tes Urine

      08/07/2026  ❘  07:42 WIB
  • Sport
    • Messi Gagal Lagi Penalti, Pelatih Argentina Scolani: Saya Merinding, Dia Tetap Minta Bola!

      Messi Gagal Lagi Penalti, Pelatih Argentina Scolani: Saya Merinding, Dia Tetap Minta Bola!

      08/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Gregor Kobel Antar Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia

      Gregor Kobel Antar Swiss Menang Adu Penalti atas Kolombia

      08/07/2026  ❘  06:56 WIB
    • Sempat Mati Gaya, Argentina Hidup Lagi Berkat Keajaiban Messi

      Sempat Mati Gaya, Argentina Hidup Lagi Berkat Keajaiban Messi

      08/07/2026  ❘  05:39 WIB
    • Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      Tiga Tuan Rumah Rontok Beruntun, Piala Dunia 2026 Tinggalkan Luka Besar

      07/07/2026  ❘  20:05 WIB
  • Opini
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
    • Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      07/07/2026  ❘  07:31 WIB
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
  • Internasional
    • Konflik Selat Hormuz Pecah Lagi, Amerika Serikat Cabut Izin Ekspor Minyak Iran

      Konflik Selat Hormuz Pecah Lagi, Amerika Serikat Cabut Izin Ekspor Minyak Iran

      08/07/2026  ❘  09:17 WIB
    • AS Bombardir Iran Lagi di Tengah Gencatan Senjata, Presiden Iran Buru-Buru Kembali ke Teheran

      AS Bombardir Iran Lagi di Tengah Gencatan Senjata, Presiden Iran Buru-Buru Kembali ke Teheran

      08/07/2026  ❘  07:56 WIB
    • Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      Dua Kapal Rusak Diserang Rudal Iran, Jalur Minyak Global Kembali Dalam Bahaya

      07/07/2026  ❘  18:24 WIB
    • Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      Korupsi Rp5,8 Triliun Berujung Hukuman Mati, Pengakuan dan Penyesalan Tak Selamatkan Mantan Pejabat Ini

      07/07/2026  ❘  17:58 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.700, Harga Minyak Dunia Ikut Bikin Geger

22/05/2026  ❘  09:28 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.700, Harga Minyak Dunia Ikut Bikin Geger

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada Jumat pagi, 22 Mei 2026. Pagi ini, pasar keuangan Indonesia terasa seperti baru bangun dengan wajah kusut dan napas berat. Saat negara Asia lain mulai bergerak hijau, rupiah justru masih berjalan tertatih.

Data Bloomberg pukul 09.15 WIB mencatat rupiah melemah menuju Rp17.683 per dolar AS. Tak lama berselang, tekanan makin dalam hingga mendekati Rp17.700 per dolar AS. Angka itu membuat pelaku pasar kembali ramai membicarakan kondisi ekonomi nasional.

Suasana pasar pagi ini memang belum benar-benar tenang. Harga minyak dunia masih tinggi, dolar AS tetap kuat, dan konflik Timur Tengah belum reda sepenuhnya. Kombinasi itu membuat mata uang negara berkembang seperti rupiah gampang goyah.

Harga minyak Brent naik hampir dua persen menuju US$104,94 per barel. Sementara minyak mentah WTI ikut naik hingga US$98,13 per barel. Ketika harga energi dunia melonjak, negara pengimpor seperti Indonesia otomatis ikut berkeringat.

Kenaikan harga minyak membuat biaya impor makin mahal. Risiko inflasi juga ikut naik karena harga barang bisa terdorong lebih tinggi. Situasi seperti ini biasanya membuat investor lebih hati-hati menyimpan uang di negara berkembang.

Di pasar Asia, mayoritas mata uang juga ikut melemah pagi ini. Won Korea Selatan, ringgit Malaysia, yen Jepang, hingga baht Thailand sama-sama bergerak di zona merah. Namun, tekanan terhadap rupiah terlihat lebih berat dibandingkan dengan beberapa mata uang lainnya.

Dolar Amerika Serikat masih dianggap sebagai tempat paling aman saat kondisi global sedang panas. Investor dunia ramai-ramai masuk ke dolar sambil menunggu situasi ekonomi lebih jelas. Akibatnya, mata uang lain perlahan kehilangan tenaga.

Ketidakpastian datang dari konflik Timur Tengah yang belum benar-benar selesai. Meski Amerika Serikat dan Iran mulai membuka ruang dialog damai, pasar masih belum percaya sepenuhnya. Investor khawatir konflik energi bisa kembali meledak kapan saja.

Direktur Strategi FICC CIBC Capital Markets Toronto, Noah Buffam, mengatakan harga minyak masih menjadi ancaman besar bagi ekonomi global. Menurutnya, dunia biasanya mulai melambat setelah harga energi tinggi berlangsung beberapa bulan. Kondisi itu membuat investor lebih waspada terhadap negara berkembang.

“Kami masih berhati-hati terhadap mata uang yang sensitif terhadap pertumbuhan global,” ujar Noah Buffam. Pernyataan tersebut langsung jadi perhatian pelaku pasar internasional. Efeknya terasa hingga ke pergerakan rupiah pagi ini.

Di dalam negeri, pasar juga masih dibayangi kekhawatiran ekonomi domestik. Investor belum sepenuhnya yakin terhadap arah kebijakan fiskal dan pengelolaan ekonomi nasional. Akibatnya, pasar bergerak seperti orang berjalan di jalan licin.

Bank Indonesia sebenarnya sudah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 persen. Langkah itu dilakukan demi menjaga stabilitas rupiah dan menahan tekanan pasar. Namun, kondisi global yang masih panas membuat rupiah belum mampu bernapas lega.

 

Selain itu, pasar juga menyoroti rencana pemerintah untuk membentuk BUMN khusus ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau PT DSI. Kebijakan tersebut bertujuan mengatur ekspor komoditas strategis nasional. Namun, sebagian investor justru melihatnya sebagai sumber ketidakpastian baru.

Lembaga pemeringkat internasional mulai ikut memberi catatan terhadap kebijakan tersebut. Moody’s dan S&P Global Ratings menilai kontrol ekspor berpotensi meningkatkan risiko regulasi. Investor pun mulai khawatir terhadap iklim usaha jangka panjang.

Media asing bahkan mulai ikut menyoroti pelemahan rupiah beberapa hari terakhir. Channel News Asia dari Singapura menulis laporan khusus mengenai kondisi mata uang Indonesia. Mereka menyebut rupiah kini berada di salah satu level terlemah sepanjang tahun.

Media tersebut juga menyinggung trauma krisis ekonomi 1998 yang masih membekas di masyarakat Indonesia. Saat itu rupiah runtuh dan kondisi ekonomi kacau balau. Meski situasi sekarang jauh berbeda, sentimen psikologis tetap membuat pasar mudah panik.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengatakan harga minyak tinggi bisa memperbesar beban subsidi energi pemerintah. Kondisi itu dapat memengaruhi fiskal dan kepercayaan investor terhadap ekonomi nasional. Saat pasar mulai ragu, tekanan terhadap rupiah biasanya makin besar.

“Investor khawatir harga minyak tinggi bisa membebani fiskal Indonesia,” ujar Josua Pardede. Pernyataan tersebut menggambarkan kondisi pasar yang masih sensitif saat ini. Sedikit sentimen negatif saja bisa langsung membuat rupiah tertekan.

Tak hanya rupiah, pasar saham Indonesia juga ikut limbung pagi ini. IHSG kembali bergerak di zona merah dan mendekati level psikologis 6.000. Ketika saham dan rupiah sama-sama turun, suasana pasar langsung terasa tegang.

Para analis menilai tekanan terhadap rupiah kemungkinan masih berlanjut dalam waktu dekat. Pasar masih menunggu perkembangan konflik global dan arah kebijakan ekonomi nasional berikutnya. Selama ketidakpastian belum hilang, rupiah masih sulit bergerak bebas.

Meski begitu, sebagian ekonom percaya kondisi Indonesia belum mengkhawatirkan seperti masa krisis dulu. Cadangan devisa masih cukup kuat dan perbankan tetap stabil. Namun, pasar tetap membutuhkan kepastian agar kepercayaan investor kembali pulih.

Pagi ini rupiah memang terlihat lemah, tetapi pasar keuangan memang sering bergerak seperti cuaca. Kadang cerah, kadang mendung tanpa aba-aba. Saat dunia sedang ribut seperti sekarang, mata uang negara berkembang biasanya paling cepat terkena angin kencang. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahKurs Dolar ASValuta AsingBI RateHarga Minyak DuniaKonflik AS IranBerita Ekonomi

BERITA TERKAIT :

  • BI Rate Naik Tetap Tak Menolong, Rupiah Masih Tersungkur di Hadapan Dolar AS

    BI Rate Naik Tetap Tak Menolong, Rupiah Masih Tersungkur di Hadapan Dolar AS

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 18:19 WIB
  • Saham Konglomerat Berguguran, IHSG Sentuh Level Paling Berdarah Sejak April 2025

    Saham Konglomerat Berguguran, IHSG Sentuh Level Paling Berdarah Sejak April 2025

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 18:11 WIB
  • IHSG Sempat Ngebut Pagi Ini, Lalu Mendadak Tersungkur Saat Saham Prajogo Rontok

    IHSG Sempat Ngebut Pagi Ini, Lalu Mendadak Tersungkur Saat Saham Prajogo Rontok

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 09:35 WIB
  • Dolar AS Masih Garang, Rupiah Kembali Tersungkur Meski BI Bergerak Cepat

    Dolar AS Masih Garang, Rupiah Kembali Tersungkur Meski BI Bergerak Cepat

    Ekonomi •
    21/05/2026 ❘ 09:24 WIB
  • IHSG Ambruk Usai BI Naikkan Suku Bunga, Saham Big Caps Berguguran

    IHSG Ambruk Usai BI Naikkan Suku Bunga, Saham Big Caps Berguguran

    Ekonomi •
    20/05/2026 ❘ 18:23 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
  • Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    01/07/2026  ❘  10:22 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan