Langit Sumatera Barat Mendadak Gelap, Hujan Petir Diprediksi Guyur Banyak Wilayah
Ilustrasi dan infografis prakiraan cuaca Sumatera Barat hari ini, Jumat, 22 Mei 2026. Foto: SM News/Created by AI
SUMBAR, SabangMerauke News - BMKG memperingatkan potensi hujan ringan, hujan petir, udara kabur, serta langit berawan di sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat, Jumat, 22 Mei 2026. Kota Padang, Bukittinggi, Solok, Mentawai, hingga Payakumbuh diperkirakan mengalami cuaca lembap disertai suhu panas menyengat siang hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman mencatat kelembapan udara di sebagian wilayah Sumbar mencapai 99 persen sepanjang hari. Kondisi tersebut membuat udara terasa gerah sejak siang meski matahari kerap tertutup awan tebal.
Kota Padang diprediksi mengalami cuaca berawan sejak pagi hingga siang hari. Menjelang sore, hujan ringan berpotensi turun di beberapa kawasan perkotaan dan pesisir. Suhu udara di ibu kota Sumbar itu berkisar 22 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen.
Langit Padang sejak pagi terlihat seperti menahan hujan cukup lama. Matahari muncul malu-malu di sela awan tebal berwarna kelabu yang bergerak perlahan. Udara panas bercampur lembap membuat suasana siang terasa lengket seperti habis disiram uap panas dapur.
Wilayah Bukittinggi juga diprediksi didominasi cuaca berawan sepanjang hari. Namun hujan ringan masih berpotensi muncul menjelang sore hingga malam hari. Suhu udara daerah dataran tinggi tersebut berada pada kisaran 19 hingga 26 derajat Celsius.
Kabupaten Solok dan Solok Selatan masuk daerah dengan potensi hujan cukup tinggi. BMKG memperingatkan kemungkinan munculnya hujan petir terutama saat siang menuju sore hari. Pertumbuhan awan hujan dipicu suhu panas dan kelembapan udara yang cukup tinggi sepanjang hari.
“Cuaca Sumatera Barat didominasi berawan hingga hujan ringan bersifat lokal,” tulis BMKG dalam laporan prakiraan cuaca harian, Jumat, 22 Mei 2026. BMKG juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak ketika beraktivitas di luar ruangan. Potensi petir diperkirakan muncul di beberapa wilayah dataran tinggi dan pesisir barat Sumbar.
Kabupaten Agam dan Tanah Datar diprediksi mengalami cuaca berawan sejak pagi hari. Menjelang sore, hujan ringan berpotensi turun singkat pada sejumlah kawasan pegunungan dan perkebunan. Kelembapan udara tinggi membuat suasana pagi terasa dingin meski matahari mulai muncul perlahan.
Wilayah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota juga diperkirakan mengalami hujan ringan lokal. Cuaca berubah cepat terutama ketika sore menuju malam hari seperti tamu datang tanpa mengetuk pintu. Pengendara motor diminta membawa jas hujan selama perjalanan sore hingga malam hari.
Sementara itu, Kabupaten Dharmasraya diprediksi mengalami udara kabur sejak pagi hingga siang hari. Saat sore tiba, langit berawan tebal diperkirakan mulai menutupi sebagian besar kawasan perkebunan dan permukiman warga. Suhu udara maksimum mencapai 30 derajat Celsius sepanjang siang hari.
Wilayah Pasaman dan Pasaman Barat diperkirakan mengalami cuaca panas bercampur lembap sepanjang hari. Hujan ringan masih berpotensi turun menjelang malam terutama pada daerah perbukitan dan kawasan hutan. Udara kabur juga mulai terlihat ketika malam bergerak menuju dini hari.
Kepulauan Mentawai diprediksi mengalami cuaca relatif lebih tenang dibanding wilayah daratan Sumbar lainnya. Langit berawan mendominasi sejak pagi hingga malam dengan suhu udara berkisar 28 sampai 30 derajat Celsius. Meski begitu, hujan ringan masih berpotensi muncul singkat pada sore hari.
BMKG menilai suhu panas siang hari memicu pertumbuhan awan konvektif lebih cepat dibanding biasanya. Fenomena tersebut membuat hujan lokal berpotensi muncul mendadak pada sore hingga malam hari. Kondisi seperti ini umum terjadi ketika masa peralihan musim masih berlangsung di wilayah Sumatera.
“Awan cumulonimbus berpotensi tumbuh pada siang hingga malam hari,” tulis BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau Padang Pariaman. Awan tersebut kerap memicu hujan deras singkat disertai kilat dan angin kencang lokal. Warga diminta tetap memperhatikan pembaruan informasi cuaca resmi sebelum bepergian.
Wilayah pesisir Sumbar juga diminta lebih waspada terhadap perubahan cuaca laut mendadak. Nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau rutin memantau informasi maritim terbaru sebelum berlayar. Hujan petir berpotensi mengurangi jarak pandang terutama saat malam hari.
BMKG mencatat suhu udara Sumbar hari ini berada pada kisaran 18 hingga 34 derajat Celsius. Angka tersebut membuat udara terasa panas ketika siang namun berubah dingin usai hujan turun. Perubahan cepat seperti ini membuat cuaca Sumbar terasa sulit ditebak sepanjang hari.
Bagi warga Padang dan Bukittinggi, langit mendung sore hari tampaknya kembali menjadi teman perjalanan pulang kerja. Jalanan licin dan gerimis singkat diperkirakan muncul ketika aktivitas perkotaan mulai padat menjelang malam. Payung dan jas hujan tampaknya masih wajib masuk daftar perlengkapan hari ini. R-02

